Seni (Subtil*) Untuk Tidak Peduli

by @rezawismail

Tak usah peduli apa kata orang lain.

Untuk menjadi lain dari yang lain adalah unik.

Tidak perlu memperhatikan pikiran orang.

Berikan perhatian dan kepedulian hanya kepada apa yang penting serta bermakna.

Jangan berharap pada kebetulan, namun persiapkan masa depan yang lebih baik.

Tak harus menjadi luar biasa, tapi tujuannya adalah sesuatu yang akan bisa disyukuri.

Pilihlah selalu sesuatu yang ada dalam kendali, bukan yang diluar kontrol diri.

Setiap waktu mengutamakan keluarga dan sahabat, prinsip-prinsip yang bernilai abadi.

Hadapi masalah dan situasi yang negatif dengan berani dan bertanggung jawab.

Jangan menyalahkan orang lain atau kondisi yang ada, maju terus dan bertumbuhlah dari tantangan yang diberikan dalam kehidupan.

Bahkan kesalahan adalah peluang untuk berkembang, asalkan tidak takut dan terus mencoba tanpa menyerah dari segala arah.

Tak ada yang pasti, bersiaplah untuk berubah kalau salah dan belajarlah dari kegagalan.

Kebahagiaan itu bukan dari kesempurnaan, namun berasal dari mengatasi kesulitan.

Penderitaan memang tidak nyaman, tapi itu adalah motivasi untuk terus berusaha.

Ingatlah terus apa yang berarti dan realistis lalu berfokuslah selalu kesitu tolak yang lain.

Waktu kita terbatas, semua orang akan mati, maka cari dan kejar arti hidup yang paling penting sebagai prioritas sehari-hari.

Semua daya upaya haruslah berlandaskan prinsip yang paling dianggap penting dan memberikan makna serta kebahagiaan.

Bahagia berasal dari cinta dan orang-orang yang terkasih, pekerjaan yang berdampak positif, pengabdian yang paling bernilai.

Jangan bertindak sebelum tahu apa yang perlu diperjuangkan, tapi juga tak perlu diam menunggu lama untuk memulai bergerak.

Awal dari perjuangan akan banyak kesalahan dan kesusahan, karena hidup bukan hanya senang-senang tapi juga penderitaan.

Tanggunglah masalah dari apa yang benar-benar berarti, tak usah peduli hal lain yang tak bermakna, termasuk perilaku orang lain.

Situasi dan kondisi mungkin tidak selalu mendukung kemajuan kita.

Namun kita bisa mengubah sudut pandang untuk selalu melihat segalanya sebagai sarana berlatih.

Latihan untuk lulus dalam ujian kehidupan dan menikmati manisnya kesuksesan nanti.

Tapi, tak perlu menunggu nanti untuk bahagia.

Mulailah berbahagia dari sekarang.

Oleh karena, tak ada saat yang tepat sepanjang masa, semuanya itu tergantung paradigma kita.

Interpretasi akan kejadian postif atau negatif peristiwanya itu tetap tergantung persepsi.

Berpikirlah untuk selalu mensyukuri apapun yang terjadi, selama tubuh ini belum mati;

Bagaimanapun kehidupan saat ini, jika masih bernapas berarti masih ada yang disyukuri.

Tak usah peduli pada apapun yang tidak memiliki arti yang penting dalam hidup ini.

*terinspirasi oleh Mark Manson