Kurang Motivasi dan Susah Disiplin?

by @rezawismail

Katanya untuk mencapai suatu tujuan, kita harus memiliki motivasi untuk mengusahakannya atau berdisiplin.

Masalahnya, motivasi itu angin-anginan dan setiap hari turun-naik, seringnya turun, menciptakan rasa malas lakukan sesuatu, motivasi ini tak bisa diandalkan.

Begitu juga disiplin, butuh kekuatan tekad dan orang bilang: JUST DO IT!

Lakukan aja secara konsisten, walau motivasi lagi kurang, berdisiplin akan mengubah kehidupan menjadi lebih baik.

Tapi apa yang terjadi, disiplin itu sangat sulit, malah emosi kita jg berubah-ubah, tekad berkurang, jadi susah berdisiplin.

Disiplin untuk sesuatu yang membawa penderitaan, memberikan pertentangan, misal harus diet & olahraga untuk turun berat badan, mau kurus harus menderita.

Sangat sulit untuk berdisiplin ketika tekad atau kehendak sudah tak kuat untuk menahan penderitaan berdisiplin.

Jadi, bagaimana caranya berubah untuk lebih baik tanpa harus memaksa disiplin.

Jawabannya adalah mengelola faktor yang memengaruhi perilaku, lingkungan.

Permudah akses untuk melakukan yang diinginkan dan persulit hal-hal yang bisa menghambat kita mencapai tujuan awal.

Mengatur lingkungan, baik secara fisik ataupun mental, itu membutuhkan tekad yang lebih sedikit daripada harus disiplin.

Ingat; motivasi dan kekuatan tekad kita terbatas, tapi kita bisa manfaatkan untuk kontrol hal yang memengaruhi perilaku.

Cari cara untuk dapatkan jalan termudah, perbuatan yang ingin dilakukan bisa lebih cepat, minim rintangan dan sebaliknya.

Jika ingin menolak sesuatu, hambatlah dengan beberapa lapisan rute yang sulit.

Jadi, aturlah lingkungan, orang di sekitar, benda-benda, fasilitas, perangkat, tempat agar mendukung ke perilaku yang perlu.

Buat agar, walau motivasi kecil dan susah berdisiplin, bisa amat sangatlah mudah untuk memulai kebiasaan yang positif itu.

Berilah hadiah kecil sebagai reward kalau berhasil memulai satu langkah mudah yg nantinya akan menjadi kebiasaan yg kuat.

Kalau udah jadi kebiasaan mengakar kuat sebagai budaya, tradisi yang merupakan identitas diri, malah akan susah berhenti.

Kita akan terus maju, menuju tujuan itu, dengan cara mengalir aja, lewat jalur yg paling mudah dan minim hambatannya.