Tips Motivasi

Tips-Tips Motivasi by Reza Wahyu

3 Hal yang Menahan Anda Mendapatkan Pekerjaan Impian

Jika Anda termasuk mayoritas orang yang anggap pekerjaan mereka lebih menguras energi daripada menyuntikkan kebahagiaan, Anda mungkin berpikir untuk mencari pekerjaan baru.

Mungkin Anda sudah pernah minta promosi, melamar di tempat lain, atau kuliah lagi untuk meningkatkan peluang Anda.

Atau mungkin Anda sudah berpikir untuk memulai bisnis atau punya usaha sendiri.

Namun ada sesuatu yang menahan Anda untuk mengambil keputusan besar itu.

Hari demi hari Anda bekerja cukup lumayan bisa dijalankan tetapi kemudian ada momen dimana Anda diingatkan kembali mengapa pekerjaan itu tidak lagi terasa memuaskan.

Memang, tidak ada pekerjaan yang sempurna, dan bahkan pekerjaan yang terbaik pun akan ada bagian yang kurang disukai, tapi Anda cukup senang dengan posisi Anda saat ini, tak peduli itu "pekerjaan impian" atau tidak, berarti cukup sampai disini membacanya.

Tetapi jika Anda tahu di dalam hati bahwa sudah saatnya untuk membuat perubahan, pelajari apa saja hambatan yang mungkin menahan Anda mengejar pekerjaan impian itu;

1. Rasa Takut

Ketakutan akan hal yang tak diketahui pasti adalah rintangan nomor satu yang menghambat untuk bergerak maju.

Sebesae apapun keinginan untuk perubahan, ada juga bagian dari diri yang tidak ingin berubah.

Zona nyaman dan kepastian posisi saat ini sangat mengikat, dan kebanyakan orang ragu untuk meninggalkan zona nyamannya.

Berganti pekerjaan berarti melangkah ke hal yang tidak diketahui pasti, ketidakpastian itu seringkali menakutkan.

Takut gagal, takut bangkrut, takut nantinya menyesal itu semua suara dari ketakutan.

2. Mengawang-Awang

Kadang-kadang pekerjaan yang tepat itu tidak dikejar sepenuh hati karena secara tidak sadar kurang fokus pada tujuan.

Kecenderungan ini biasa terjadi, ketika orang membiarkan hidup mereka melayang di jalan termudah, dan kemudian mereka bangun dan bertanya-tanya, bagaimana saya bisa sampai di sini? Ini bukan tempat yang seharusnya saya berada atau saya inginkan.

Mengawang-awang ini dapat terjadi jika terlalu melekat pada zona nyaman seperti pada bahasan sebelumnya, dan tidak mau maju, bertumbuh dan berkembang seiring waktu.

Akibatnya, di dalam pekerjaan merasa mandek, dan mendambakan tantangan atau stimulasi.

Akhirnya terasa seperti kelelahan yang sebenarnya adalah kebosanan karena terlalu lama mengawang-awang saja.

3. Menyalahkan Orang Lain atau Situasi/Kondisi

Sering kali lebih mudah menyalahkan orang lain atau keadaan daripada mengambil tanggung jawab dan bertindak.

Masalah ini biasanya dialami oleh mereka yang suka mencari alasan seperti tidak ada waktu atau usia, kurang uang atau dukungan pasangan, atasan, orang tua, dsb.

Ada kalanya memang faktor eksternal benar-benar membatasi pilihan Anda, tapi hati-hati jika selalu saja ada alasan walau terdengar valid.

SOLUSI

Untuk melawan rasa takut, gunakan rasa cinta. Carilah inspirasi yang membuat Anda makin menyukai diri dan kehidupan ini.

Dengan berfokus pada rasa cinta dan inspirasi, ketidaknyamanan dari ketidakpastian bisa dilawan.

Dan agar tidak mengawang-awang, kuatkan niat atau komitmen untuk berkontribusi memberikan arti atau makna pada sesama sesuai dengan passion-nya juga.

Jika ternyata Anda sudah agak melenceng keluar jalur, buat rencana untuk kembali on track, buat perencanaan langkah-langkah yang diperlukan untuk sampai ke tujuan atau minimal ada kemajuan.

Terakhir, adalah berani untuk bertanggung jawab. Anda mungkin tidak akan pernah memiliki situasi yang sempurna untuk mendukung pergantian pekerjaan.

Tidak ada yang tiba-tiba menawarkan Anda modal milyaran untuk memulai perusahaan Anda sendiri.

Atasan Anda tidak akan memberikan cuti untuk mencari pekerjaan yang lebih baik.

Adalagi soal persaingan, situasi ekonomi, pasar tenaga kerja, apapun juga hal-hal yang diluar kontrol diri ini.

Yang dapat Anda kendalikan adalah sikap, bagaimana cara merespons keadaan yang ada.

Ketika Anda memutuskan untuk mengikuti panggilan hati, untuk bertumbuh dan berkembang jadi lebih baik, Anda akan menemukan jalannya.

Kemungkinannya adalah Anda tidak akan pernah lebih siap untuk mengubah arah daripada di saat ini. Apalagi yang ditunggu?

Iklan

Cara Mengenal Diri

Dengan belajar mengenal diri, kita bisa mulai mawas diri, memiliki kekuatan kesadaran yang dimulai dari pengamatan kepada diri sendiri.

Perubahan dimulai dari kesadaran itu, dan hanya diri kita sendiri yang berada di dalam kendali, bisa diubah.

Kita tak bisa mengontrol hal-hal yang diluar diri ini, termasuk orang lain, mungkin kita bisa coba beri pengaruh, tapi hasilnya tetap diluar kendali, tak pasti hanya bisa pasrah.

Terima keadaan yang ada sekarang tapi berusaha untuk masa depan yang lebih baik dengan memperbaiki diri.

Mulai dari melatih fokus perhatian, lalu memperhatikan diri sendiri.

Caranya adalah dengan kasih jarak, kita bisa melihat kalau ada jarak, jika penglihatan menempel dengan obyeknya maka jadi susah dilihat.

Untuk memberi jarak antara diri sebagai obyek yang diamati dengan diri yang memiliki kesadaran untuk melihat dengan jernih itu butuh latihan serta alat yang tepat.

Bisa dengan refleksi diri lewat tulisan, dialog, kontemplasi atau perenungan, interpretasi mimpi pribadi, evaluasi pengalaman sehari-hari, gerakan sadar, dll.

Carilah siapa sang aku yang sejati, tanpa emosi, diluar memori, bukan sekedar ego tapi potensi diri yang tanpa batas!

*follow instagram @tips_motivasi yaa!
#tipsmotivasi (tipsmotivasi.com)

Tips Mengubah Kehidupan Diri

Ada hal yang bisa kita ubah, ada yang bisa diupayakan untuk berubah, ada yang diluar kendali kita..

Jika sesuatu itu tidak bisa berubah sesuai yang kita mau, ubah saja kemauan itu..

Banyak hal yang diluar kontrol kita terjadi, dan jangan terlalu dipikirkan, malah bisa bikin stres..

Mending berusaha aja semaksimal mungkin di dalam batas kemampuan kita, dan terima apapun hasilnya..

Bayangkan kondisi yang lebih buruk, dan syukuri bukan itu yang terjadi, jadi ubahlah persepsi dari situasi..

Kalau perlu dilatih untuk tidak selalu nyaman, bersusah-susah itu perlu, supaya lebih termotivasi nanti..

Puasa dulu dari ragam aktivitas dan hiburan yang menstimulasi dopamin, agar reseptornya lebih sensitif lagi..

Sehingga nantinya, bahkan hal-hal kecil pun akan memicu kebahagiaan, selamat mencoba!