Tips Motivasi

Tips-Tips Motivasi dari dan untuk Reza Wahyu

Determinisme Kuantum

Bayangkan Anda bisa mengamati setiap unsur yang ada semuanya;

Materi penyusun apapun, di dalam beragam jenis atom dan intinya, lebih kecil dari elektron, proton dan neutron sampai quark hingga yang lebih kecil..

Yaitu potensi energi yang tanpa batas, yang mengisi seluruh alam semesta,

Alam semesta yang begitu besarnya, membuat bumi ini tampak seperti sebutir debu yang amat rapuh.

Di dunia yang kecil dan fana ini tidak ada masalah yang besar termasuk segala materi dan yang terjadi itu tidak terlalu berarti lagi…

Dan semua yang akan terjadi itu telah terjadi, ditetapkan oleh Yang Maha Kuasa, yang juga Maha Pencipta.

Menciptakan dan Mengetahui setiap skenario kehidupan yang mungkin di masing-masing semesta yang paralel.

Dalam ilmu kuantum, posisi eksistensi materi baru diketahui setelah diamati, sebelumnya hanya prediksi-potensi.

Realitas atau kenyataan yang ada, berasal dari partikel atau gelombang yang berenang dalam ketidakpastian.

Untuk bisa menentukan determinasi diri ini, kita perlu menyadari fungsi diri:

Sebagai wadah lompatan kuanta, kita sebagai entitas fisik yang dialami oleh spirit atau bagai jendela jiwa nan unik bagi yang universal itu mengindrai.

Jadi, nikmati saja perjalanan ini, sambil mengamati lalu menyadari, dengan sabar dan penuh rasa syukur.

Sehingga pada akhirnya kita akan mengulangi lagi, namun dengan pengalaman yang lebih baru.

Saat ini, momen sekarang lah, itulah yang nyata, realitas yang terpenting telah terjadi dan tinggal dijalani diri.

Tak perlu menunggu masa depan yang cerah, cukup terangi masa kini dengan cahaya kesadaran kuantum…

Bahwa segalanya yang akan terjadi telah terjadi dan apapun bisa kejadian,

Tinggal lah diri ini menentukan: mau menikmati perjalanan ini atau memilih menderita karena ilusi singularitas diri #bukamata #redpill #thematrix #multiverse #quantumjump

Iklan

Bagaimana Mengatasi Stres:

1. Nomer satu mesti cari temen yang mau di curhatin.

2. Minimal ngumpul2, nongkrong atau makan bareng.

3. Belajar dan mengajari, baca tipsmotivasi.com

4. Makan daging merah dan konsumsi buah, minum elektrolit dan probiotik (yogurt) itu pengaruh ke mood

5. Yoga/sholat, meditasi/zikir, jadi pengamat, amati semua termasuk pikiran, badan, atur perhatian kepada saat ini, momen sekarang, nari, berdansa, silat, nyanyi, mandi air hangat, sauna/renang, olahraga. Aktif bergerak jangan banyak duduk-duduk itu bikin stres, tidur waktu malam aja tapi harus cukup, puasa hindari gadget, minimalisir TV & internet, pergi ke alam bebas, traveling, sedekah/amal, kasih orang duit/hadiah, lakukan hobi, masak, makan enak, ngopi/ngeteh, relaks, pijat, nonton, bikin aja list 100 hal yang bikin hepi/enak, coba juga ke kuburan, rumah sakit, biar bersyukur.. Sisanya yang utama: sabar! Ikhlas aja, liat bumi itu setitik kecil doang di angkasa; pelajari stoikisme, epicureanisme (tetrafarmakos/empat obat bahagia), absurdism, ga cuma tau agama tapi filsafat itu lebih praktis dan jalani aja hidup nafas by nafas, saya juga stres banyak masalah tapi itulah urip, kehidupan.. Lalu: C’est la Vie!

SABR dan SHUKR

Kehidupan ini adalah ujian bagi iman kita, semua kisah dan cerita hampir tidak ada maknanya kecuali untuk perbaikan diri dan peningkatan iman.

Bayangkan saja, semua memori di masa lalu tidak semuanya kita ingat,

Telusuri kembali momen-momen waktu kecil, kan hanya ada beberapa, bahkan menu makan dua malam lalu saja belum tentu ingat!

Lalu untuk apa kita menjalani berbagai peristiwa, yang pada akhirnya kita akan lupa juga?

Setiap pengalaman kehidupan, adalah kesempatan kita untuk menyempurnakan iman!

Yaitu dengan bersabar dan bersyukur, tidak mudah marah atau benci lalu melakukan hal yang buruk, serta jangan menyerah walau mesti ikhlas dan jangan juga mengeluh melainkan menerima bahwa sudah banyak kenikmatan yang didapatkan..

Dengan rasa syukur ini, sepatutnya kita mesti berbagi, berbuat baik itulah prinsip universal dari spiritualitas: kasih-sayang pada sesama.

Tiap hari, berharaplah akan interaksi yang menguji iman ini, teruslah bersabar, tetap tenang walau terus gigih berkarya, lalu bersyukur akan hasil apapun yang dimiliki diri ini.

Ingat, hidup ini waktu datang tidak membawa apa-apa, materi hanya titipan, karena ketika berpulang juga tak ada benda duniawi yang bisa dibawa, kenangan pun hanya beberapa saja yang teringat.

Yang utama adalah membawa diri bersiap ke alam selanjutnya dengan iman yang kuat, ditopang oleh rasa syukur dan sabar yang paripurna.

#tipsmotivasi #inspirasi #reminder #kecerdasanemosi #spiritualisme