Tips Motivasi

Tips-Tips Motivasi by Reza Wahyu

Tag: leadership

2 Kata Kunci Kesuksesan Kepemimpinan

Lebih baik berani mengambil keputusan dengan resiko salah (yang masih sempat diperbaiki) daripada meragu berlama-lama dan tahu yang benar tapi sudah terlambat. -Marylin Moats Kennedy

Salah satu kualitas yang wajib dimiliki oleh seorang pemimpin yang kompeten adalah ketegasan dalam mengambil keputusan. Bahasa kerennya: decisiveness.

Keberhasilan seorang pemimpin ditentukan dari ketegasannya dalam mengambil keputusan yang tepat bahkan ketika sedang menghadapi ketidakpastian.

Dan dua kata kunci yang penting bagi pengambilan keputusan secara tegas adalah YA dan TIDAK.

Seorang pemimpin harus bisa mengambil keputusan secara pasti dan tidak ragu-ragu dalam menjalankannya. Konsisten serta bertanggung jawab dalam setiap pilihannya.

Seringkali banyak keputusan yang diambil mengundang kontroversi, itu tetap dibenarkan asalkan tidak bertentangan di dalam diri sang pemimpin itu sendiri. Keputusannya harus bulat: YA atau TIDAK, tak bisa meragu dan mengambang.

Baca entri selengkapnya »

Iklan

Kepemimpinan yang Menginspirasi

Kepemimpinan yang inspiratif memberikan pertumbuhan positif kepada para anggota yang dipimpin.

Proses memimpin adalah proses belajar-mengajar yang berkesinambungan. Memimpin berarti membagikan pengetahuan, keteladanan, dan proaktif memberdayakan orang lain.

Namun begitu, seorang pemimpin tidak sombong dan terus mau belajar.

Pemimpin tidak boleh merasa lebih hebat dari orang lain dan mesti terus mengembangkan dirinya. Kesuksesannya tergantung dari sukses masing-masing individu yang dipimpinnya.

Seorang pemimpin sejati bisa diukur kemampuannya dari seberapa berhasilnya orang-orang di sekitarnya. Pekerjaan apapun di sebuah organisasi/perusahaan adalah kerja sama kolektif.

Kebersamaan ini bisa menciptakan pencapaian yang lebih cepat namun juga bisa merugikan jika terpecah-belah.

Pemimpin tidak hanya dituntut untuk menjaga kekompakan, tapi juga membimbing semua elemen untuk bersatu-padu menggabungkan kekuatan.

Pemimpin ibarat dirigen dalam sebuah orkestra, yang menjadikan pemusik dengan beragam instrumen berpadu membuat melodi yang harmonis.

Keharmonisan dari para anggota yang dipimpin dimulai dari toleransi akan perbedaan lalu memaanfaatkan keragaman tersebut.

Pemimpin yang baik adalah ia yang mampu membuat sinergi yang optimal dari perbedaan-perbedaan yang ada.

Keragaman malah menjadi kekuatan yang saling mengisi kelemahan individu menjadi kesempurnaan kelompok. Maka dari itu, pemilihan seorang pemimpin adalah masalah yang sangat krusial.

Pemimpin harus diangkat dari kompetensi inti, bukan sekedar keahlian teknis saja. Seorang pemimpin baru bisa dikatakan kompeten jika dia telah memenuhi beberapa syarat dan kriteria universal.

Syarat universal utama seorang pemimpin di atas hal lainnya adalah; seorang pemimpin memandang dirinya sebagai pelayan dari orang-orang di dalam organisasi.

Dari perpepsi inilah seorang pemimpin bisa dengan rendah hati membawa semua anggota kelompoknya menjadi berkembang dan dia akan mampu memaksimalkan potensi seluruh sumber daya yang ada di kelompoknya.

Pemimpin yang melayani adalah pemimpin yang berdedikasi tinggi serta berbudi.

Kriteria selanjutnya yang mutlak harus dimiliki seorang pemimpin adalah integritas. Seorang pemimpin harus bisa dipercaya dan membawa nilai-nilai prinsip ke dalam dirinya dahulu sebagai teladan.

Maka dari itu, integritas pemimpin harus nampak dengan bersikap terbuka dan mau berinteraksi penuh dengan orang-orang yang dipimpin. Bersedia mendengarkan dan menjaga kepercayaan para anggotanya.

Kepercayaan adalah tali pengikat dan kekuatan besar dari suatu kelompok.

Tidak ada kelompok/organisasi/perusahaan yang maju tanpa dilandasi kepercayaan kepada para pemimpinnya dan kepada sesama anggota/karyawan.

Dan yang terakhir adalah yang paling umum diketahui, seorang pemimpin adalah orang yang kreatif. Yang mampu menciptakan ide, visi, dan antisipasi jauh ke masa depan.

Pemimpin yang hebat adalah dia yang mengetahui bagaimana dia akan membawa kelompoknya di masa yang akan datang.

Visi dari seorang pemimpin akan tercipta dengan baik jika dia mampu melihat jauh ke depan, mengantisipasi setiap peluang ataupun tantangan yang akan muncul.

Sehingga kelompoknya dapat terus bertahan, selamat, dan sejahtera…