Tips Motivasi

Tips-Tips Motivasi by Reza Wahyu

Rahasia Bahagia: Cinta

Sebagai manusia, kita punya banyak keinginan dan semua keinginan, muaranya adalah kebahagiaan..

Rahasia bahagia itu jatuh cinta dengan yang ada saat ini serta semuanya..

Kunci dari rasa cinta adalah perhatian kepada hal-hal kecil; detail-detailnya..

Dan siapakah yang ada di dalam detail?

Mempertanyakan Keyakinan

Pengetahuan berkembang, orang bisa berubah..

Studi nutrisi yang keliru membuat Amerika jadi menyalahkan lemak dan kolesterol mulailah tren low fat. Kini majalah Time mengkoreksi editorialnya dulu dengan ilmu yang lebih update, lemak itu ternyata menyehatkan asal bukan lemak buatan kayak hydrogenated oil (tinggi trans fat)

Profesor Dr Tim Noakes juga dulu membuat buku memuja karbohidrat dan jadi kitab wajib bagi pada pelari dengan Carbo-loading, sekarang dia berubah 180 derajat dan sadar itu salah serta mempromosikan pola makan tinggi lemak rendah karbohidrat dengan metode banting (Real Meal Revolution)

Kapan kita mau update pengetahuan kita yang barangkali ternyata salah dan terbalik? (Jangan asal percaya, pelajari lebih dalam & membaca jurnal ilmiah lebih banyak)

#QuestionYourBelief

LIBAS: Inspirasi Spiritual


Semua orang mencari kedamaian jiwa, ketenangan batin. 

Yang mencari kebahagiaan sebenarnya menginginkan kebebasan dari kesusahan, kedamaian. Yang menginginkan obyek atau pengalaman seperti harta dan pasangan sebenarnya mengingnikan ketenangan, tidak perlu kuatir akan masa depan. Yang mendambakan kekuasaan sebenarnya ingin keleluasaan, lepas dari tekanan. 

Jadi, sesungguhnya yang ingin dicapai ada di dalam diri sendiri. Kedamaian dari dalam jiwa dan ketenangan di dalam batin.  

Sulitnya, bahkan dalam sepi pikiran kita sangatlah berisik. Sehari bisa puluhan ribu pikiran berseliweran di dalam kepala. Kebanyakan pikiran tidak penting dan mengganggu kedamaian, ketenangan. 

Banyak pikiran hanya berputar-putar tanpa solusi. Hanya beberapa pikiran yang penting dan praktis terkait dengan apa yang ada di depan mata dan harus dikerjakan. Beberapa pikiran berguna untuk perencanaan dan menjalankan fungsi beraktivitas. 

Namun, sisanya, mayoritas pikiran kebanyakan hanya kebisingan. Memori dari masa lalu, penyesalan, kegalauan, kenangan buruk, kecemasan, ketakutan akan sesuatu yang belum pasti terjadi, prasangka buruk, khayalan-khayalan, pesimisme, dan sebagainya. 

Bahkan sekedar pikiran akan hal-hal remeh saja ada banyak sekali dan terus berulang-ulang disuarakan setiap hari di dalam hati, sehingga membuat ketenangan batin hanya impian belaka. 

Atau banyak cerita-cerita fiksi, pemikiran yang muncul dengan isi yang tak sepenuhnya benar menyeret diri kepada penderitaan, keputusasaan yang menghambat terciptanya kedamaian jiwa. 

Stop, berhenti sejenak. 

Lupakan dulu suara-suara pikiran yang belum tentu nyata 100%. 

Caranya salah dengan LIBAS:

  • LOOK. Coba buka mata dan lihatlah sekeliling tanpa menilai. Pandangi bentuk-bentuk dan warna tanpa melabeli dan menganalisa. Selanjutnya lihat ke dalam diri, perhatikan siapa yang sedang memandang di balik mata, biarkan pikiran datang dan pergi tidak usah diikuti. Pandang saja kesadaran yang menjadi latar belakang, yang hening tanpa suara. 
  • INNER BODY. Selanjutnya tutup mata dan rasakan seluruh tubuh tanpa melihat dan menyentuh. Sadari tangan, kaki, semuanya, seluruh badan dengan penginderaan enterosepsi. Rasakan energi yang melingkupi diri dari balik kulit dan meluas kesemua arah. Rasakan kesadaran yang hening tanpa suara ini. 
  • ACCEPTANCE. Katakan ‘Ya’ kepada masa kini, momen di saat sekarang. Apapun yang terjadi, terima saja dulu jangan dilawan, ditentang, ditekan, dialihkan perhatiannya, lepaskan segala pemikiran: seharusnya, semestinya, sebaiknya. Saat ini sudah sempurna hadir utuhlah dalam kekinian. Biarkan skenario kehidupan berjalan dan diri ini bereaksi sesuai intuisi, tapi untuk masa sekarang dengarkan dulu semuanya baru ambil respon tindakan yang sesuai. Jangan terburu-buru menilai, tapi terima dulu. Sadari momen yang sedang terjadi supaya bisa pasrah. Ikhlaskan semuanya di masa sekarang supaya batin tenang, lepaskan dulu segala penghakiman dan pengharapan, serta akhirnya mencapai kedamaian jiwa saat ini juga. 
  • SILENCE. Dengarkan semuanya, termasuk keheningan di balik semua suara. Jeda di antara nada, perhatikan spasi yang diisi oleh segala jenis bunyi. Maka, kesadaran yang berdiam dalam kesunyian terdengar. Menyanyikan lagu kedamaian, membawa ketenangan. 

Silahkan LIBAS pikiran-pikiran yang tak berguna itu. Nikmati kedamaian jiwa, ketenangan batin. Kehidupan yang lebih bernilai, karena semuanya menjadi ekspresi hati yang jatuh cinta pada momen kekinian, apa adanya.