Tips Motivasi

Tips-Tips Motivasi dari dan untuk Reza Wahyu

Month: September, 2012

3 Tips Bekerja Lebih Semangat

Keluarga adalah tempat berlindung dari dunia yang kejam. -Christopher Lach

Berapa banyak orang yang bekerja demi menafkahi keluarganya namun merasa terpasung? Ketika krisis ekonomi global melanda dunia, orang-orang lebih mementingkan kestabilan penghasilan daripada mencari pilihan karir yang lebih disukai tapi beresiko.

Para karyawan yang bekerja dengan niat hanya untuk memenuhi kebutuhan, kurang memiliki semangat kerja. Mereka berangan-angan mendapatkan pekerjaan yang lebih baik, tapi tidak berani mengambil langkah drastis untuk mengubah karirnya dengan taruhan kehilangan pendapatan.

Padahal, riset oleh Dr. Amy Wrzesniewski menekankan pentingnya mencari pekerjaan yang bukan hanya sebagai kewajiban karena imbalan upah saja namun sebagai karir, bahkan panggilan jiwa. Bekarir dalam bidang kerja yang sesuai dengan panggilan jiwa akan sangat memotivasi sang pekerja.

Dan memang benar bahwa pekerjaan yang berdasarkan minat, hobi, atau kesenangan bisa memberikan kebahagiaan bagi sang pekerja. Akan tetapi, di dunia yang tidak ideal ini, banyak orang melakukan pekerjaan yang tidak begitu disukainya dan mendemotivasi dirinya setiap hari.

Walaupun begitu, bukan berarti seorang karyawan yang bekerja tidak sesuai dengan panggilan jiwanya dan di bidang yang bukan merupakan minatnya tidak bisa bekerja dengan penuh semangat dan termotivasi tinggi untuk menyelesaikan tugas-tugasnya yang telah menjadi kewajibannya itu.

Beberapa penelitian membuktikan bahwa semangat kerja dengan motivasi tinggi bisa diciptakan tanpa harus berpindah pekerjaan. Yang harus diubah adalah
Baca entri selengkapnya »

Iklan

Afirmasi: Kekuatan Berpikir Positif

Waktu bangun pagi, sadari betapa beruntungnya Anda untuk bisa hidup, berpikir, menikmati hari, dan mencintai. -Marcus Aurelius

Berpikir positif membawa anugerah yang luar biasa. Kesehatan, karir, keuangan, relasi, dan hubungan akan semakin meningkat. Penelitian dalam psikologi positif telah membuktikan bahwa orang yang optimis cenderung lebih panjang umur dan tahan terhadap tekanan untuk sukses kemudian.

Beberapa riset telah dilakukan oleh Dr. Martin Seligman dan para koleganya memaparkan kekuatan dari paradigma personal terhadap keberuntungan serta sistem imun pribadi.

Contohnya seperti pada studi jurnal biarawati yang terisolasi, menunjukkan bahwa mereka yang lebih positif dan jarang mengeluh memiliki kesehatan yang lebih baik dan usia yang lebih panjang.

Dalam bukunya: kecerdasan emosi dan sosial, Daniel Goleman mengungkapkan betapa kesuksesan seseorang bisa sangat dipengaruhi oleh kecerdasan emosionalnya.

Semakin positif sikap dan perilakunya yang berdasarkan perasaan serta pemikiran di dalam diri seseorang, semakin tinggi kemungkinannya untuk berhasil dalam segala upayanya.

Dr. Deepak Chopra, seorang pakar kesehatan holistik mengungkapkan bahwa dalam sehari; seseorang bisa berbicara kepada dirinya sebanyak 60000-80000 kali dan kebanyakan tidak disadari. Malah, sebagian besar isinya bersifat negatif, diulang-ulang dari hari-hari yang sebelumnya dan lalu menjatuhkan kepercayaan diri, menggerogoti potensi kesuksesan.

Dan akhirnya, tanpa disadari pula mood selama sehari itu menjadi negatif juga. Perasaan semakin terpuruk, dan membuat diri bersikap buruk tanpa semangat.

Perilaku yang sangat tidak mendukung kesuksesan dan kesehatan ini bisa menyeret ke bidang kehidupan yang lain seperti hubungan pribadi dengan keluarga atau relasi, karir, dan seterusnya.

Semuanya berasal dari
Baca entri selengkapnya »

Teori Persuasi: Formula Segitiga Retorika

Banyak orang memutuskan membeli sesuatu berdasarkan emosi barulah menjustifikasi pembelian itu dengan logika. – Hasil Riset Scan Otak

Persuasi adalah seni membujuk orang lain dengan mempengaruhi emosinya, bukan pikirannya dengan fakta-fakta yang rasional. Persuasi berbeda dengan argumentasi thok yang hanya memaparkan alasan-alasan logis saja dan juga tidak sama dengan kohersi atau pemaksaan dengan ancaman kekerasan.

Persuasi telah diuji secara ilmiah oleh profesor psikologi pemasaran, Robert Cialdini, yang membuktikan ada tujuh prinsip persuasi yang paling efektif dari beragam teknik. Ketujuh prinsip tersebut telah banyak saya jabarkan di tulisan-tulisan sebelumnya di blog 100 motivasi, disini.

Dan dalam tulisan kali ini, saya akan mengemukakan salah satu teori dalam ilmu komunikasi yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan keahlian persuasif seseorang.

Bahkan ketika kita ingin menggunakan prinsip-prinsip persuasi dalam penawaran penjualan atau negosiasi, kita perlu memilih kata-kata yang paling persuasif dalam struktur bahasanya. Formula Segitiga Retorika adalah metode yang sangat berguna untuk menyusun kalimat-kalimat yang tepat dalam penerapan prinsip persuasi.

Pendekatan teori segitiga retorika ini berasal dari jaman Yunani kuno. Aristoteles sang guru filsafat menerangkan bahwa model persuasi berdasarkan segitiga retorika terdiri dari; ethos, logos, dan phatos.

ETHOS

Ethos adalah komponen di dalam argumen yang menegakkan kepercayaan pendengar terhadap kompetensi sang pembicara. Dalam prinsip persuasi bisa termasuk ke dalam prinsip otoritas dan rasa suka. Wawasan, etika dan karakter orang yang menyampaikan argumen haruslah meyakinkan.

Baca entri selengkapnya »

%d blogger menyukai ini: