Tips Motivasi

Focusing on Happiness

Month: Juli, 2012

Memotivasi Karyawan Kunci agar Tidak Pindah Kerja

Steve Jobs sangat baik kepada saya, dia jadikan saya seorang karyawan dan itu adalah salah satu kehormatan terbesar di dalam hidup saya. -Steve Wozniak

Di jaman sekarang, bajak-membajak karyawan menjadi hal yang biasa. Dan jika karyawan yang dibajak atau pindah itu adalah salah satu karyawan kunci, maka perusahaan bisa terancam produktivitasnya.

Karyawan kunci adalah karyawan penting bagi perusahaan, ia merupakan karyawan yang berharga karena kompetensinya sangat berkontribusi bagi kemajuan perusahaan. Keahliannya dibutuhkan bagi perkembangan usaha atau bisnis di tempatnya bekerja.

Kepindahan karyawan biasanya diiming-imingi dengan remunerasi yang lebih baik, gaji yang lebih tinggi, dan bonus yang lebih besar. Bisa juga karena jenis dan tempat kerjanya sesuai dengan yang diinginkan karyawan.

Karyawan mau pindah kerja juga karena menginginkan kesempatan yang lebih baik atau menghindari tekanan yang negatif. Sebagai contoh, ada konflik dengan rekan kerja, konfrontasi dengan atasan, atau pekerjaan yang terlalu membebani fisik dan psikis pekerja atau malah kurang menantang, jenuh, sampai membosankan.

Perusahaan yang ingin unggul dalam persaingan bukan hanya menuntut kinerja yang baik dari para karyawannya namun juga loyalitas atau kesetiaan. Ada beberapa upaya yang bisa dilakukan manajemen untuk meningkatkan loyalitas.

Baca entri selengkapnya »

Metode Sales AIDA

Hasrat yang membara untuk menjadi dan melakukan sesuatu memberikan kita kekuatan untuk bertahan, bangun setiap pagi atau bangkit dan tetap berusaha lagi meski pernah gagal. -Marsha Sinetar

AIDA adalah singkatan atau akronim sederhana yang diperkenalkan oleh E.K. Strong dalam Jurnal Psikologi Terapan: Teori Penjualan di tahun 1925 dan terus digunakan sampai sekarang oleh banyak perusahaan niaga.

Kepanjangan dari AIDA adalah Attention, Interest, Desire, Action (perhatian, ketertarikan, hasrat, tindakan) yang dipahami secara berurutan. Model ini sangat sederhana namun begitu berguna sebagai suatu metode penjualan bahkan bisa digunakan untuk metode memotivasi sang penjual itu sendiri!

Pertama-tama, AIDA sebagai metode sales berarti berguna untuk petunjuk yang bisa dipakai oleh para sales person. Prosedur pertama dalam mendekati dan membujuk prospek menjadi pelanggan adalah dengan menarik perhatian atau atensi (attention).

Attention atau Atensi

Atensi atau perhatian ini harus dimanfaatkan tenaga penjual khususnya pada kesan pertama. Seorang sales person yang baik harus menjaga penampilan dan bisa menonjol atau menarik perhatian.

Baca entri selengkapnya »

Mengaplikasikan Strategi Menjadi Eksekusi

Pengetahuan tanpa praktek seperti buku yang tak pernah dibaca. -Christopher Crawford

Di dalam suatu organisasi seperti perusahaan, para pemimpin membuat keputusan eksekutif yang menentukan pilihan strategis untuk kemajuan organisasi atau perusahaannya. Dan kemajuan tersebut didapatkan dari eksekusi strategi yang telah ditetapkan.

Sayangnya, banyak detail dari strategi yang menyimpang bahkan hilang pada saat para manajer mendelegasikan eksekusi dari strategi perusahaan kepada para karyawan.

Lalu, bagaimanakan manajemen perusahaan mengimplementasikan strategi ke tahap eksekusi secara tepat?

Baca entri selengkapnya »

Tension: Kunci Sukses Execution

Kesempurnaan bisa saja terdapat pada sebuah strategi, tapi kekurangannya ada pada tahap eksekusi. -Brent Scowcroft

Dalam meraih suatu tujuan, seseorang atau perusahaan memerlukan sebuah strategi pencapaian tujuan yang dijabarkan dalam satu atau beberapa rencana kerja. Rencana yang baik mesti memiliki sasaran-sasaran yang jelas, prosedur yang terperinci, batas waktu yang tegas, personil yang bertanggung jawab atau berkomitmen.

Namun, rencana sehebat apapun tidak akan menghasilkan apa-apa jika tidak dieksekusi. Eksekusi yang efektif memerlukan kedisiplinan bagi pelaksanaan rencana strateginya. Sebelumnya di blog 100motivasi.wordpress.com ini saya sudah menuliskan tentang ilmu disiplin eksekusi. Silahkan baca dengan klik disini.

Percuma memiliki suatu visi dan misi yang mulia, ide atau gagasan yang brilyan, tujuan dan cita-cita yang tinggi, rencana kerja dan jadwal prioritas yang cerdas kalau tidak dieksekusi tidak akan membawa hasil.

Tantangannya adalah memulai eksekusi tersebut. Banyak yang melakukan penundaan, masih sibuk berencana atau memang kurang termotivasi untuk beraksi.

Baca entri selengkapnya »

Disiplin Diri untuk Pelaksanaan Strategi

70% kegagalan disebabkan bukan karena lemahnya strategi melainkan karena kurangnya eksekusi dari strategi atau visi. -Ram Charan

Survei dari beragam industri oleh Harris Interactive menunjukkan bahwa hanya 37% karyawan yang memahami tujuan yang ingin dicapai perusahaannya, bahkan 13% saja dari seluruh karyawan dari suatu perusahaan yang benar-benar bisa memaksimalkan kinerjanya untuk mencapai tujuan tersebut.

Sebuah riset lebih lanjut mengungkapkan bahwa hanya 40% waktu kerja para karyawan di tingkat manajerial digunakan untuk melaksanakan tugas yang berkaitan dengan sasaran-sasaran penting di dalam departemennya. Sisanya, banyak yang sibuk tapi tidak terlalu produktif.

Produktivitas menjadi berkurang secara signifikan seiring waktu kerja yang dihabiskan tanpa berfokus pada implementasi strategi organisasi.

Dengan kata lain, perusahaan menjadi boros atau meningkatkan biaya yang disebabkan oleh kurang optimalnya upaya sang karyawan untuk bekerja secara efektif dan efisien.

Beberapa pemimpin yang kreatif; mampu menciptakan banyak ide, visi, atau strategi untuk memajukan perusahaan. Namun gagal dalam tahap pelaksanaan strateginya. Bermasalah dalam eksekusi.

Baca entri selengkapnya »