Tafakur Qona’ah (TQ)
by @rezawismail
Cari tempat yang kondusif dan relatif sepi tan terganggu 30 menit – 1 jam, duduk atau cari posisi yang cukup nyaman untuk bisa tanpa banyak bergerak namun juga jangan terlalu santai sampai bisa ketiduran.
1. Rileksasikan tubuh Anda secara mendalam (pindai bagian – bagian tubuh yang terasa tegang, lemaskan) lalu bebaskan diri dari gangguan apa pun.
(Misal di kamar yang sepi malam sebelum tidur atau subuh sesaat setelah bangun, seperti masih setengah mengantuk)
2. Stop overthinking tapi fokuskan ke satu pikiran saja tentang seseorang, sesuatu, atau kenangan yang memicu perasaan yang menyenangkan.
Contoh memikirkan anak kecil (atau baby), hewan peliharaan kesayangan (pet), dst.
Jangan fokus pada memori itu sendiri, tetapi pada kegembiraan yang muncul sebagai hasil dari memikirkannya itu.
3. Biarkan kegembiraan itu bertumbuh, lalu makin intens tanpa dipaksa, rasa semakin gembira secara alami dengan disadari saja.
Jika kegembiraan mulai redup, "getarkan" lebih banyak rasa yang menyenangkan itu dengan memikirkan orang/benda/kenangan.
4. Jangan terlalu banyak memikirkan apa yang sedang Anda lakukan, tetap fokus.
Tangan dan dada Anda mungkin kesemutan; itu pertanda baik. Tetap rileks dan merasakan vibe-nya.
5. Akhirnya, nanti keriangan/euforia datang menjadi rasa bahagia yang lalu memuncak sampai muncul ketenangan batin…
RZA (@TipsMotivasiCom)
