Tips Motivasi

Focusing on Happiness

Kategori: bisnis & wirausaha

Inspirasi Sukses Ford (Kisah Kepemimpinan Alan Mulally)

Ford Motor Company sukses melewati krisis keuangan yang melanda Amerika serikat dibawah kepemimpinan Alan Mulally. Resesi yang dimulai dari bulan Desember 2007 hingga pertengahan tahun 2009 ini telah menyebabkan banyak perusahaan di Amerika bangkrut, pengangguran juga jadi meningkat, dan banyak hutang serta kenaikan harga-harga yang menyengsarakan banyak orang.

Ford Motor Company adalah salah satu perusahaan multinasional yang bergerak di bidang otomotif. Didirikan oleh Henry Ford di tahun 1903, dan merevolusi tehnik manufaktur serta manajemen industri dalam pembuatan mobil di tahun 1914, yang terkenal dengan nama Ford-isme. Sistem produksi ini membuat Ford sukses memasarkan mobil-mobil buatannya.

Kunci sukses Ford pada waktu itu adalah; standarisasi produk dan efisiensi sumberdaya, spesialisasi pekerja dan remunerasi yang memungkinkan para karyawannya membeli mobil rakitannya sendiri. Ford-isme menginspirasi banyak industri manufaktur negara di dunia seperti di Jepang dengan Kaizennya.

Namun, Ford mengalami berbagai tantangan dan kesulitan dari krisis serta persaingan. Tahun 2005, peringkat obligasi atau rating surat hutang Ford terdegradasi. Pesaing dari Jepang juga turut membuat perusahaan dari Amerika ini merugi. Dan terus merugi sejak tahun 2005 ini.

Ford berhasil kembali menjadi salah satu perusahaan otomotif yang menguntungkan ketika Alan Roger Mulally menjadi CEO di Ford. Sebelumnya, Alan Mulally bekerja sebagai direktur di perusahaan produsen pesawat Boeing. Alan Mulally merintis karirnya sebagai insinyur yang turut menyukseskan perusahaan Boeing mengungguli pesaingnya di pasar industri pesawat global: perusahaan Airbus.

Salah satu motivasi Alan Mulally adalah perkataan presiden John Kennedy yang berambisi mengirimkan manusia ke bulan. Kita juga harus mencari inspirasi penyemangat dari kata-kata yang positif dan hindari orang-orang yang kerjanya hanya mengeluh dan pesimis tanpa memberikan solusi.

Sebelum dipimpin oleh Alan Mulally, Ford  Motor sudah mengalami kerugian semenjak tahun 2005. Namun pada tahun 2006, nasib perusahaan mulai berubah dengan menjadikan Mulally sebagai presiden direktur atau CEO-nya. Ford mulai bangkit kembali berkat beberapa keputusan strategis dari Mulally.

Di tahun 2007,  Alan Mulally sempat dipertanyakan kemampuan bisnisnya di bidang otomotif yang rumit sedangkan dia berasal dari industri penerbangan. Alan Mulally menjawab tantangan itu dengan berkata: sebuah mobil bisa saja memiliki sepuluh ribu bagian dan suku cadang, tapi sebuah pesawat memiliki dua juta bagian serta harus mampu terbang di udara. Kepercayaan diri inilah yang mampu membawa Ford sukses menaikkan peringkat kendaraan-kendaraan produksinya hingga masuk ranking tiga besar.

Pada tahun 2008, Alan Mulally menyatakan optimismenya dari penjualan mobil-mobil kecil yang hemat serta berani menjual mobil-mobil besar dan mahal seperti Land Rover juga Jaguar ke Tata Motor dari India. Pada tahun 2009 Ford mulai meningkatkan labanya, yang tercermin dari peningkatan harga saham per lembar Ford mulai dari senilai 1,96 USD hingga kini sudah mencapai lebih dari 12 USD. Ini berarti peningkatan sebanyak 500% lebih!

Alan Mulally berani menerima gaji 1 dollar saja jika Ford meminjam dari pemerintah kala di tengah-tengah krisis ekonomi tahun 2008. Mulally juga menerima kritik untuk tidak menggunakan pesawat jet untuk menghadiri rapat dengan pemerintah di Washington. Dia menjual semua pesawat jet perusahaan dengan hanya menyisakan satu saja untuk operasional dan mengendarai mobil hibrida untuk pertemuan selanjutnya dengan pemerintah.

Akhirnya Ford dibawah kepemimpinan Mulally berhasil menghindari kebangkrutan tanpa menerima bantuan dari pemerintah. Efisiensi dan inovasi adalah strategi utama dalam menyukseskan Ford hingga Alan Mulally mendapatkan gaji dan bonus sebanyak 61 juta dollar!

Dan Alan Mulally meraih banyak pujian serta penghargaan sampai ia diakui sebagai CEO teladan di tahun 2011.

Alan menjadi pemimpin yang kompeten berkat keberaniannya mengambil beberapa keputusan yang pada awalnya banyak ditentang bawahannya. Tapi Alan berhasil juga karena rajin menemui karyawan-karyawannya dan berdiskusi secara rutin demi kemajuan perusahaan. Mulally juga dikenal sebagai direktur yang pernah menelpon untuk berterima kasih secara pribadi kepada pelanggannya yang membeli produk hibrida: Ford Fusion hybrid.

Alan Mulally berhasil memimpin perusahaannya hingga Ford Motor Company tetap menjadi salah satu perusahaan otomotif terbesar di Amerika bahkan dunia serta berhasil menghindari kebangkrutan dan tak perlu diselamatkan oleh pemerintah seperti para pesaingnya: General Motors dan Chrysler.

Mari belajar untuk terus bersemangat dan memiliki motivasi untuk sukses meski menghadapi krisis atau tantangan apapun!

Baca juga:
Krisis Ekonomi, Regulasi, dan Keserakahan Manusiawi
Kunci Sukses Manajemen dari Steve Jobs
5 Kompetensi Inti Seorang Pemimpin

Motivasi Tanpa Motivator

Memang seru kalau ikut seminar motivasi oleh seorang motivator top.

Seminarnya bisa jadi sangat menyenangkan, ada permainannya, ada film/video yang menghibur, ada musik yang menggelegar, dan trik-trik yang memukau seperti menonton sulap saja.

Kita bisa tertawa, menangis, dan yang paling penting: jadi merasa sangat termotivasi!

Tapi pertanyaannya, bagaimana kalau setelah beberapa hari motivasinya mengendur? Apakah kita mesti ikut seminar motivasi lagi yang biayanya lumayan mahal? Dan begitu seterusnya?

Sebenarnya, motivator yang bagus itu bisa memotivasi tanpa diperlukan kehadirannya. Yang penting ilmunya. Memang, membaca saja tidak cukup, lebih bagus mendengarkan dan praktek langsung dengan sang motivator. Baik itu di sebuah seminar atau mengikuti suatu kelas training. Ilmunya akan lebih melekat dalam ingatan dan cepat dipahami. Jadi, seminar itu ada baiknya juga.

Namun, apakah diperlukan segala jenis hiburan, tontonan, permainan, musik, dan beragam trik untuk membuat kita menjadi sangat emosional?

Tidak jarang saya melihat banyak peserta seminar yang bercucuran air mata. Dibuat terharu atau sedih sesedih-sedihnya oleh sang motivator. Perasaannya diaduk-aduk, tapi tujuan akhirnya adalah untuk memicu semangat/motivasi yang berkobar-kobar.

Tapi alangkah baiknya jika kita bisa mengobarkan semangat atau motivasi yang tinggi kapan saja saat kita butuh tanpa perlu dipancing oleh seorang motivator. Seorang motivator yang hebat adalah motivator yang memberikan ilmu motivasi yang bermanfaat walau tanpa kehadiran dirinya.

Sehingga, kita bisa termotivasi tinggi tanpa motivator. Hanya mempraktekkan ilmu yang didapat dari sang motivator, kita bisa bersemangat tanpa harus terus-menerus mengikuti seminar motivasi terlebih dahulu. Motivasi tanpa motivator.

Walaupun begitu, saya tidak menentang seminar motivasi. Saya malah mendukung seminar motivasi sebagai sebuah pendidikan yang diperlukan oleh semua orang yang ingin maju dan berkembang.

Hanya saja, kita tak perlu segala kehebohan dalam bentuk pertunjukan, hiburan atau tangisan yang berlebihan. Untuk itu, lebih baik ke bioskop, nonton konser atau pertunjukkan sulap saja. Sekalian saja ikut majelis dzikir atau kebaktian yang memancing isakan berair mata kalau mau menangis yang bermanfaat (karena ibadah). Yang kita butuhkan adalah ilmu motivasi yang bisa dipraktekkan oleh semua orang tanpa perlu mengharuskan kehadiran sang motivator.

Dalam blog ini, saya akan membagikan beragam tips dan tehnik motivasi 100% tanpa trik sulap atau permainan emosional lainnya. Selanjutnya, saya akan tuangkan dalam tulisan-tulisan saya; cara-cara memotivasi diri tanpa perlu motivator dengan memanfaatkan ilmu tentang gelombang otak, neuroscience, psikologi persuasif, terapi kognitif-perilaku, dan sebagainya.

Jadi, stay tuned terus di blog ini yaa!

Inspirasi Singkat Motivasi Semangat Bekerja

Pada tulisan kali ini saya akan membagikan suatu ide sederhana untuk memotivasi semangat bekerja. Dan ide ini menjadi suatu eksperimen tersendiri dalam blog saya. Yaitu menuliskan inspirasi singkat yang berbeda dari pemaparan tips dan tehnik motivasi yang seperti biasanya saya tuliskan di blog ini.

Jadi, akan ada beberapa jenis tulisan di dalam blog ini. Rencananya, saya akan membuat beberapa variasi tulisan selain tips dan tehnik motivasi yang seperti biasa. Salah satunya seperti tulisan yang berikut ini; yaitu satu inspirasi singkat.

Rencananya, saya ingin tulisan di dalam blog ini bisa lebih beragam lagi seperti kisah sukses, wawancara, kutipan kata-kata bijak, dan sebagainya.

Langsung saja, ide pertama dalam memotivasi semangat dalam bekerja;

Kita akan menyesali perbuatan yang tidak kita lakukan daripada perbuatan yang telah dilakukan. Biasanya, jika kita memiliki suatu pemikiran untuk mengerjakan sesuatu, terjadi pertentangan batin.

Pertentangan batin karena dari diri yang ingin melakukan suatu inisiatif dan bagian dari diri yang tidak ingin berubah karena perasaan nyaman di zona comfort zone. Dan akhirnya, kita berpikir untuk tidak melakukan apa yang sudah kita pikirkan tersebut. Rasanya, tidak bertindak lebih mudah daripada memulai suatu tindakan.

Lalu, sesuatu pun terjadi dan kita menyesal karena tidak mengambil inisiatif tersebut. Kesempatan pun lewat, dan rasa sesal tidak membawa kebaikan apapun kecuali beban pikiran.

Apalagi jika di masa depan terbukti bahwa inisiatif tindakan yang kita lakukan itu akan membawa manfaat, keuntungan yang besar. Sehingga jika tidak dilakukan sama sekali, akan membawa kerugian dan penyesalan yang besar juga.

Padahal, jika kita mengambil tindakan tersebut dan ternyata tindakan itu salah, kita masih bisa mendapatkan sesuatu. Kita bisa memperbaiki keputusan yang salah tersebut. Atau setidaknya kita bisa belajar dari kesalahan tersebut.

Namun, jika kita tidak jadi melakukan inisitatif dan kesempatannya telah lewat, rasa sesalnya lebih besar daripada rasa sesal yang ditimbulkan karena telah melakukan tindakan yang salah. Sebabnya, tindakan yang salah masih bisa diperbaiki sedangkan tindakan yang tidak dilakukan hanya memberikan kekosongan.

Itulah mengapa kita akan lebih menyesali perbuatan yang tidak dilakukan daripada perbuatan yang telah dilakukan. Oleh karena, lebih baik salah (karena kesalahan bisa menjadi pelajaran yang berharga) daripada merugi lalu tidak mendapatkan apa-apa.

Maka, inspirasi singkat kali ini adalah: jika ada pilihan untuk bertindak atau tidak, putuskan untuk bertindak dengan segera sebelum kesempatannya lewat.

Bagaimana jika kita menganggap kesempatan akan selalu ada dan menunda tindakan? Bagaimana caranya memotivasi diri agar tidak menunda-nunda pekerjaan? Saya akan tuliskan jawabannya pada tulisan ide sederhana berikutnya, sampai ketemu di inspirasi singkat selanjutnya.

Tanpa Kegagalan Tidak Ada Kesuksesan

Banyak orang hanya menginginkan kesuksesan. Jarang yang menginginkan kegagalan juga. Padahal kegagalan adalah bagian dari kisah sukses seseorang.

Hambatan terbesar seseorang untuk berusaha, mengupayakan kesuksesan dirinya adalah perasaan takut mengalami kegagalan.

Ketakutan akan kegagalan akan menyebabkan ketakutan untuk bertindak. Padahal melakukan suatu tindakan yang ditakutkan itu malah bisa membawa kepada kesuksesan.

Kegagalan sungguh melumpuhkan. Dan bayangannya saja; membuat orang beralasan agar tidak melakukan sesuatu yang ditakutkan bisa membawa kegagalan.

Akhirnya, dengan menunda-nunda berbuat sesuatu, seseorang menjadi tidak berusaha sama sekali.

Dengan tidak berusaha maka dijamin tidak akan ada kegagalan, tapi sayangnya; kesuksesan juga menjadi suatu hal yang mustahil.

Oleh karena, untuk sukses seseorang mesti melakukan sesuatu yang bisa membuatnya mampu meraih kesuksesan itu.

Penelitian membuktikan bahwa 80 persen penyesalan datang dari tindakan yang tidak dilakukan daripada yang pernah dilakukan.

Jadi, melakukan kesalahan atau gagal setelah mencoba sesuatu bukan berarti tidak akan pernah sukses. Justru kunci dari kesuksesan adalah eksekusi, bertindak!

Justru jika takut dan tidak mencoba bertindak sama sekali akan membawa kegagalan absolut dan kesuksesan menjadi jauh dari kenyataan.

Dengan adanya kegagalan, kita bisa belajar dari kesalahan kita dan mengubah pendekatan dalam upaya-upaya yang kita lakukan dalam meraih kesuksesan.

Kita bisa membuat kegagalan itu bersifat hanya sementara dan menjadikannya sebagai anak tangga dalam perjalanan kita menuju puncak kesuksesan.

Kita harus ubah paradigma berpikir kita dalam melihat suatu ancaman kegagalan menjadi suatu peluang pembelajaran.

Perasaan takut akan kegagalan mesti dikalahkan oleh hasrat untuk mengatasi tantangan dan menangkap potensi keberhasilan.

Dan kalaupun gagal, kita bisa gunakan emosi seperti amarah untuk memotivasi kita agar bangkit dan mencoba kembali.

Lebih baik merasa marah daripada takut. Kemarahan bisa menjadi emosi yang membangun sedangkan ketakutan merupakan emosi yang melumpuhkan.

Perasaan marah yang bisa dikelola dengan baik, akan menjadi suatu kekuatan motivasi yang besar. Amarah bisa dimanfaatkan sebagai tenaga pendorong untuk terus bersemangat dalam mengejar kesuksesan.

Amarah yang diekspresikan secara asertif, bukan agresif, akan menegaskan karisma seseorang. Seseorang menjadi amat karismatik jika ia berhasil menaklukan perasaan amarahnya.

Dalam riset terbaru, emosi marah malah bisa membawa optimisme selain motivasi yang tinggi. Suatu hubungan bisa menjadi lebih baik dengan saling memahami jika kemarahan diekspresikan dengan jelas.

Amarah juga membuat seseorang menjadi lebih bijaksana, lebih strategis dalam bernegosiasi, dan malah mengurangi potensi kekerasan jika diungkapkan dengan semangat mencari solusi daripada hanya sekedar menyalurkan kemarahan yang ada.

Mari kita ubah paradigma berpikir kita, daripada merasa takut gagal lebih baik merasa marah terhadap kegagalan. Marah terhadap ketakutan akan kegagalan. Marah agar termotivasi untuk sukses.

Salam sukses!

Satu Cara Manajer Memotivasi Karyawan

Seorang manajer memang tidak bisa memberikan uang perusahaan sesuka hatinya kepada karyawan sebagai sebuah motivasi.

Tapi seorang manajer bisa memberikan insentif sederhana untuk memotivasi karyawan sesuai batas kewenangannya.

Sebenarnya, untuk memotivasi karyawan tidak dibutuhkan insentif yang terlalu besar. Insentif besar malah bisa menjadi kontra-produktif.

Contohnya: dalam suatu perusahaan, sebuah ide yang bisa berkontribusi atau menambah efisiensi diberikan insentif dalam jumlah yang banyak.

Maka yang terjadi selanjutnya; sedikit sekali ide-ide yang muncul karena karyawan akan menjadi sangat perhitungan mengingat insentif yang dipertaruhkan besar.

Pikirannya menjadi tidak kreatif karena tersumbat ketakutan atau obsesi dari insentif yang besar. Persaingan yang muncul di antara karyawan juga menjadi keras, saling menjegal dan menjadi persaingan yang tidak sehat.

Insentif yang besar akan mensyaratkan ide yang berdampak besar juga. Perusahaan tidak akan perduli pada ide-ide kecil. Padahal dari ide-ide yang kecil, bisa diolah bersama dan dikembangkan menjadi suatu gagasan yang hebat.

Sedangkan pada perusahaan lain yang menerapkan pemberian insentif yang kecil, sederhana, atau murah bahkan; akan memancing banyak ide-ide baru. Ide- ide besar atau kecil, bermunculan.

Meskipun banyak ide yang muncul yang tidak terlalu praktis pada awalnya, cepat atau lambat, beberapa ide tersebut akan berkembang menjadi ide-ide yang brilian.

Insentif kecil tidak akan memacu respon emosional yang bisa menyumbat kreativitas. Semua karyawan akan saling bersaing dengan sehat bahkan bisa saling membantu mengembangkan ide-ide dari rekan-rekannya yang lain.

Insentif yang kecil juga akan memicu reaksi psikologis dalam diri seorang karyawan. Ia akan berpikir bahwa ia melakukannya bukan karena insentif, oleh karena kecilnya insentif tersebut, ia akan menjustifikasi bahwa tindakannya itu muncul dari dalam dirinya sendiri.

Motivasi dari hati akan jauh lebih kuat daripada insentif apapun.

Jadi, para manajer harus kreatif dan memberikan insentif yang sesuai kemampuannya. Insentif bisa saja hanyalah sebuah piagam atau pena yang cantik. Tapi dampak dari penghargaan yang kecil ini tidaklah kecil.

Karyawan akan merasa diakui dan pekerjaannya menjadi sedikit menarik dan cukup menantang. Inilah yang terpenting dari aspek intrinsik sebuah pekerjaan. Dorongan bekerja yang datang dari inspirasi. Motivasi dari hati. 100%!