Tips Motivasi

Focusing on Happiness

Kategori: disiplin & manajemen waktu

Disiplin Diri untuk Pelaksanaan Strategi

70% kegagalan disebabkan bukan karena lemahnya strategi melainkan karena kurangnya eksekusi dari strategi atau visi. -Ram Charan

Survei dari beragam industri oleh Harris Interactive menunjukkan bahwa hanya 37% karyawan yang memahami tujuan yang ingin dicapai perusahaannya, bahkan 13% saja dari seluruh karyawan dari suatu perusahaan yang benar-benar bisa memaksimalkan kinerjanya untuk mencapai tujuan tersebut.

Sebuah riset lebih lanjut mengungkapkan bahwa hanya 40% waktu kerja para karyawan di tingkat manajerial digunakan untuk melaksanakan tugas yang berkaitan dengan sasaran-sasaran penting di dalam departemennya. Sisanya, banyak yang sibuk tapi tidak terlalu produktif.

Produktivitas menjadi berkurang secara signifikan seiring waktu kerja yang dihabiskan tanpa berfokus pada implementasi strategi organisasi.

Dengan kata lain, perusahaan menjadi boros atau meningkatkan biaya yang disebabkan oleh kurang optimalnya upaya sang karyawan untuk bekerja secara efektif dan efisien.

Beberapa pemimpin yang kreatif; mampu menciptakan banyak ide, visi, atau strategi untuk memajukan perusahaan. Namun gagal dalam tahap pelaksanaan strateginya. Bermasalah dalam eksekusi.

Baca entri selengkapnya »

Motivasi Karyawan dengan Teori Flow

Ketika pekerjaan dinikmati, hidup serasa menyenangkan; ketika kerja dianggap kewajiban, kehidupan seperti perbudakan. -Maxim Gorky

Kita semua pernah mengalami saat waktu berlari tanpa disadari. Hal ini biasanya terjadi ketika kita mengerjakan sesuatu yang kita sukai. Pikiran menjadi sangat fokus berkonsentrasi. Tiada kebosanan, yang ada hanya kesenangan pribadi. Kita menjadi lupa diri. Beraktivitas penuh semangat dan motivasi.

Kondisi ini secara psikologi disebut ‘flow’ atau mengalir. Istilah lainnya adalah berapi-api, fokus prima, konsentrasi penuh, terpusat, in the zone, present, in the moment, groove, in tune, dan lain-lain.

Teori flow ini, konsepnya dikemukakan oleh seorang psikolog bernama Mihaly Csikszentmihalyi.

Dan jika seseorang bekerja di dalam keadaan flow ini maka dia akan sangat bersemangat dan konsentrasi penuh dengan pekerjaan yang sedang dilakukannya. Kepercayaan dirinya menjadi meningkat secara maksimal dan termotivasi penuh untuk meraih tujuan.

Baca entri selengkapnya »

5 Tips Manajemen Waktu agar Produktif

Waktu kita terbatas, jangan buang-buang waktu menjalani kehidupan dengan sia-sia mengikuti orang lain begitu saja. -Steve Jobs

Agar produktif, kita harus bisa mengelola waktu kita yang terbatas untuk mampu menghasilkan pencapaian tujuan secara efisien. Berikut beberapa tips manajemen waktu agar menjadi perangkat yang efektif untuk menunjang produktivitas:

1)Transformasi Target
Terjemahkan target tahunan yang berupa target pencapaian menjadi beberapa jenis pekerjaan yang perlu dilakukan. Pecahlah pekerjaan tersebut menjadi beberapa kegiatan atau aktivitas yang berkontribusi langsung terhadap pencapaian tujuan.

Ini akan mengubah tekanan untuk berprestasi menjadi motivasi untuk memberikan kinerja yang terbaik. Hal ini disebut internalisasi tujuan seperti yang pernah saya tuliskan disini. Intinya adalah: transformasikan tujuan menjadi kegiatan, angka menjadi aktivitas, dan prestasi menjadi kontribusi.

Baca entri selengkapnya »

MBO: Teori Manajemen Peter Drucker yang Memotivasi Karyawan

Sebuah misi menyatakan motif dari suatu pekerjaan, bukan cara bagaimana melakukannya. -Peter Drucker

Peter Ferdinand Drucker lahir di Wina, Austria-Hungary pada tahun 1909 dan menjadi profesor yang paling berpengaruh dalam dunia manajemen hingga tutup usia di umur 95 tahun. Karyanya telah mendapatkan penghargaan oleh Presiden Amerika Serikat dan di beberapa negara maju lainnya.

Beragam teori manajemennya telah menjadi acuan di banyak organisasi, perusahaan swasta maupun pemerintah. Prediksinya tentang privatisasi dan desentralisasi, kebangkitan ekonomi Jepang, keunggulan kompetitif praktek pemasaran, dan peran vital informasi dalam industri telah menjadi kenyataan di masa kini.

Peter Drucker telah bekerja sama dan menjadi konsultan yang berperan penting dalam kesuksesan bisnis banyak perusahaan besar seperti: GM, GE, Coca-Cola, IBM, Citicorp, Intel, P&G, Toyota, serta beberapa organisasi pemerintah dan LSM.

Dia juga sangat terkenal dalam dunia usaha di Jepang setara dengan tokoh bisnis seperti Edwards Deming yang menginspirasi filosofi Kaizen, perbaikan yang konsisten pada beragam jenis industri di Jepang.

Baca entri selengkapnya »

Teknik Motivasi: Teori Kebutuhan McClelland

Sebuah mimpi menjadi cita-cita ketika tindakan dikerjakan demi pencapaiannya. -Bo Bennet

David Clarence McClelland Ph.D. adalah seorang psikolog dari Amerika yang terkenal dengan teori kebutuhannya yang mengungkapkan secara ilmiah teknik motivasi berdasarkan kebutuhan untuk berprestasi dan kebutuhan lainnya.

McClelland mendapatkan penghargaan dari asosiasi psikologis untuk kontribusinya dalam penelitiannya tentang motivasi manusia. Banyak perusahaan merujuk pada penelitiannya tersebut dalam menjalankan fungsi manajemen sumber daya manusianya dan mengelola perilaku organisasi.

Di dalam risetnya tersebut, ada tiga kebutuhan motivasi yang mendorong orang-orang untuk bekerja. Ketiganya adalah kebutuhan untuk berprestasi, kebutuhan untuk memiliki afiliasi atau hubungan sosial, dan kebutuhan untuk memiliki kekuasaan atau wewenang.

Tiga kebutuhan ini bukanlah kategori untuk membuat kelompok berdasarkan sifat kebutuhan yang dimiliki. Setiap orang memiliki beragam variasi dari ketiga kebutuhan ini dan masing-masing memiliki kompetensi yang tidak secara langsung berkaitan dengan tiga kebutuhan ini.

Baca entri selengkapnya »