Tips Motivasi

Tips-Tips Motivasi dari dan untuk Reza Wahyu

Tag: aksi

Satu Hal Utama Penentu Motivasi

Saya akan bagikan satu hal yang paling utama dalam mengobarkan motivasi. Semangat bekerja di hari ini. Semoga bermanfaat!

Satu hal yang terpenting dalam mengobarkan semangat kerja adalah: kerja. Beraksi. Lakukan sesuatu dengan segera. Jangan terlalu banyak berpikir.

Tidak perlu menganalisis dan berencana terlalu lama. Just do it immediately!

Salah satu rahasia kesuksesan adalah mengetahui bahwa: motivasi mengikuti aksi. Momentum tindakan akan menyulut motivasi. Penundaan akan mematikan motivasi.

Bergeraklah dan lakukan sesuatu!

Aksi adalah penentu utama yang membedakan pemenang dari pecundang. Seseorang tidak akan pernah sukses kalau diam saja dan tidak berani mencoba.

Kegagalan bisa diambil hikmahnya dan dipelajari untuk mencoba lebih baik.

Lebih baik gagal dalam percobaan pertama, kedua, dst. Tapi suatu kali percobaan bisa berhasil. Namun kalau tidak mencoba sama sekali, sukses tidak akan pernah bisa terjadi.

Jangan sampai menyesal karena tidak mencoba!

Tindakan yang tidak berhasil lebih baik daripada tidak bertindak sama sekali. Darimana kita tahu kalau tindakan kita tepat? Belajar dari pengalaman. Pengalaman diri sendiri dan orang lain.

Kita akan menjadi pakar sesuatu jika kita berpengalaman lebih dari 10 ribu jam. Seorang ahli adalah orang yang sudah mencoba dan terus berusaha konsisten di bidangnya.

Seorang pecundang hanya menunggu sampai dia tahu tindakan yang tepat.

Menunggu itu membosankan dan menguras motivasi. Jangan sampai kelamaan menunggu malah keburu mati!

Maksud saya; mati semangatnya 🙂

Aksi adalah pendorong perubahan. Tidak ada kemajuan tanpa pergerakan. Inovasi akan mati jika tidak ditindaklanjuti.

Ide bagus adalah ide yang dijalani, sehebat-hebatnya pemikiran kalau tidak dilakukan hanya akan menjadi sampah pikiran. Penyedot energi. Jangan terlalu banyak berpikir. Bisa lesu-lemas-terdemotivasi. Hati-hati!

Tindakan-tindakan apa saja yang bisa mengobarkan motivasi? Berikut adalah beberapa contoh aksi yang dapat mengobarkan semangat kerja:

1. Paling pertama; tetapkan tujuan yang jelas. Yang selaras dengan hati.

Buat komitmen. Tuliskan dan tunjukkan pada orang lain. Umumkan pada semuanya. Deklarasikan tujuan dengan keyakinan. Lalu lakukan langkah pertama.

2. Beraksilah sekarang juga. Mulai dari fisik. Jangan berpikir lagi, lupakan aktivitas mental. Bertindak dengan gerakan. Rapikan meja. Telpon klien. Pakai sepatu olahraga. Buang junkfood di kulkas. Dll.

Jangan terlalu banyak berpikir menginginkan rencana yang sempurna. Jalani rencana dan sesuaikan dengan kondisi yang ada sepanjang perjalanan.

3. Berinteraksi dengan orang-orang yang penuh semangat. Berkumpulah dengan mereka yang optimis dan pekerja keras. Jauhi orang-orang yang negatif dan suka mengeluh.

Hubungi sahabat-sahabat yang saling mendukung. Kontak dan ajak ngobrol teman-teman yang sudah sukses.

4. Bacalah buku-buku motivasi. Biografi orang sukses. Baca setiap hari. Targetkan 3 buku per minggu.

Dengarkan musik yang mengobarkan semangat. Jangan musik yang bikin sedih. Dengarkan juga audiobook yang mendidik.

Tonton video yang menginspirasi. Jagalah input pikiran dari hal-hal yang negatif. Pilihlah untuk membaca, lihat, dengarkan hal-hal yang positif setiap harinya.

5. Kenakan pakaian orang sukses. Tetapkan gaya berpikir dari sudut pandang orang sukses. Tegakkan badan dan berjalanlah seperti orang sukses.

Berbicara dengan ketenangan, kepercayaan diri, dan penuh kalimat yang positif. Berperilakulah seperti orang sukses dan yakinlah bahwa kita adalah orang sukses.

Pupuklah mindset kesuksesan sedari dini.

Sekian tips dari saya kali ini. Sampai ketemu di tulisan selanjutnya 😉

Motivasi ‘Just Do It’ – The 1st Step (Zeigarnik Effect)

Pertanyaan: bagaimana caranya agar termotivasi untuk bertindak?

Jawaban: yaa.. Bertindak saja!

Banyak orang menunggu termotivasi dulu baru bertindak. Namun, sesungguhnya dengan bertindak, dengan melakukan langkah pertama kita bisa lebih termotivasi untuk terus melakukan langkah kedua, ketiga, dan seterusnya.

Dengan syarat; tujuan yang ingin dicapai cukup menarik dan menantang untuk diraih.

Seorang psikolog dari Rusia bernama Bluma Wulfovna Zeigarnik menemukan efek dari ingatan jangka pendek dalam proses penyelesaian tindakan.

Secara ringkasnya, ‘Zeigarnik Effect’ bisa diartikan dengan; ketika seseorang sudah mulai melakukan sesuatu, ia akan cenderung terpikir untuk menyelesaikannya.

Zeigarnik Effect menerangkan mengapa pikiran akan merasa tidak nyaman dan selalu ingat untuk menyelesaikan rangkaian tindakan yang belum selesai.

Hal ini diperkuat penelitian oleh Graist-Bousquet & Schiffman (1992) dan beberapa riset oleh para peneliti lainnya.

Hal ini bisa kita manfaatkan jika kita ingin memotivasi diri atau orang lain yang memiliki keengganan untuk memulai suatu pekerjaan/tugas. Banyak alasan untuk perasaan enggan; bisa memang hanya cenderung ingin menunda, kemalasan, ketakutan, atau perfeksionisme, dll.

Zeigarnik Effect memberikan solusi akan kurangnya motivasi dengan beraksi. Memulai satu langkah mudah dan memanfaatkan perasaan penasaran manusiawi untuk termotivasi menyelesaikan tugas yang dikerjakan.

Jadi, kita bisa mendorong motivasi seseorang dengan memanfaatkan momentum pergerakan dari langkah pertama.

Contohnya: saya lebih termotivasi untuk menulis dan menyelesaikan tulisan ini setelah saya mulai mengerjakan satu paragraf pertama.

Tadinya, saya hanya berkutat pada judul dan terus menunda-nunda menyelesaikan draft tulisan ini. Kita bisa sebut ini sebagai langkah pertama.

Segala pencapaian tujuan bisa dibuatkan langkah pertamanya. Seperti kata Lao Tze: perjalanan seribu mil dimulai dari satu langkah pertama. Kita bisa membuat langkah pertama ini sebagai satu paragraf awal, satu menit pertama, setengah jam pertama, satu hal yang bisa dilakukan sekarang juga.

Misalnya seorang murid ingin mengerjakan PR dari sekolahnya, dia bisa memulai dengan menjawab satu pertanyaan pertama saja dan tunggu momentum motivasi untuk menyelesaikan tugas sekolahnya itu.

Kita tak perlu membayangkan hasil akhir pencapaian kita saat tujuan yang diinginkan sudah diselesaikan. Kita cukup memikirkan satu proses ke depan, mencoba menyelesaikan cukup satu langkah pertama saja.

Seluruh energi kita fokuskan untuk mengalahkan keengganan dan mengerjakan satu hal yang bisa dikerjaan sekarang juga.

Kita juga bisa memanfaatkan trik yang serupa untuk menyemangati diri atau orang lain yang sedang rendah kadar motivasinya.

Ketika merasa malas mengerjakan satu tugas besar. Saat tujuan terasa terlalu tinggi, kita bisa mencoba mengerjakan (dan menyelesaikan) satu tugas kecil dengan tujuan yang mudah tercapai.

Seseorang yang sedang kurang termotivasi untuk menyelesaikan proyek besarnya dan sudah berhari-hari tidak mengerjakan apa-apa, bisa mencoba menyelesaikan hal lain yang lebih sederhana.

Membersihkan ruangan kerjanya, contohnya. Atau membereskan berkas-berkas di meja dan komputernya. Tapi trik ini tidak bisa disebut sebagai Zeigarnik Effect lagi 😉

Intinya adalah: yang membedakan antara kegagalan dan kesuksesan adalah aksi. Dan bisa jadi aksi yang dibutuhkan adalah mulai dengan satu langkah pertama. Tidak perlu berpikir lama-lama dan terlalu jauh.

Tidak perlu menunggu kobaran motivasi timbul di dalam diri. Just do it!

%d blogger menyukai ini: