Tips Motivasi

Tips-Tips Motivasi dari dan untuk Reza Wahyu

Tag: strategi

Tension: Kunci Sukses Execution

Kesempurnaan bisa saja terdapat pada sebuah strategi, tapi kekurangannya ada pada tahap eksekusi. -Brent Scowcroft

Dalam meraih suatu tujuan, seseorang atau perusahaan memerlukan sebuah strategi pencapaian tujuan yang dijabarkan dalam satu atau beberapa rencana kerja. Rencana yang baik mesti memiliki sasaran-sasaran yang jelas, prosedur yang terperinci, batas waktu yang tegas, personil yang bertanggung jawab atau berkomitmen.

Namun, rencana sehebat apapun tidak akan menghasilkan apa-apa jika tidak dieksekusi. Eksekusi yang efektif memerlukan kedisiplinan bagi pelaksanaan rencana strateginya. Sebelumnya di blog 100motivasi.wordpress.com ini saya sudah menuliskan tentang ilmu disiplin eksekusi. Silahkan baca dengan klik disini.

Percuma memiliki suatu visi dan misi yang mulia, ide atau gagasan yang brilyan, tujuan dan cita-cita yang tinggi, rencana kerja dan jadwal prioritas yang cerdas kalau tidak dieksekusi tidak akan membawa hasil.

Tantangannya adalah memulai eksekusi tersebut. Banyak yang melakukan penundaan, masih sibuk berencana atau memang kurang termotivasi untuk beraksi.

Baca entri selengkapnya »

Inspirasi Inovasi: Strategi Sukses Kuda Hitam

Ketika Jon Jones pertama kali bertanding di UFC, dia menjadi kuda hitam. Yang tidak diunggulkan di dalam kejuaraan internasional seni bela diri campuran (mma: mix martial arts) tersebut.

Jonathan Dwight Jones alias Bones adalah seorang juara gulat di masa remaja dan memutuskan drop-out dari kuliahnya untuk memasuki dunia pertarungan mma. UFC sebagai penyelenggara kejuaraan mma internasional tertarik dengan Jones setelah ia mencetak rekor tak terkalahkan di 6 pertandingan dalam waktu 3 bulan.

Debut Jones melawan Andre Gusmao di UFC 87 pada tahun 2008 membuka mata dunia pecinta beladiri campuran akan seberapa besar potensi yang ada di dalam diri anak muda ini. Si kuda hitam yang pada awalnya tidak diunggulkan; Jon Jones memenangi pertarungan ini dengan beragam tehnik yang tak terduga.

Pertandingan UFC yang sekarang mirip dengan pertandingan tinju. Ada pembagian berat dan ada pembagian waktu pertandingan yang disebut ronde. Sejarahnya, UFC merupakan pertarungan bebas tanpa batasan berat dan waktu yang diikuti oleh beragam aliran beladiri seperti tinju, Judo, Jiujitsu, Kungfu, Karate, Muay Thai, gulat, dan sebagainya.

Lalu setelah bertahun-tahun berjalan, UFC berevolusi dan para petarung dituntut untuk bisa beragam tehnik, berbagai serangan berdiri atau jurus-jurus bergulat di lantai. Maka dari itu, munculah sebutan mma: mixed martial arts, seni beladiri campuran/gabungan. Beladiri yang mengutamakan efektivitas dan membuang berbagai jurus-jurus aneh yang dianggap tidak efektif.

Gaya bertarung di UFC menjadi standar dan konvensional. Jarang ada yang berani mengambil resiko dengan tehnik-tehnik seperti sikutan memutar atau tendangan lutut terbang. Tehnik-tehnik yang dianggap tidak konvensional dalam mma. Tehnik-tehnik yang tak terduga. Dan Jones memenangi banyak pertandingan menggunakan tehnik-tehnik semacam itu.

Jon Jones terus melaju dengan kemenangan demi kemenangan di UFC. Sekali dia pernah melakukan kesalahan dengan melakukan serangan yang tak terduga tapi melanggar aturan, sikutan vertikal dan meski lawannya cedera sehingga tidak bisa melanjutkan pertandingan, Jones dinyatakan kalah karena didiskualifikasi.

Namun Jones tidak menyerah dan tetap semangat serta kembali menjadi pemenang di beberapa pertandingan UFC berikutnya. Tetap dengan tehnik-tehnik yang dianggap unik, bukan tehnik yang ortodoks; tehnik-tehnik seperti sikut memutar, serangan lutut sambil melompat, dan jangkauan tangannya yang luar biasa panjang. Tentunya didukung oleh keahlian gulat dan latihan mma-nya.

Lalu Jones mendapatkan kesempatan untuk menjadi juara UFC setelah penantang sebelumnya cedera, Rashad Evans, yang juga merupakan teman latihan dari Jones. Pada UFC 128, Jones menjadi juara dalam kelas light heavyweight di UFC mengalahkan Mauricio Rua. Legenda kemenangan Jones dimulai dengan tehnik tendangan lutut kepada Rua.

Dari sesosok kuda hitam yang tak diunggulkan, Jon Jones berhasil jadi juara termuda dalam sepanjang sejarah UFC.

Kisah kuda hitam yang paling terkenal adalah kisah Nabi Daud, atau David ketika melawan Goliath. David menjadi kuda hitam yang tidak diunggulkan karena kalah besar dengan Goliath. Goliath dianggap seperti raksasa dibandingkan dengan ukuran badan David. Dan mereka pun bertarung dalam sebuah perang.

Dalam kisah yang beredar secara luas, David sukses mengalahkan Goliath dengan cara yang tidak biasa. David menggunakan ketapel. David berani maju dan mengejutkan Goliath yang berpedang. Diluar kewajaran perang yang umumnya menggunakan pedang, David bertarung bersenjatakan ketapel. Kemenangan David diabadikan oleh banyak seniman terkenal seperti Michael Angelo dan Bernini yang memahat patung David dengan ketapelnya.

Untuk menang dalam persaingan, khususnya melawan pesaing yang lebih diunggulkan, lebih besar, dan dianggap lebih kuat; kita memerlukan kreativitas. Kreativitas berpikir diluar kotak, menciptakan inovasi baru yang tak terduga oleh lawan untuk memenangi persaingan.

Strategi yang dipakai oleh sang kuda hitam harus berbeda dan jangan sama dengan pesaing yang lebih diunggulkan. Kemenangan dari sang kuda hitam, perorangan ataupun perusahaan, ditentukan dari siasat yang unik dan tak terduga sehingga pesaing tak mampu menebak dan mengantisipasi serangan dari siasat yang inovatif tersebut.

Kunci dari kemenangan kuda hitam melawan yang diunggulkan adalah berinovasi dengan kreativitas yang unik, berani mengambil resiko yang tak mudah ditebak, dan terus bersemangat untuk maju dengan pantang menyerah.

Setelah berhasil mempertahankan sabuk juaranya 3 kali berturut-turut, Jon Jones akhirnya harus menghadapi tantangan dari rivalnya. Rashad Evans sang mantan teman latihan Jones, sparring partner yang tentunya sudah mengenal jurus-jurus yang biasa dipakai oleh Jon Jones.

Dahulu, kesempatan Rashad Evans untuk kembali menjadi juara UFC gagal didapatkan karena cedera dan kesempatan itu diambil Jon Jones. Setelah Jones berhasil menjadi juara UFC, Evans berniat merebut kembali namun tertunda beberapa kali karena cedera baik di pihak Evans maupun Jones ketika Jones mempertahankan sabuk juaranya.

Tiga kali kesempatan bertanding antara Jon Jones dan Rashad Evans diusahakan dan gagal, baru setelah setahun kemudian mereka mendapatkan kesempatan itu. Untuk menentukan siapa juara sejati dalam pertandingan UFC 145 bulan April tahun 2012 di Atlanta, Georgia -Amerika Serikat.

Dalam pertandingan ini; Jon ‘Bones’ Jones kembali menggunakan taktik yang kreatif dan inovatif. Sikutan yang tak pernah dia pakai ketika dahulu berlatih bersama Evans. Tehnik lutut melayangnya pun dia keluarkan. Bersama dengan berbagai strategi unik sampai akhir pertandingan. Bahkan di menit-menit terakhir, Jones berani mengambil resiko dengan jurus yang tak terduga.

Dan di pertandingan UFC 145, dalam 5 ronde penuh, dengan keputusan bulat oleh para juri, Jon Jones berhasil menang dan mempertahankan status juaranya. Sang kuda hitam kini menjadi juara yang tak diragukan lagi. Sukses!

Baca juga:
Kisah Efisiensi vs Inovasi
Tips Marketing Sapi Ungu
5 Tips Meningkatkan Motivasi bag. 1
5 Tips Meningkatkan Motivasi bag. 2
Krisis Ekonomi, Regulasi, dan Keserakahan Manusiawi

Taktik Presentasi Sales agar Sukses

Salah satu langkah terpenting dari seorang sales dalam proses penjualan adalah presentasi.

Proses penjualan yang dilakukan oleh para sales pada umumnya. adalah:

1. Menjaring dan menyaring prospek dengan Cold Call atau membuat janji temu lewat telpon kepada suspect (calon prospek) dari database atau daftar referal.

2. Meeting pertama/pertemuan awal dengan prospek untuk perkenalan (basa-basi) dan memaparkan informasi profil perusahaan atau pengetahuan produk secara singkat.

4. Mencari tahu lebih lanjut tentang prospek dengan tanya-jawab/wawancara (biasanya secara informal seperti acara ngobrol-ngobrol biasa) untuk menganalisa kebutuhan/keinginan, cara konsumsi produk/jasa, dan kemampuan membeli dari sang prospek.

5. Menyusun proposal dan memberikan presentasi kepada prospek dengan penawaran yang sesuai hasil analisa yang telah dilakukan setelah sesi tanya-jawab di langkah keempat.

6. Closing atau meminta prospek untuk memberikan keputusan untuk membeli, menolak, atau menunda pembelian. Silahkan baca beberapa tehniknya disini.

7. Meminta referal, evaluasi untuk presentasi yang selanjutnya, dan jika berhasil menjadi pembeli; memberikan layanan after sales service yang baik seperti penanganan komplain serta cross-selling agar konsumen menjadi pelanggan yang loyal.

Dari kesemua langkah di atas, langkah yang paling krusial adalah presentasi. Disinilah inti dari taktik sales berada. Poin yang menentukan keberhasilan dari keseluruhan proses penjualan yang dilakukan sales.

Ketika sales memberikan presentasi, disinilah tahap dimana taktik penjualan dilaksanakan. Taktik adalah implementasi dari strategi yang telah dibuat. Jika strategi penjualan berasal dari aktivitas marketing di tingkat konsep maka taktik penjualan adalah aktivitas pada tingkat operasional di dalam segmen market yang ditargetkan.

Strategi pemasaran yang biasanya disusun oleh perusahaan kepada produknya, diawali dari pencitraan yang ingin ditanamkan di benak pembeli potensialnya. Ini disebut positioning.

Penanaman citra atau positioning produk ini berupa penawaran atau janji-janji yang dikomunikasi lewat iklan, aktivitas humas, dll. Maka, taktik adalah penerjemahan dari strategi pemasaran seperti positioning yang dipromosikan tersebut.

Pada saat presentasi inilah, seorang sales bisa menjalankan suatu taktik yang mengeksekusi klaim positioning produknya. Delivery dari janji atau citra yang ditebarkan. Taktik yang kongkrit yang bisa membawa sales kepada kesuksesan dari proses penjualan yang dilakukan.

Taktik sales yang berhasil ini harus mampu memberikan keunggulan kepada produk atau perusahaan dari para pesaingnya. Taktik penjualan ini biasa disebut diferensiasi. Inilah taktik yang memberikan perbedaan demi kemenangan dalam persaingan. Saya pernah menuliskan tips marketing sapi ungu sebagai tehnik diferensiasi yang sukses disini.

Seorang sales yang ingin menerapkan taktik diferensiasinya dengan sukses haruslah mengetahui perbedaan produk yang dijualnya terhadap para kompetitornya. Jadi, selain memiliki product knowledge, sales juga harus mempunyai competitor knowledge.

Presentasi yang standar biasanya hanya berisi product knowledge saja, seperti pemaparan fitur-fitur dan benefit atau manfaat dari produk yang dipresentasikan. Presentasi yang unggul haruslah menawarkan solusi khusus kepada konsumen sebagai bagian dari diferensiasi yang menarik. Diferensiasi inilah yang membuat produk yang ditawarkan menjadi menonjol di antara para pesaingnya.

Diferensiasi yang menarik ini harus benar-benar unik agar selalu diingat oleh para pelanggan dan sulit ditiru oleh para kompetitor. Perusahaan dan sales harus mampu memberikan kemasan, isi, dan/atau infrastruktur pendukung (seperti teknologi, fasilitas, serta sikap pelayanan dari karyawan) yang benar-benar membawa perbedaan.

Sales yang ingin berhasil harus mampu membuat pelanggan menyadari dan merasakan sendiri diferensiasi yang memukau, yang berbeda dari para pesaing walau mereka telah berusaha untuk menyerupai produk yang ditawarkan. Orisinilitas dan otentisitas mesti dijaga sebagai kredibilitas penyokong taktik penjualan ini. Diferensiasi yang berpengaruh adalah diferensiasi yang kredibel dan persuasif, serta penuh kepedulian.

Silahkan baca beberapa tips membujuk dengan persuasi disini dan trik menggunakan psikologi persuasif disini. Untuk membangun kredibilitas dan kepedulian, seorang sales harus menyusun taktik diferensiasi bukan hanya pada fitur dan manfaat/benefit yang bisa ditawarkan oleh produknya, namun juga menawarkan solusi bagi pelanggannya dalam suatu kerja sama yang awet.

Sales yang sukses adalah sales yang telah bertransformasi menjadi seorang commercial trader dan juga sebagai seorang relationship manager. Sebagai seorang commercial trader; sales mampu memberikan keuntungan kepada kedua belah pihak lewat solusi yang ditawarkannya. Win-win solution istilahnya. Solusi yang sama-sama menguntungkan bagi perusahaan dan pelanggan.

Kalau sebagai seorang relationship manager berarti seorang sales mampu menjaga dan meningkatkan kualitas hubungannya dengan pelanggan dalam jangka panjang. Pelanggan dianggap sebagai mitra yang setara. Hal ini dilakukan dengan konsisten berkomunikasi secara terbuka, terpercaya, dan penuh kepedulian.

Dengan menjadikan pelanggan sebagai mitra, seorang sales akan memiliki pembeli yang setia, berulang-ulang, dan memberikan referal bahkan turut membujuk orang lain untuk ikut membeli produk yang ditawarkan sang sales. Dan akhirnya akan membawa kesuksesan kepada sang penjual secara terus-menerus, yang diawali dari presentasi dengan taktik sales yang berhasil: yaitu diferensiasi.