Tips Motivasi

Focusing on Happiness

Tag: sukses

Manajemen Energi untuk Kesuksesan

Bakat, keahlian, dan kegigihan memang menentukan kesuksesan seseorang dalam meraih puncak kesuksesan.

Namun untuk tetap berada di puncak tersebut, ia membutuhkan manajemen energi yang baik yang mampu membuatnya bertahan di puncak kesuksesan.

Manajemen energi yang baik terdiri dari fokus dan relaksasi, pengoptimalan dan pemulihan tenaga dari energi fisik, emosional, dan spiritual.

Pengelolaan energi yang baik akan menghasilkan lebih banyak dengan bekerja lebih sedikit. Ini disebut bekerja cerdas daripada bekerja keras.

Bekerja terlalu keras akan meruntuhkan keseimbangan karir-keluarga, merusak kesehatan, dan merugikan diri. Banyak riset yang menggambarkan bagaimana para pekerja keras ini tersangkut masalah minuman keras, stres dan depresi, serta perceraian. Seseorang yang bekerja terlalu lama dan memforsir energinya bisa membuat dirinya dan orang lain celaka.

Para atlit profesional memanfaatkan waktu jeda untuk beristirahat, menurunkan detak jantungnya, mengatur nafas agar bisa fokus kembali dan mencapai puncak ritme permainannya. Para olahragawan yang tidak memanfaatkan waktu jeda untuk melakukan ritual mini relaksasi ini, dalam sebuah permainan olahraga yang berlangsung beberapa jam, akan mudah lelah, kehilangan konsentrasi, dan kalah.

Seorang pekerja bisa menjadi jenuh dan kehilangan passion terhadap pekerjaannya, jika tidak memiliki suatu hobi atau minat lain sebegai sebuah sarana pelepasan. Pola alami dari bekerja dan melepas disebut osilasi. Keseimbangan yang harmonis antara aksi dan relaksasi ini mutlak harus dijaga.

Osilasi yang buruk akan mengakibatkan penurunan daya tahan tubuh atau pelemahan sistem imun. Seseorang akan lebih mudah terserang penyakit, sensitif dan menjadi sangat egois serta pemarah. Emosi yang tidak terkendali yang disebabkan oleh manajemen energi yang buruk akan menghambat perasaan empati untuk sinergi, kreativitas untuk solusi, kesabaran, kepercayaan, kebaikan, kebijaksanaan, dan sebagainya.

Manajemen energi yang baik akan menguatkan kecerdasan emosi dan spiritual yang berperan penting dalam meraih dan mempertahankan kesuksesan. Kekuatan kehendak untuk berdisiplin, keuletan supaya bisa selalu bangkit dari kegagalan, fleksibilitas agar terus proaktif dalam menghadapi tantangan, dan seterusnya.

Gagasan saya sederhana, untuk pemaparan yang lebih lengkap; silahkan baca banyak buku yang berkaitan dengan manajemen energi ini. Baik itu untuk energi fisik, emosional atau spiritual. Bacalah tentang bagaimana cara berolahraga yang benar, makanan yang bergizi, meditasi atau tentang praktek religius lainnya yang bisa menyegarkan aspek spiritual kita, senam otak, ilmu pernafasan, kesehatan umum, dan lain-lain.

Akhir kata, saya ingin sekali lagi menekankan bahwa untuk mencapai suatu tujuan, meraih kesuksesan, dibutuhkan suatu manajemen energi yang baik. Mendapatkan dan mempertahankan keberhasilan bukan hanya membutuhkan kekuatan besar, tapi juga pemulihan dari sumber kekuatan itu sendiri. Kita harus tidak lupa untuk selalu: beristirahat…

Kunci Sukses

Apakah kunci dari kesuksesan itu?

Apakah berasal dari gen yang kita miliki? Faktor keturunan dan keluarga? Warisan atau modal uang? Jaringan bisnis atau lingkungan usaha? Ide inovatif dan pemikiran yang kreatif? Ilham dari ilahi atau intuisi yang tajam?

Ataukah perilaku kita yang bisa menentukan kesuksesan, keberhasilan kita? Apakah sukses dipengaruhi oleh sikap kita? Bagaimana kita bertindak? Seperti apa paradigma kita? Dan apa yang kita lakukan? Strategi dan taktik apakah yang mesti dijalankan?

Bisa jadi sukses malah hanya soal keberuntungan. Nasib baik saja. Hoki.

Atau mungkin kombinasi dari kesemuanya yang saya tuliskan di atas?

Memang kesemuanya ini adalah faktor-faktor yang menentukan kesuksesan seseorang. Namun kunci sukses yang terutama bukanlah itu semua.

Untuk meraih kesuksesan, kita harus melakukan perubahan. Perubahan dari keadaan yang sekarang menjadi kondisi yang diinginkan. Kondisi keberhasilan. Sukses.

Kunci sukses untuk melakukan perubahan yang berhasil adalah:

“Keputusan untuk berubah.”

Perubahan apapun baru bisa dilakukan secara efektif jika diawali dari keputusan yang tegas untuk berubah. Tentunya didukung juga oleh faktor-faktor yang saya tuliskan sebelumnya.

Keputusan ini sebagai garis tegas penanda awal dari perubahan. Pembatas yang tegas antara masa lalu dan masa depan. Masa depan dimana kesuksesan kita berada.

Kita mulai memisahkan dari masa lalu dan mengarahkan langkah sukses ke masa depan, dimulai dari satu keputusan yang solid. Sebuah janji yang kuat. Satu komitmen untuk keberhasilan. Suatu resolusi.

Sukses dalam berubah 10 kali lebih berhasil pada orang yang membuat suatu resolusi yang spesifik daripada hanya sekedar memiliki keinginan namun tidak membuat suatu resolusi (penelitian psikolog John Norcross).

Setelah kita membuat suatu keputusan, berkomitmen pada suatu resolusi yang spesifik, maka: pintu perubahan sudah terbuka. Tidak terkunci lagi. Dan kita harus mendorong pintu itu, melangkah memasuki masa depan yang sukses.

Kita tidak perlu sendirian dalam melakukan perubahan ini. Kita tak perlu hanya menggantungkan resolusi kita pada kekuatan kehendak diri semata. Kita sebaiknya mencari teman seperjalanan.

Lalu, kita bisa mencari rekan yang mendukung, kelompok yang suportif, lingkungan yang sehat untuk kesuksesan, sistem yang bagus, dan sebagainya.

Akan tetapi, kita tetaplah direktur utama dari perubahan yang ingin kita jalankan. Kita adalah CEO dari langkah kesuksesan kita sendiri. Kitalah pembuat keputusan yang utama.

Tidak ada yang bisa mengawasi diri kita sendiri selama 24 jam penuh. Jika kita belum memutuskan untuk berubah, maka kita tidak akan pernah berubah. Keputusan untuk berubah adalah kuncinya.

Ngomong-ngomong soal direktur utama atau CEO, di perusahaan saya ada pesan CEO yang bagus, yaitu: “Ekseskusi! Eksekusi! Eksekusi!”

Diulang sampai tiga kali. keberhasilan suatu komitmen sampai bisa mencapai kesuksesan ditentukan oleh eksekusinya. Banyak perusahaan yang gagal bukan karena tidak memiliki rencana yang bagus, namun karena kurangnya eksekusi yang proaktif.

Setelah membuka pintu sukses dengan kuncinya: keputusan untuk berubah, maka selanjutnya kita harus beraksi: membuka pintunya dan melangkah masuk. Eksekusi!

Last but not least, kadangkala komitmen kita seiring waktu bisa kendor. Motivasi kita bisa turun-naik sepanjang perjalanan kita untuk berubah. Disini saya akan berikan satu tips khusus.

Ingat-ingatlah satu kalimat yang bisa memberikan inspirasi, membakar motivasi. Sebuah slogan, motto pribadi. Kalimat bisa seperti apapun, kata-kata indah atau kutipan dari seorang tokoh yang dikagumi.

Satu syaratnya, harus bisa menggugah hati kita. Dan ini bersifat pribadi, personal, tergantung masing-masing karakter orang.

Kalimat ini harus bisa menjadi pengingat, sebuah anchor dalam istilah psikologi atau NLP yang mampu memicu reaksi emosional tertentu; dalam hal ini yang kita harapkan membuat kita termotivasi.

Seperti yang pernah saya dengar dalam satu film: Negeri 5 Menara. Disitu tokohnya selalu mengulang-ulang kalimat: Man Jadda Wajada. Siapa yang bersungguh-sungguh, maka ia akan berhasil.

Keputusan yang dibuat harus dengan sungguh-sungguh dan eksekusinya juga harus bersungguh-sungguh. Konsisten. Untuk mengobarkan semangat, tokoh utama dalam film Negeri 5 Menara mengulang-ulang kalimat: Man Jadda Wajada setiap membutuhkan pembangkit motivasi.

Pilihlah satu kalimat inspirasi. Kalau perlu catatlah dalam sebuah kartu. Kantongi kartu tersebut. Lihat tulisannya setiap membutuhkan dorongan motivasi, lihat setiap ada waktu dan kesempatan. Baca beberapa kali sepanjang hari agar harimu penuh dengan semangat.

Coba saja dan buktikan sendiri kehebatan tips ini. Silahkan ikuti twitter saya untuk mendapatkan inspirasi.

(Terinspirasi oleh tulisan Meg Selig di blog Psychology Today dan film Negeri 5 Menara)

Sukses di Tujuan Sukses di Perjalanan

Kesuksesan sebaiknya tidak hanya diukur dari keberhasilan dalam mencapai tujuan saja.

Sepanjang perjalanan, kita bisa meraih kesuksesan juga.

Kesuksesan yang indah adalah kesuksesan yang lengkap. Tidak hanya sukses di tujuan, sukses di perjalanan juga.

Dan kesuksesan yang paling elok adalah yang diraih dengan jalan yang lurus.

Bukan kesuksesan yang didapat dari perilaku yang menyimpang, merugikan orang lain, dan tidak bermoral. Sehingga bisa disebut gagal dalam perjalanan menuju kesuksesan.

Gagal menjadi manusia. Menjatuhkan derajat pribadi. Mencoreng harkat diri.

Banyak orang terlalu berambisi dalam mencapai tujuan sehingga menghalalkan segala cara dan merusak kisah perjalanan. Memori yang ada; diingat-ingat sebagai pribadi yang cacat.

Kegagalan dalam berperilaku, menghancurkan kemuliaan pencapaian cita-citamu.

Sukses yang sejati, didapatkan dengan cara-cara yang mulia. Upaya dalam meraih sukses diiringi dengan nurani yang bersih. Usaha yang beretika membuat pengejaran mimpi menjadi berestetika.

Jangan sampai ketika kita telah sampai pada impian kita, mimpi itu dialami oleh jiwa yang telah rusak. Dikenal sebagai orang yang jahat. Berjiwa picik.

Jiwa yang tidak akan bisa berbahagia.

Begitu banyak orang menjadi terlalu bernafsu. Di dalam perjalanannya meraih sukses di tujuannya menjadi terasa hampa. Pikirannya sempit. Hatinya sesak.

Mereka menjadi lupa untuk bersyukur, menikmati, dan memaknai perjalanannya. Sukses di tujuan menjadi hambar, karena sukses dalam perjalanannya tidak disyukuri.

Jangan menunggu untuk merayakan kesuksesan hanya karena sukses di tujuan belum diperoleh. Rayakan setiap kemenangan kecil di sepanjang perjalanan menuju sukses.

Dan di sepanjang perjalanan ini; kita memperoleh banyak hal yang berharga, mendapatkan teman-teman baru, menjadikan sahabat-sahabat lama lebih teruji, mengetahui banyak wawasan dari umpan balik dan belajar dari pengalaman. Semuanya yang sungguh berarti.

Sukses itu bukan hanya di tujuan. Sukses di perjalanan karena memiliki pembelajaran yang berharga. Sukses di perjalanan yang melengkapi kisah sukses secara keseluruhan.

Maka; kita jangan hanya mementingkan pencapaian kesuksesan kita. Sehingga kita lupa untuk memetik banyak hikmah dan pelajaran di sepanjang perjalanan.

Ingat-ingatlah ini; sebelum kita meraih kesuksesan besar di ujung perjalanan, kita bisa merayakan banyak keberhasilan kecil di sepanjang perjalanan kita.

Begitu pun dengan kegagalan, menjadi berharga ketika kita tidak terlalu kecewa dengan hasil akhirnya. Semua kegagalan di sepanjang perjalanan menjadi pelajaran yang sangat berharga.

Sehingga tidak ada perjalanan yang sia-sia, meski gagal di tujuan, kita memperoleh banyak ilmu. Beragam pengetahuan yang membuat pribadi kita berkembang. Hidup kita lebih maju.

Tidak akan ada kisah yang sia-sia. Semua perjalanan akan menjadi kenangan yang indah. Cerita-cerita yang menginspirasi sesama. Memotivasi dari hati.

Kepedulian kita di sepanjang perjalanan menuju kesuksesan, jadi kisah-kisah kesuksesan tersendiri di sepanjang perjalanan kita. Kepedulian menjadikan segalanya berwarna. Jalan menuju kesuksesan menjadi jalan yang meriah.

Dan pada akhirnya; integritas dan kompetensi seseorang dinilai bukan hanya dari hasil akhir kinerjanya, namun juga kontribusi aktifnya selama dia bekerja. Teruslah berjuang secara optimal, gigih dan pantang menyerah.

Ada kalanya dimana kita ingin menyerah karena tujuan yang ingin digapai tidak terlihat. Terlalu jauh. Tapi jangan menyerah, tetap optimis dan sadari potensi kesuksesan yang hadir di sepanjang jalan. Kesuksesan ada dimana-mana, sepanjang kita mau terus berjalan.

Inilah gunanya memiliki kesadaran bahwa kesuksesan bukan hanya ada di akhir perjalanan, tapi di sepanjang perjalanan itu sendiri. Kita menjadi lebih sigap dalam menangkap peluang sukses. Kesempatan untuk sukses yang selalu ada dimana-mana.

Kesuksesan yang sejati ada dua. Seperti pasangan yang sempurna. Sukses di tujuan dan sukses dalam perjalanan. Sukses dari pertama dan selama-lamanya.

Semoga kita selalu sukses dalam setiap langkah menuju tujuan kita masing-masing…

Salam Semangat Sukses Selalu

Kisah Kesuksesan

Jika kita tanyakan kepada seseorang yang sukses tentang bagaimana dia menjadi sesukses sekarang. Dia akan menceritakan kegagalan-kegagalan yang didapati sebelum kesuksesannya.

Kisah kesuksesan banyak didahului oleh kisah-kisah kegagalan sebelumnya.

Kembali kepada kisah orang yang sukses tersebut. Dia adalah orang yang berani bertindak meski beresiko gagal. Lalu dia belajar dari kegagalan tersebut dan berusaha kembali.

Terus mencoba, lagi dan lagi.

Sampai akhirnya sukses datang menghampirinya. Dan banyak dari kita yang ingin memiliki kisah sukses sepertinya. Tapi melupakan kisah-kisah kegagalannya.

Atau malah ingat sehingga tidak berani mencoba sebelum memiliki rencana yang matang. Menunggu berusaha untuk persiapan yang sempurna. Menunda inisiatif untuk memperhitungkan segala resiko. Belum bertindak sebelum yakin bisa sukses.

Padahal, kesuksesan banyak diisi oleh kisah-kisah kegagalan sebelumnya.

Dan pantang menyerah terus berusaha, lagi dan lagi.

Jangan sampai saya mengulang untuk yang ketiga kalinya; kisah sukses dimulai dari upaya-upaya berani gagal yang konsisten sampai berhasil.

Ayo kita mulai mencoba, lakukan sesuatu. Ambil inisiatif untuk bertindak. Sekarang juga. Dan selamanya. Jangan pernah berhenti berusaha. Beranilah untuk gagal.

Hingga suatu hari, semua kegagalan kita menjadi pendahuluan bagi kisah kesuksesan kita!

Jalan Menuju Kesuksesan

Ada dua jalan menuju kesuksesan. Yang pasti dan yang tercepat. Dan keduanya bukan jalan yang sama.

Mendaki puncak gunung kesuksesan, ada dua jalan. Yang paling cepat, jalan tegak lurus langsung ke atas. Namun ini jalan yang berbahaya, terjal dan rawan kejatuhan. Atau yang kedua, jalan landai yang mengelilingi gunung. Jalan yang spiral memutar, lambat tapi pasti.

Banyak orang ingin sukses dengan cepat dan mudah. Menjadi artis sensasional, mencoba lewat Youtube atau kontes bakat di TV misalnya. Membeli lotre. Mudah dan cepat, namun tidak pasti.

Kalaupun berhasil sukses, tidak akan bertahan lama. Mentalnya belum siap. Terbukti banyak pemenang lotre kembali miskin setelah beberapa tahun. Selebriti hasil kontes TV dan sensasi Youtube tidak bertahan lama. Mereka belum siap untuk sukses.

Dan yang gagal di jalan tercepat ini, sangatlah banyak. Mereka berjatuhan di tengah jalan pendakian kesuksesan. Kehabisan tenaga, terpeleset, dan kurangnya pengalaman.

Beberapa orang di jalan yang lambat melingkar, mereka bisa dipastikan akan mencapai puncak keberhasilan. Dan bertahan lama disana. Dengan energi yang masih terjaga, mental, dan pengalaman yang matang. Dengan beragam kenangan akan keindahan mengelilingi gunung kesuksesan.

Tapi jalan yang pasti ini tidaklah mudah. Jalan ini membutuhkan motivasi yang terjaga untuk terus berkomitmen dan berdisiplin. Termotivasi untuk selalu melangkah maju. Kesabaran juga dibutuhkan karena perjalanan yang lebih jauh. Layaknya seorang dokter bedah saraf yang hebat, dia telah menjalani berpuluh-puluh tahun untuk pendidikan dan pembelajarannya.

Ada dua jalan menuju sukses. Yang cepat tapi tidak pasti dan yang pasti tapi tidak mudah. Mana yang kamu pilih?