Tips Motivasi

Tips-Tips Motivasi dari dan untuk Reza Wahyu

Training Sales Persuasif

Seorang sales yang baik harus mengikuti training tehnik-tehnik psikologi persuasif.

Seorang sales tidak hanya memberikan argumentasi logis mengapa seorang prospek harus membeli produknya berdasarkan fitur, namun sales tersebut harus mampu memberikan pengaruh-pengaruh psikologis kepada calon customer-nya.

Memotivasi pembelian dengan berusaha menyentuh hati pelanggannya.

Ini disebut persuasi.

Persuasi adalah bujukan yang menyentuh perasaan seorang pelanggan. Penjual yang persuasif berarti seseorang yang memanfaatkan sisi emosional kliennya. Lagipula, kebanyakan orang malas berpikir dan ingin solusi yang praktis.

Sehingga banyak keputusan pembelian lebih ditentukan secara emosional. Setelah membeli, beberapa argumen yang logis dipakai untuk menguatkan alasan pembeliannya dan agar tidak menyesal.

Tapi tetap, yang memotivasi seseorang untuk membeli adalah emosinya.

Saya akan berikan beberapa contoh trik persuasif yang memanfaatkan emosi:

1. Seseorang bisa saja membeli sesuatu tanpa berpikir panjang jika sesuatu itu memiliki diskon yang terbatas, misalnya. Ini akan memicu respon emosional akan kelangkaan membuat sesuatu menjadi berharga.

Padahal, secara rasional sang pembeli belum tentu membutuhkan barang yang sedang didiskon tersebut.

2. Sebuah barang bisa lebih laku dijual jika sudah banyak orang memilih untuk membelinya. Jadi seorang pembeli beralasan membeli barang tersebut dengan efek ikut-ikutan, yaitu secara emosi memberikan kepercayaan dengan alasan banyak orang yang juga yakin untuk membeli barang tersebut.

Padahal, secara argumentatif logis bisa saja orang yang banyak itu juga salah. Misalnya kasus ratusan nasabah yang bareng-bareng tertipu produk investasi bodong.

3. Dengan simbol-simbol otoritas seperti gelar/titel, kepakaran, profesor, dokter, pakaian/seragam, aksesoris dan gaya yang mewah; banyak pelanggan menjadi percaya pada sang penjual tapi tidak menyelidiki produk yang dijual secara rasional.

4. Kepercayaan kepada penjual secara emosional daripada produk yang dijualnya adalah trik persuasi yang memanfaatkan keakraban/kedekatan hubungan.

Pembeli seharusnya mengevaluasi apakah produk yang ingin dibeli adalah produk yang berkualitas dan sesuai dengan kebutuhannya bukan hanya dari rasa percayanya pada sang penjual yang bisa ditimbulkan dengan perasaan kedekatan.

Sang penjual bisa saja mengaku berasal dari daerah yang sama, satu suku, teman sekolah, dan bahkan masih keluarga. Banyak MLM dan agen asuransi jiwa memanfaatkan hubungan-hubungan emosional ini untuk menggaet anggota/nasabahnya.

Dan masih banyak contoh trik persuasif lainnya untuk sales. Sebenarnya ada 7 prinsip yang sudah diteliti oleh Robert Cialdini, seorang peneliti bidang psikologi persuasif. Ketujuh prinsip tersebut adalah:

1. Prinsip Timbal-Balik
2. Komitmen dan Konsistensi
3. Validasi Sosial
4. Prinsip Rasa Suka
5. Prinsip Otoritas
6. Pinsip Kelangkaan
7. Prinsip Kontras

Dan ada juga prinsip kedelapan yang dirahasiakan Cialdini, Ph.D, dkk. Jadi, total ada 8 prinsip psikologi persuasif untuk mempengaruhi seseorang secara emosional.

Apakah salah membujuk seorang prospek dengan trik-trik persuasi ini?

Jawabannya tidak, karena sebagai penjual, seorang sales memiliki target yang harus dipenuhi.

Namun, seorang sales atau penjual juga memiliki reputasi yang harus dia pertahankan. Jika seorang sales menggunakan trik-trik penjualan untuk menipu atau menjual produk yang tidak berkualitas, maka reputasinya akan hancur.

Runtuhnya reputasi seorang penjual akan merusak pencapaian target penjualannya dan pada akhirnya merugikan dirinya sendiri.

Saya akan memaparkan 8 prinsip psikologi persuasif ini pada tulisan-tulisan yang selanjutnya. Seorang tenaga penjual atau wirausaha yang ingin jago menggunakan trik-trik persuasi wajib mengikuti training, karena prinsip-prinsip persuasi ini tidak bisa hanya dihapal.

Aktivitas persuasi dilakukan secara alamiah, jangan tampak seperti hapalan karena bersifat emosional.

Training sales yang mengajarkan kemampuan persuasif akan menanamkan keahlian ini sampai di tingkat alam bawah sadar…

Motivasi Kerja Karyawan dan Tipe Motivator

Kebanyakan motivator top di Indonesia mengukur kesuksesan dari nilai uang atau kekayaan. Hal ini tidaklah salah, namun jadinya mereka berfokus pada strategi-strategi untuk meningkatkan penghasilan.

Tentunya penghasilan yang diharapkan berasal dari kegiatan bisnis dan investasi agar lebih memaksimalkan pendapatan.

Pada umumnya, ilmu motivasi memang mendorong kita agar sukses dalam berusaha secara maksimal. Kalau karyawan membutuhkan motivasi kerja yang optimal, tapi untuk usaha seseorang bisa maksimal dia harus menjadi pebisnis atau investor.

Untuk bisa berhasil dalam bisnis dan investasi, seseorang harus belajar banyak dan berani gagal.

Inilah yang banyak diajarkan oleh para pakar motivasi di Indonesia. Berani mencoba berbisnis dan belajar berinvestasi dengan beragam ilmu yang tidak sederhana. Berwirausaha dan mengubah mindset untuk menjadi investor atau pengusaha.

Sayangnya, tips-tips motivasi sang motivator tipe ini kurang cocok diterapkan untuk meningkatkan kinerja karyawan di sebuah perusahaan.

Jika karyawan perusahaan diberikan materi motivasi yang mengukur kesuksesan dari uang, maka mereka bisa jadi malah ingin berhenti bekerja dan keluar untuk berusaha atau berinvestasi sendiri.

Hal ini bukan berarti para karyawan tidak bisa berbisnis atau berinvestasi disamping tetap bekerja di perusahaannya yang sekarang. Saya akan membahas beberapa tips berinvestasi yang aman, mudah, dan menguntungkan bagi karyawan di tulisan yang selanjutnya.

Nah, motivator yang sesuai untuk meningkatkan kinerja para karyawan di sebuah perusahaan memiliki strategi motivasi yang berbeda. Motivator untuk karyawan akan lebih menekankan tentang kepuasan kerja dan produktivitas karyawan.

Inilah motivator tipe kedua: motivator kantor.

Ukuran kesuksesan yang digunakan motivator tipe kedua ini adalah pencapaian target pekerjaan karyawan, efektivitas dan efisiensi dalam menyelesaikan pekerjaan, serta peningkatan motivasi, produktivitas, dan kepuasan karyawan.

Pada akhirnya, keberhasilan yang didapat adalah naiknya profit perusahaan dan turunnya tingkat kepindahan atau karyawan yang berhenti/resign. Namun, ilmu memotivasi karyawan lebih rumit daripada ilmu motivasi yang umum.

Motivasi kepada karyawan menjadi rumit karena sang motivator mesti bisa membangkitkan semangat bekerja tapi tidak terlalu bersemangat untuk mau berusaha sendiri. Motivator kantor harus mampu membuat perubahan dengan perbaikan pikiran karyawan agar lebih produktif, efektif, dan inovatif tapi tidak berubah menjadi mindset pengusaha atau investor.

Motivator tipe kedua ini juga diwajibkan memiliki wawasan sebagai konsultan manajemen yang mengerti ilmu manajemen, budaya perusahaan dan dinamika sosial kantor, serta psikologi korporasi.

Dan akhirnya; motivasi untuk karyawan membutuhkan motivator yang juga berpengalaman menjadi karyawan dalam jangka waktu yang lama agar bisa memahami dengan empatik bagaimana jiwa & jalan pikiran karyawan.

Tipe yang ketiga adalah motivator spesialis. Motivator ini mengkhususkan diri untuk berbagi tips-tips motivasi yang dikhususkan untuk bagian-bagian pekerjaan tertentu.

Contohnya seperti sales trainer, marketing consultant, service-oriented coach, atau bagian spesifik lainnya.

Motivator tipe ini mengajarkan beragam tips-tips motivasi yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing bagian perusahaan dan kegiatan. Tehnik-tehnik untuk bagian penjualan, customer service, pelatihan pengawasan supervisor, manajemen gudang, kelas kepemimpinan, dll.

Strategi yang digunakan diukur dengan kebaruan dan kedalaman dari taktik yang dipaparkan oleh sang motivator jenis ini.

Sebenarnya, saya bisa memecah lagi menjadi beberapa tipe dari motivator ini. Namun, intinya adalah: kita bisa membagi kedua sisi keilmuan motivasi. Motivasi untuk berwirausaha dan motivasi kerja karyawan.

Keduanya tidak bisa digabungkan walau terdapat beberapa trik yang serupa. Cara mencapai tujuan misalnya. Tapi bedanya, motivasi untuk karyawan ditujukan untuk mencapai atau melebihi target yang telah ditentukan perusahaan.

Jangan sampai karyawan malah menetapkan tujuan sendirian dan keluar dari pekerjaannya.

Maka, jika suatu perusahaan menginginkan kelas/training motivasi untuk karyawannya, perusahaan tersebut harus mencari motivator berdasarkan kebutuhannya: untuk meningkatkan kinerja karyawan bukan membuatnya karyawannya berinisiatif dan bersemangat untuk berbisnis sendiri!

5 Cara Meningkatkan Peluang untuk Sukses

Dalam tulisan kali ini, saya akan membagikan sebagian tips untuk meningkatkan peluang kesuksesan. Peluang kesuksesan ini bisa berarti sebagai peningkatan kekayaan pada umumnya.

Peningkatan jumlah prospek, klien, atau pelanggan bagi para marketing dan sales. Bisa juga peningkatan bisnis untuk perusahaan dan peningkatan karir untuk para karyawan. Dan tidak menutup kemungkinan, peningkatan peluang untuk mendapatkan jodoh bagi yang belum laku 😉

Untuk sukses, seseorang mesti memperoleh kesempatan dan menindaklanjuti kesempatan tersebut dengan kompetensi dirinya. Untuk mendapatkan kesempatan tersebut, seseorang harus meningkatkan probabilitas dari kesempatan yang datang. Dan probabilitas ini disebut peluang.

Cara meningkatkan probabilitas kesempatan untuk sukses adalah memperbanyak peluang. Semakin banyak kesempatan yang didapat semakin berpeluang untuk sukses.

Oke – selanjutnya, langsung saja, tanpa bertele-tele lagi berikut adalah tips untuk meningkatkan peluang kesuksesan:

1. Mencoba Banyak Hal yang Baru

Dengan mencoba banyak hal yang baru, seseorang akan terbuka atau terekspos terhadap pencocokan minat dan bakatnya. Darimana kita tahu kalau ternyata kita berbakat di suatu bidang jika kita tidak pernah mencobanya?

Bisa saja seseorang ternyata memiliki potensi menjadi maestro di bidang seni tari namun karena dia tidak pernah mencoba menari, dia tidak akan tahu bahwa dia berpeluang sukses di bidang seni tari contohnya.

Cara termudah adalah dengan membuat beberapa daftar kegiatan yang belum pernah dilakukan, tempat yang belum pernah didatangi, makanan dan hiburan yang belum pernah dicoba, dll.

Lalu lempar dadu atau diundi dan lakukan saja hasil undian yang keluar. Dijamin kamu akan memperoleh banyak keuntungan walaupun ternyatan bukan disitu minat dan bakatmu.

Seorang penjual atau orang yang bekerja di bidang sales dan marketing akan memperoleh banyak kenalan baru. Pebisnis bisa mendapatkan jaringan/networking yang banyak. Dan minimal kita bisa memiliki banyak pengetahuan baru sehingga menjadi pribadi yang berwawasan luas.

Cobalah memasak, ikut klub olahraga baru, mencicipi restoran yang unik, dan mengikuti seminar.

2. Tingkatkan Komunikasi

Jalinlah pertemanan dimana pun kamu berada. Pererat hubungan dengan sahabat-sahabat lama. Habiskan waktu setiap hari untuk mengontak 5 orang lewat telpon, email, sms, bbm, dll.

Berbicaralah dengan orang yang sedang mengantri di depan, di samping, atau di belakang kamu. Obrolkanlah beragam topik, jadilah pribadi yang berwawasan luas. Galilah lebih dalam kepribadian rekan kamu, orang asing yang sedang menjual sesuatu ke kamu, dan siapapun yang kamu jumpai.

Buatlah daftar nama dari keluarga dekat dan jauh, teman baru dan sahabat lama, rekan kerja dan sesama alumni. Lalu analisa sudah berapa lama tidak berhubungan dan pikirkan bagaimana caranya untuk secepatnya berkomunikasi.

Jadilah orang yang terbuka, jujur, dan tulus.

3. Membaca & Belajar

Manfaatkan kapasitas otak kamu yang besar. Isilah dengan beragam informasi yang berguna. Perbaharui wawasan kamu dengan banyak memperhatikan berita terkini, tren terbaru, dan beragam info yang menarik.

Jadikan ini modal untuk berkomunikasi dengan orang lain, target sales, prospek marketing, klien bisnis, calon partner usaha, dan siapapun yang kamu temui atau hubungi. Pelajarilah ilmu di dalam, di luar, dan yang berkaitan dengan disiplin ilmu yang kamu punya.

Buka internet yang praktis dan perdalam pengetahuan yang dipunya. Setiap hari, tulis satu hal baru yang dipelajari.

4. Rileks

Orang yang sedang stres dan pikirannya sedang berkecamuk, tidak akan bisa melihat dengan jeli peluang-peluang yang ada. Contohnya jika ada uang yang tergeletak di jalan, lebih besar kemungkinannya untuk ditemukan oleh orang yang sedang berjalan santai daripada oleh orang yang sedang stres.

Rileksasikan pikiran kamu, pijat tubuhmu dengan rutin, dan bermeditasilah. Silahkan berlibur panjang jika ada kesempatan. Ambil istirahat jika memungkinkan. Pelajari seni Siesta atau tidur ayam.

Lepaskan ketegangan pikiran dan murah hati untuk memaafkan. Jadilah pribadi yang tenang dan pikiran yang siap menerima beragam peluang.

5. Gigih!

Bayangkan ini. Orang yang baru belajar main catur akan berpeluang sangat kecil untuk mengalahkan lawan mainnya yang sudah biasa main catur. Orang yang sudah dua kali bermain catur akan lebih berpeluang menang dibandingkan orang yang baru sekali main catur.

Dan orang yang telah tiga kali main catur lebih berpeluang untuk menang melawan orang yang baru sekali mencoba bermain catur. Tapi apakah orang yang baru tiga kali main catur bisa menang melawan orang yang sudah biasa bermain catur? Amat kecil peluangnya.

Tapi bagaimana caranya agar dia bisa meningkatkan peluang untuk menang bermain catur? Dengan terus mencoba bermain catur, maka dia akan belajar banyak dan mengantisipasi beragam pola, taktik, dan strategi lawannya. Peluang dia menang meningkat seiring kegigihannya.

Jangan pernah menyerah, kamu tidak akan pernah tahu seberapa dekat kamu dengan keberhasilan jika kamu menyerah. Bisa saja emas yang ingin kita dapatkan tinggal 5 meter lagi menggali goa itu, tapi kalau kita berhenti menggali, kita tidak akan pernah berhasil memperoleh emas itu.

Kegagalan hanyalah batu lompatan atau anak tangga menuju puncak keberhasilan.

Sekian kata-kata motivasi saya kali ini. Mohon jangan hanya membaca teori saja namun eksekusi prakteknya. Saya sudah berikan beberapa tips praktis untuk menjalankan ide-ide saya di atas kecuali untuk yang kelima.

Kegigihan membutuhkan tekad yang kuat, prakteknya ada pada keempat tips yang lainnya.

Untuk menguatkan tekad atau kehendak kita agar bisa menjadi pribadi yang gigih, karyawan yang sukses berdisiplin, atau pejuang cinta yang pantang menyerah 😉 saya akan bahas pada tulisan selanjutnya…