Tips Motivasi

Tips-Tips Motivasi dari dan untuk Reza Wahyu

Kisah Kesuksesan

Jika kita tanyakan kepada seseorang yang sukses tentang bagaimana dia menjadi sesukses sekarang. Dia akan menceritakan kegagalan-kegagalan yang didapati sebelum kesuksesannya.

Kisah kesuksesan banyak didahului oleh kisah-kisah kegagalan sebelumnya.

Kembali kepada kisah orang yang sukses tersebut. Dia adalah orang yang berani bertindak meski beresiko gagal. Lalu dia belajar dari kegagalan tersebut dan berusaha kembali.

Terus mencoba, lagi dan lagi.

Sampai akhirnya sukses datang menghampirinya. Dan banyak dari kita yang ingin memiliki kisah sukses sepertinya. Tapi melupakan kisah-kisah kegagalannya.

Atau malah ingat sehingga tidak berani mencoba sebelum memiliki rencana yang matang. Menunggu berusaha untuk persiapan yang sempurna. Menunda inisiatif untuk memperhitungkan segala resiko. Belum bertindak sebelum yakin bisa sukses.

Padahal, kesuksesan banyak diisi oleh kisah-kisah kegagalan sebelumnya.

Dan pantang menyerah terus berusaha, lagi dan lagi.

Jangan sampai saya mengulang untuk yang ketiga kalinya; kisah sukses dimulai dari upaya-upaya berani gagal yang konsisten sampai berhasil.

Ayo kita mulai mencoba, lakukan sesuatu. Ambil inisiatif untuk bertindak. Sekarang juga. Dan selamanya. Jangan pernah berhenti berusaha. Beranilah untuk gagal.

Hingga suatu hari, semua kegagalan kita menjadi pendahuluan bagi kisah kesuksesan kita!

Jalan Menuju Kesuksesan

Ada dua jalan menuju kesuksesan. Yang pasti dan yang tercepat. Dan keduanya bukan jalan yang sama.

Mendaki puncak gunung kesuksesan, ada dua jalan. Yang paling cepat, jalan tegak lurus langsung ke atas. Namun ini jalan yang berbahaya, terjal dan rawan kejatuhan. Atau yang kedua, jalan landai yang mengelilingi gunung. Jalan yang spiral memutar, lambat tapi pasti.

Banyak orang ingin sukses dengan cepat dan mudah. Menjadi artis sensasional, mencoba lewat Youtube atau kontes bakat di TV misalnya. Membeli lotre. Mudah dan cepat, namun tidak pasti.

Kalaupun berhasil sukses, tidak akan bertahan lama. Mentalnya belum siap. Terbukti banyak pemenang lotre kembali miskin setelah beberapa tahun. Selebriti hasil kontes TV dan sensasi Youtube tidak bertahan lama. Mereka belum siap untuk sukses.

Dan yang gagal di jalan tercepat ini, sangatlah banyak. Mereka berjatuhan di tengah jalan pendakian kesuksesan. Kehabisan tenaga, terpeleset, dan kurangnya pengalaman.

Beberapa orang di jalan yang lambat melingkar, mereka bisa dipastikan akan mencapai puncak keberhasilan. Dan bertahan lama disana. Dengan energi yang masih terjaga, mental, dan pengalaman yang matang. Dengan beragam kenangan akan keindahan mengelilingi gunung kesuksesan.

Tapi jalan yang pasti ini tidaklah mudah. Jalan ini membutuhkan motivasi yang terjaga untuk terus berkomitmen dan berdisiplin. Termotivasi untuk selalu melangkah maju. Kesabaran juga dibutuhkan karena perjalanan yang lebih jauh. Layaknya seorang dokter bedah saraf yang hebat, dia telah menjalani berpuluh-puluh tahun untuk pendidikan dan pembelajarannya.

Ada dua jalan menuju sukses. Yang cepat tapi tidak pasti dan yang pasti tapi tidak mudah. Mana yang kamu pilih?

Rahasia Sukses

Saya pernah menanyakan seorang penulis sukses apa rahasia sukses dia.

Katanya; rahasianya adalah banyak membaca.

Selama ini, saya mengira penulis yang baik itu yang rajin menulis. Tapi katanya itu biasa. Dan seorang penulis memang senang menulis.

Yang berat adalah membaca sebanyak-banyaknya.

Penulis yang baik harus membaca banyak data untuk riset kepenulisannya. Jaman dulu, seorang penulis mesti mengubek-ubek perpustakaan. Membuka kliping koran dan majalah. Membeli banyak buku.

Jaman sekarang bagusnya sudah ada internet. Internet mempermudah riset kepenulisan. Namun, membaca sebanyak-banyaknya tetap harus dilakukan.

Membaca beragam hal untuk memperluas wawasannya. Padahal belum tentu semua yang sebaiknya dibaca, enak untuk dibaca. Meski ada banyak hal yang kurang diminati, tetap harus dibaca.

Membaca karya penulis lain yang lebih sukses. Atau yang gagal. Walau egonya malas-malasan membaca tulisan orang lain. Atau gengsi mengakui kehebatan penulis lainnya.

Menulis satu buku yang sukses, teman saya ini telah membaca ribuan buku dan beragam tulisan.

Inilah yang disebut persiapan. Mungkin persiapan terasa berat, tapi sangatlah penting. Kita harus mampu mendisiplinkan diri dalam persiapan sukses kita.

Banyak orang menginginkan kesuksesan yang instan. Tanpa melalui fase persiapan yang mungkin tidak menarik. Tapi persiapan menentukan kesuksesan.

Maukah kita berdisiplin; kerja keras untuk menyiapkan kesuksesan diri kita?