Tips Motivasi

Tips-Tips Motivasi dari dan untuk Reza Wahyu

Month: Maret, 2013

Cara Mengobarkan Motivasi

Sumber: Steve Pavlina

1) Just do it immediately. Jangan banyak berpikir setelah menetapkan tujuan, langsung segera bertindak. Momentum tindakan akan mendorong motivasi, sementara penundaan akan menjatuhkan semangat. Kalau masih sulit juga, lakukan satu saja tindakan termudah. Perlahan tapi pasti, kemajuan selangkah demi selangkah. Daripada diam tanpa perkembangan. Perbaikan yang konsisten dengan pergerakan kecil yang akan meningkat seiring waktu.

Misalnya: bagi yang ingin termotivasi untuk mulai berolahraga bisa mulai berolahraga 5 menit saja perhari, setelah sebulan berkelanjutan bisa ditambah menjadi 15 menit.

2) Memprogram pikiran dengan teknik-teknik seperti afirmasi dan sugesti, visualisasi, NLP, hipnotis diri, dll. Bayangkan kesenangan ketika berhasil mencapai apa yang diinginkan. Berlatih fokus konsentrasi dengan relaksasi penuh kesadaran akan meningkatkan kemampuan pikiran untuk menguatkan motivasi tanpa terdistraksi. Jangan terpengaruh dengan iklan yang memprogram pikiran kita, tapi manfaatkan ilmunya.

Misalnya: menempel tulisan atau gambar yang memotivasi pencapaian tujuan dimana-mana; monitor, dinding, cermin, pintu, kulkas, meja, sampai memasang program pengingat di tablet atau smartphone.

Baca entri selengkapnya »

Iklan

Budaya Kerja yang Produktif

Mengelola budaya organisasi di dalam suatu perusahaan mungkin tidak sekongkrit menyusun anggaran atau menganalisa program pemasaran. Namun, budaya kerja dari para karyawan akan terus muncul sebagai penentu bagi produktivitas secara keseluruhan.

Apakah sebuah perusahaan terus berkembang secara suistainable berkat para karyawannya yang bekerja secara produktif dan mendukung kesuksesan bisnis perusahaan, itu semua tergantung keberhasilan implementasi budaya kerjanya.

Hindari budaya kerja yang hanya menunjukkan kesibukan dan menganggapnya sudah berhasil. Seorang karyawan harus mengetahui secara pasti sasaran kerjanya dan perannya dalam memberikan kontribusi yang berarti. Sehingga kinerja bisa diterjemahkan pada hasil yang tampak, bukan sekedar sibuk tapi tidak efisien.

Baca entri selengkapnya »

Kemampuan Pemimpin yang Paling Utama

…adalah keahlian dalam mengamati. Ini berarti mampu mengobservasi lingkungan dan pasar. Mengetahui kekuatan kelompok yang dipimpin dan kelemahan pesaing-pesaingnya. Melihat dengan jelas pilihan jalan yang diambil, mengambil keputusan dengan intuisi yang visioner. Mempunyai visi sebagai penunjuk arah untuk melangkah maju. Dan yang terpenting;

Menciptakan perubahan yang bermakna.

Semua dimulai dari pengamatan. Ingin yang dipimpin berperilaku lebih baik? Amati dia/mereka secara mendalam. Mau meraih perkembangan yang berarti? Inovasi kuncinya, yang berawal dari mengamati semuanya dan berpikir besar. Pengamatan adalah pondasi yang paling mendasar dari kepemimpinan yang berkualitas.

Bisakah kita melihatnya secara jernih?

Salam sentosa!

Baca juga:
Kepemimpinan yang Memotivasi
Kepemimpinan yang Hebat
2 Kata Kunci Kesuksesan Kepemimpinan
Kesadaran: Kunci Perubahan

%d blogger menyukai ini: