Tips Motivasi

Focusing on Happiness

Month: Mei, 2013

Sapalah Orang Lain Seperti Anjing Menyapa Tuannya

Kita tentu tahu bagaimana antusiasnya seekor anjing ketika bertemu tuannya. Kalau tidak tahu, bayangkan saja seorang anak kecil yang senang sekali mendengar suara kendaraan ayahnya yang pulang ke rumah sehabis bekerja.

Inilah sapaan yang dapat mengubah dunia.

Minimal dunia internal dalam batin orang yang disapa dengan sebegitu riangnya. Seorang ayah yang lelah bekerja menjadi semangat lagi karena berbahagia disapa seperti itu oleh anaknya.

Tentunya dengan sapaan yang sangat menyenangkan bukan? Penuh semangat dan senyuman yang lebar. Seperti anjing yang memberikan cinta dan kesetiaan.

Baca entri selengkapnya »

Sadari Cara Berpikir Ego Diri

Banyak pemimpin dan pebisnis yang sukses dengan membuka pikiran. Pandangannya tidak sempit dan selalu mau untuk belajar dari siapapun. Namun, ego diri ini bisa saja menutup kesadaran kita untuk pemilihan proses pemikiran akan kenyataan secara lebih luas.

Misalnya, seorang pekerja yang sudah terbiasa melakukan tugas-tugas yang setiap hari berulang-ulang; riset data, analisis dan menyusun konsep, mengetik, presentasi, negosiasi, dan seterusnya.

Saking seringnya melakukan sesuatu atau beberapa hal, pikirannya menjadi malas dan kurang inovatif. Berpikir menjadi otomatis dan bertindak hanya sesuai rutinitas yang ada begitu saja.

Seringkali kita berpikir tanpa berpikir lagi bagaimana kita memproses informasi. Ego kita secara otomatis menangani segala hal tanpa memikirkan pemikiran-pemikiran yang mungkin dimiliki orang lain.

Baca entri selengkapnya »

Perubahan Bukan Menggunakan Kekuatan Tekad Saja

Kemajuan, perkembangan, atau perbaikan apapun membutuhkan perubahan. Akan tetapi, perubahan bisa terasa sulit untuk dilakukan.

Banyak orang atau organisasi gagal melakukan perubahan karena hambatan yang begitu kokoh. Tantangan yang menyulitkan selalu ada ketika kita ingin berubah dan melawan perilaku yang telah begitu tertanam dalam-dalam di alam bawah sadar pikiran kita.

Seringkali dibutuhkan niat yang kuat dan mental yang gigih untuk melakukan perubahan. Kehendak yang benar-benar besar dirasa sangat diperlukan dalam memulai suatu langkah perubahan.

Tapi ternyata, kekuatan tekad (will power) saja tidak cukup untuk menciptakan suatu perubahan yang permanen. Berapa banyak orang yang menyatakan berubah hanya untuk beberapa saat dan kembali lagi pada situasi atau kondisi yang lama.

Penelitian membuktikan bahwa kekuatan tekad bisa berkurang seiring waktu penggunaannya. Energi mental dari kehendak bisa terkuras dan menurun sebelum perubahan berhasil dalam jangka waktu yang lama. Pada awalnya kita begitu bersemangat untuk berubah tapi lama-kelamaan akhirnya kita menyerah pada keadaan atau status quo.

Misalnya pada kasus orang yang berhasil diet menurunkan berat badannya dan setahun kemudian kembali kepada pola makan yang lama sehingga berat badannya kembali naik. Fenomena ini sering disebut diet yoyo.

Baca entri selengkapnya »