Tips Motivasi

Focusing on Happiness

Kategori: karisma & kepemimpinan

Kepemimpinan yang Hebat

Inovasi membedakan seorang pemimpin dari seorang pengikut. -Steve Jobs

Pemimpin yang hebat tidak hanya efektif dalam mencapai tujuan bersama tapi juga memiliki keberanian untuk menentukan tujuan yang bermakna.

Pemimpin juga berani mengambil keputusan yang beresiko, tapi bukan berjudi. Kehebatannya ada pada dukungannya terhadap inovasi daripada efisiensi. Pilihannya diambil berdasarkan peluang kesuksesan yang di atas 50%, yang bukan spekulasi seperti memilih dengan lemparan koin. Rencana tindakannya diperhitungkan dengan matang dan dilaksanakan dengan perbaikan kualitas yang konsisten.

Pemimpin juga memiliki kompas internal sebagai pegangan, prinsip-prinsip yang mendasari setiap perilakunya yang bukan hanya sekedar berpestasi saja. Moral, etika, dan bertanggung jawab adalah karakter kepemimpinan hebat yang lebih dari hanya menjadi pemimpin yang efektif.

Pemimpin yang berani berarti peduli lingkungan serta menjaga sumber daya yang berharga. Integritas yang baik mencegah seorang pemimpin melakukan hal yang tercela dan merugikan bagi masyarakat meski itu berarti melawan kehendak pemodal.

Pemimpin juga harus bisa mencetak pemimpin-pemimpin baru sebagai penggantinya kelak, memberikan pengajaran dengan teladan dan berbagi pengetahuan serta wawasan kepada para anggota kelompoknya. Kinerjanya akan dinilai bukan hanya ketika dia berkuasa, tapi juga di masa yang akan datang dalam diri sang penerusnya setelah suksesi kepemimpinannya telah tejadi di masa depan.

Baca entri selengkapnya »

MBO: Teori Manajemen Peter Drucker yang Memotivasi Karyawan

Sebuah misi menyatakan motif dari suatu pekerjaan, bukan cara bagaimana melakukannya. -Peter Drucker

Peter Ferdinand Drucker lahir di Wina, Austria-Hungary pada tahun 1909 dan menjadi profesor yang paling berpengaruh dalam dunia manajemen hingga tutup usia di umur 95 tahun. Karyanya telah mendapatkan penghargaan oleh Presiden Amerika Serikat dan di beberapa negara maju lainnya.

Beragam teori manajemennya telah menjadi acuan di banyak organisasi, perusahaan swasta maupun pemerintah. Prediksinya tentang privatisasi dan desentralisasi, kebangkitan ekonomi Jepang, keunggulan kompetitif praktek pemasaran, dan peran vital informasi dalam industri telah menjadi kenyataan di masa kini.

Peter Drucker telah bekerja sama dan menjadi konsultan yang berperan penting dalam kesuksesan bisnis banyak perusahaan besar seperti: GM, GE, Coca-Cola, IBM, Citicorp, Intel, P&G, Toyota, serta beberapa organisasi pemerintah dan LSM.

Dia juga sangat terkenal dalam dunia usaha di Jepang setara dengan tokoh bisnis seperti Edwards Deming yang menginspirasi filosofi Kaizen, perbaikan yang konsisten pada beragam jenis industri di Jepang.

Baca entri selengkapnya »

Tips Komunikasi untuk Motivasi

Hal yang paling penting dalam komunikasi adalah mendengar apa yang tak terkatakan. -Peter Drucker

Seperti yang sudah pernah saya tuliskan sebelumnya disini, orang-orang memiliki kombinasi dari nilai-nilai dengan tingkat yang berbeda-beda, maka dari itu; metode komunikasi dan memotivasi setiap orang memiliki cara yang berbeda-beda pula.

Namun begitu, keragaman dari nilai dan kebutuhan yang dimiliki orang lain juga harus diseimbangkan agar tidak terlalu condong dan akhirnya menjadi sulit untuk diselaraskan dengan tujuan yang ditetapkan.

Untuk berkomunikasi dengan orang lain secara efektif, kita harus mengenali karakter orang tersebut. Dan jika kita ingin memotivasinya, kita harus mengidentifikasi konteks dan kriteria untuk mengukur serta menentukan metode berkomunikasi yang tepat.

Baca entri selengkapnya »

Tips Memotivasi Orang Lain

Tanpa inspirasi kekuatan pikiran menjadi semu. Terdapat bara di dalam diri kita masing-masing yang membutuhkan percikan untuk berkobar. -Johann Gottfried Von Herder

Kepemimpinan yang sukses berawal dari memahami karakter setiap orang yang dipimpin agar bisa memotivasinya secara efektif untuk bekerja secara optimal dalam mencapai tujuan.

Banyak orang mengira kunci motivasi ada pada penetapan tujuan. Tujuan yang ditetapkan dengan baik akan memotivasi orang untuk mencapainya. Masalahnya, seringkali tujuan tersebut tidak sesuai dengan nilai-nilai personal yang dimiliki.

Setiap orang memiliki nilai-nilai yang berbeda dengan kadar yang beragam. Kita tidak bisa mendoktrinasi begitu saja dengan nilai-nilai yang kita miliki. Pertentangan nilai akan menghambat inspirasi untuk bertindak, maka dari itu adalah penting untuk menyelaraskan nilai-nilai yang dimiliki dengan tujuan yang ditetapkan.

Baca entri selengkapnya »

Mengelola Karyawan Superstars

Hirarki seringkali disalahartikan di masa kini padahal hirarki cenderung bekerja dengan baik di dalam suatu lingkungan yang stabil. -Mary Douglas

Andi, seorang karyawan dalam divisi liabilitas pada sebuah bank, merasa ada yang kurang dalam tim kerjanya. Dinamika kelompok yang ada rawan konflik dan kurang kompak dalam bekerja sama, sehingga kinerja tim secara keseluruhan kurang maksimal. Padahal kelompoknya terdiri dari para lulusan terbaik dengan tingkat kecerdasan yang tinggi. Namun tim ini kalah produktif dengan tim kerja dari divisi lain.

Budi, seorang karyawan yang berasal dari divisi kredit pada bank yang sama tempat Andi bekerja, memiliki sebuah tim kerja yang sangat produktif meski para anggota kelompoknya berasal dari beragam tingkat kecerdasan. Maka dari itu, dibuatlah hirarki kekuasaan dengan struktur birokrasi yang berjenjang untuk mengkoordinasikan keberagaman kemampuan dari para anggota tim ini. Ada yang berperan sebagai pemimpin kelompok, pengawas, dan seterusnya hingga pelaksana. Interaksi di dalam grup berjalan harmonis dan sinergis dengan adanya pembagian wewenang yang jelas dan bertingkat. Kerja sama antar anggota kelompok berjalan dengan baik.

Sementara dalam kelompok yang terdiri dari para bintang (superstars), mereka menuntut kesetaraan dan persamaan derajat karena merasa sama-sama memiliki keahlian yang tinggi. Susunan batasan kekuasaan menjadi kabur dan akhirnya sering terjadi benturan ego yang menimbulkan pertentangan dan konflik. Penyelesaian perselisihan memakan banyak waktu dan menghabiskan energi tim sehingga tim ini bekerja secara tidak optimal.

Riset psikologi terbaru oleh Adam Galinsky dari Universitas Northwestern telah mengkonfirmasi bahwa hirarki dibutuhkan dalam sebuah tim khususnya yang terdiri dari para bintang (superstars) atau anggota kelompok yang berkemampuan tinggi. Penelitian sebelumnya pada para pemain bintang di beberapa tim basket NBA juga mengungkapkan peningkatan kinerja, koordinasi, dan kerja sama di dalam tim terbangun berkat struktur hirarki yang ada dalam kelompok.

Baca entri selengkapnya »