Kepemimpinan yang Hebat

by @rezawismail

Inovasi membedakan seorang pemimpin dari seorang pengikut. -Steve Jobs

Pemimpin yang hebat tidak hanya efektif dalam mencapai tujuan bersama tapi juga memiliki keberanian untuk menentukan tujuan yang bermakna.

Pemimpin juga berani mengambil keputusan yang beresiko, tapi bukan berjudi. Kehebatannya ada pada dukungannya terhadap inovasi daripada efisiensi. Pilihannya diambil berdasarkan peluang kesuksesan yang di atas 50%, yang bukan spekulasi seperti memilih dengan lemparan koin. Rencana tindakannya diperhitungkan dengan matang dan dilaksanakan dengan perbaikan kualitas yang konsisten.

Pemimpin juga memiliki kompas internal sebagai pegangan, prinsip-prinsip yang mendasari setiap perilakunya yang bukan hanya sekedar berpestasi saja. Moral, etika, dan bertanggung jawab adalah karakter kepemimpinan hebat yang lebih dari hanya menjadi pemimpin yang efektif.

Pemimpin yang berani berarti peduli lingkungan serta menjaga sumber daya yang berharga. Integritas yang baik mencegah seorang pemimpin melakukan hal yang tercela dan merugikan bagi masyarakat meski itu berarti melawan kehendak pemodal.

Pemimpin juga harus bisa mencetak pemimpin-pemimpin baru sebagai penggantinya kelak, memberikan pengajaran dengan teladan dan berbagi pengetahuan serta wawasan kepada para anggota kelompoknya. Kinerjanya akan dinilai bukan hanya ketika dia berkuasa, tapi juga di masa yang akan datang dalam diri sang penerusnya setelah suksesi kepemimpinannya telah tejadi di masa depan.

Pemberdayaan kapasitas seorang pemimpin dibentuk dengan disiplin dalam mewujudkan visinya dan menginspirasi para manajer. Manajer yang ingin bertransformasi menjadi seorang pemimpin harus belajar mengelola wewenangnya dengan menyeimbangkan kewenangan tersebut dalam sebuah hubungan yang saling mendukung dan menghargai antar atasan-bawahan.

Perusahaan yang ingin memiliki pemimpin yang bisa membawa organisasinya menuju kejayaan harus mau berinvestasi dan berkomitmen mengembangkan suatu proses formal dalam menciptakan pemimpin-pemimpin daripada merekutnya begitu saja dari perusahaan lain.

Pendidikan dan pelatihan yang diberikan oleh perusahaan untuk membuat para pemimpinnya sendiri akan menguatkan loyalitas atau kesetiaan yang lebih dari sekedar kompensasi finansial yang dapat diberikan perusahaan lain. Kepemimpinan yang berganti-ganti hanya akan merusak keberlangsungan program untuk kesuksesan usaha yang ada dan menghambat produktivitas dalam jangka panjang.

Kepemimpinan yang hebat tercermin dari optimisme yang besar di dalam diri seorang pemimpin. Tapi sikap optimis tersebut bukan berarti menjadi buta terhadap realita dengan tetap melihat fakta-fakta yang ada dengan logika serta mengevaluasi secara rasional tapi tetap bisa memimpin dengan intuisinya yang tajam.

Cara seorang pemimpin untuk menajamkan intuisinya adalah dengan meningkatkan kesadarannya. Kontemplasi dengan meditasi dan relaksasi wajib dijalankan beriringan dengam kerja kerasnya. Pemimpin yang hebat juga membuka diri dan menerima segala macam input tanpa perlu merasa terancam atau tertekan. Pengelolaan emosi dan menghindari stres adalah keahlian utama dari seorang pemimpin.

Keahlian penting lainnya yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin adalah berpikir strategis untuk mencapai tujuan dan mengarahkan orang-orang untuk meraih kesuksesan bersama. Bersedia mengimplementasikan strateginya menjadi taktik-taktik praktis dan membimbing bawahannya untuk mengaplikasikan strateginya itu. Bimbingannya berisi kritik yang membangun untuk bawahannya selain pemberdayaan dan pemberian pengakuan.

Karisma seorang pemimpin berasal dari kredibilitasnya dan kebesarannya hatinya untuk memberikan penghargaan yang layak bagi para anggotanya yang berkontribusi serta mau mengakui kesalahan tanpa menyalahkan orang lain jika itu memang tanggung jawabnya. Inilah kemampuan atasan dalam motivasi karyawan yang dibutuhkan setiap perusahaan.

Hubungan-hubungan personal yang terjaga dengan baik dalam jaringan seorang pemimpin akan menjadi ciri dari seorang pemimpin yang lebih dari sekedar efektif. Seorang pemimpin yang hebat memberikan teladan dan bisa berempati kepada orang lain, berkuasa tanpa perlu menebar ketakutan atau ancaman.

Terakhir, seorang pemimpin yang hebat tahu batas-batasnya. Kepemimpinan yang hebat berarti siap gagal dan bangkit kembali dengan senyuman. Mengejar tantangan dengan gigih namun tidak lupa untuk beristirahat dan memulihkan energi. Memiliki hobi dan selera humor yang tinggi adalah kompetensi pelengkap agar mampu gigih bekerja dan bertahan, bersabar, serta menjadi pemimpin yang baik yang puas dengan kinerja kepemimpinannya.

Perubahan untuk dunia yang lebih baik adalah hasil yang terlihat nyata bagi
pemimpin yang hebat ini. Kepemimpinan yang efektif bisa berhasil mencapai tujuan,
kepemimpinan yang hebat bisa berhasil mencapai tujuan yang berarti. Sukses
meraih hasil yang bermakna. Bagi sesama.

Baca juga:
5 Kompetensi Inti Seorang Pemimpin
Kepemimpinan yang Menginspirasi
Kepemimpinan yang Memotivasi
Kepemimpinan yang Kreatif seperti Steve Jobs