Tips Motivasi

Focusing on Happiness

Kategori: komunikasi & persuasi

Pengejaran Kesuksesan dan Penciptaan Kebahagiaan

Kebahagiaan tidak bisa dikejar, itu harus terjadi. -Victor Frankl

Dalam norma kehidupan, kita bertujuan untuk melakukan tindakan-tindakan yang benar dan kebahagiaan akan menyusul. Sayangnya, kita harus sadari bahwa kebahagiaan perlu secara proaktif diciptakan bukan sekedar berbuat hal-hal yang kita percaya adalah tindakan yang benar.

Di dunia kerja atau bisnis secara keseluruhan, segala aktivitas yang bertujuan ekonomis dianggap sebagai sarana dalam mencapai kesuksesan. Dan kita berharap, pencapaian kesuksesan ini akan membawa kebahagiaan.

Penciptaan kebahagiaan lewat pengejaran kesuksesan ini seringkali mengalami kegagalan. Tapi banyak orang percaya bahwa itu hanya masalah waktu. Bahwa kebahagiaan pasti akan datang hanya tertunda. Selanjutnya, kesuksesan yang selalu ada di masa depan terus ingin diraih.

Beberapa jalan menuju kesuksesan seringkali tidak berujung, sedangkan pengalaman kebahagiaan harus dirasakan dalam kekinian. Inilah paradoks yang menjadi sumber masalah mengapa kebahagiaan tidak hadir seiring kesuksesan.

Baca entri selengkapnya »

Aplikasi Teknik Motivasi dalam Komunikasi

Apapun yang kita lakukan atau abaikan sangatlah berpengaruh pada kredibilitas dan keahlian kita dalam mempengaruhi orang lain. -Brian Tracy

Sejak jaman dahulu kala, para filsuf Yunani telah merumuskan dan menuliskan tentang teknik mempengaruhi orang lain dalam berkomunikasi. Saya telah menuliskannya di blog 100motivasi dengan menjabarkan rumusan ethos, pathos dan logos yang bisa dibaca disini.

Ethos dan etika dalam berkomunikasi berkaitan dengan kepribadian serta kredibilitas seseorang yang dinilai oleh orang lain khususnya yang melakukan kontak komunikasi dengannya. Segala tindak-tanduk atau perilaku kita sangatlah penting dalam menambah atau malah mengurangi kredibilitas kita.

PENTINGNYA KESAN PERTAMA

Kredibilitas sangatlah penting dalam membangun kepercayaan sebagai landasan dalam setiap modus komunikasi. Dan kita bisa secara bertahap meningkatkan pengaruh dari awal pertemuan kita dengan siapapun. Mulailah dengan penampilan yang baik.

Kesan pertama begitu penting karena bisa saja menjadi penentu sehingga tidak ada lagi kesempatan kedua. Penilaian seseorang ketika pertama berjumpa bisa berlangsung hanya beberapa puluh detik saja.

Dalam survei industri, para perekrut tenaga kerja di sebuah perusahaan secara umum menilai bahkan memutuskan untuk menerima atau menolak kandidat pegawainya hanya dalam semenit pada pertemuan pertama saja.

Baca entri selengkapnya »

Tips Motivasi: Aksi Merubah Emosi

Emotion is energy in motion; emosi adalah energi dalam gerakan. -Anthony Robbins

Seringkali, pikiran negatif menjadi penghalang seseorang untuk memberikan kinerjanya yang terbaik. Semangat bekerja menjadi menurun jika otak kita dipenuhi pemikiran-pemikiran yang negatif baik secara sadar maupun tidak sadar. Mengapa bisa begitu?

Hal ini disebabkan oleh karena pikiran-pikiran yang negatif akan menciptakan emosi yang mendemotivasi. Perasaan malas, takut, cemas, kesal, bad mood atau bete, dan seterusnya akan menekan motivasi seseorang dan merusak kemampuannya dalam berkomunikasi.

Beberapa penelitian di dalam bidang psikologi dan neurosains menunjukkan bahwa serabut saraf yang menghubungkan sistem limbik ke korteks jauh lebih banyak daripada sambungan ke arah sebaliknya. Ini menunjukkan betapa emosi sangat berpengaruh dalam pemikiran dan membuat keputusan dalam bertindak.

Maka dari itu, kita mesti bisa mengendalikan emosi kita agar selalu mendukung kesuksesan. Emosi kita harus mampu memacu semangat dengan optimisme yang tinggi dan membangun antusiasme dalam bekerja. Emosi yang positif harus dapat dikultivasi sesuai kebutuhan.

Baca entri selengkapnya »

Sukses Meningkatkan Kecerdasan Emosi

Jika kita tidak mengelola emosi kita, maka diri kita akan diperbudak oleh emosi-emosi yang muncul. -Reza Wahyu

Kesuksesan seseorang tidak hanya tergantung dari kinerja dirinya sendiri. Seringkali, orang lain adalah faktor kunci dalam keberhasilan seseorang. Apalagi, jika kita berada dalam suatu lingkungan kerja seperti pada suatu perusahaan.

Kemajuan karir atau bisnis kita akan sangat ditentukan oleh beragam kesempatan dan peluang. Banyak kesempatan yang didapat dari pertemuan dengan orang lain atau menemukan orang yang tepat yang bisa memberikan peluang kita untuk maju.

Pekerjaan yang kita lakukan juga akan menjadi lebih efektif jika kita mendapatkan bantuan dan dukungan dari orang lain. Maka dari itu, jaringan pertemanan dan relasi bisnis menjadi sangat penting bagi kesuksesan bahkan melebihi kompetensi diri sendiri atau kecerdasan intelektual (IQ).

Maka dari itu, kecerdasan emosi dan sosial adalah kunci dari keberhasilan sejati disamping kecerdasan intelektual. Kecerdasan emosi akan memampukan kita untuk mengelola diri dalam berperilaku. Kecerdasan sosial akan meningkatkan keahlian komunikasi kita serta berstrategi dalam interaksi kita dengan orang lain untuk mencapai tujuan kita secara sukses.

Orang-orang yang sukses di berbagai bidang menunjukkan kemampuan yang tinggi dalam mengelola diri dan hubungan sosial dengan orang lain. Kemampuan inilah yang disebut dengan kecerdasan emosi atau EQ/EI.

Baca entri selengkapnya »

Model Perubahan Kotter

Satu-satunya yang tak pernah berubah adalah perubahan. -Heraclitus

Masih dalam seri tulisan perubahan. Perubahan adalah kebutuhan untuk bertahan dan maju. Dalam tulisan saya yang sebelumnya di blog 100motivasi ini, saya mengemukakan cara membangun disiplin untuk menciptakan perubahan yang langgeng bagi individu.

Kini, saya akan memaparkan proses perubahan untuk suatu organisasi yang terdiri dari banyak individu seperti perusahaan.

Di dalam dunia bisnis yang bergerak cepat, dimana perkembangan teknologi begitu pesat, dan inovasi-inovasi baru terus bermunculan; maka perubahan menjadi suatu kewajiban untuk unggul dalam persaingan.

Perusahaan yang ingin terus menghasilkan keuntungan dan membawa kesejahteraan bagi para pemilik serta karyawannya harus merangkul perubahan. Adaptasi terhadap tuntutan pasar, perubahan di lingkungan, kondisi ekonomi dan regulasi, beserta dinamika para pesaing harus terus diantisipasi dengan perubahan dalam berbagai skala organisasi.

Perubahan menjadi suatu proses yang tak terhindarkan bagi perusahaan yang ingin bertahan dan berkembang.

Baca entri selengkapnya »