Ringkasan Buku: Sebuah Seni Untuk Bersikap Bodo Amat (The Subtle Art Of Not Giving A F*ck)
Silahkan Buka,Trakteer.id/RezaWahyu
Silahkan Buka,Trakteer.id/RezaWahyu
Ada 3 teknik yang paling sering saya gunakan untuk self-healing dan pendukung penyembuhan;
Pose2 Yoga, Breathwork, dan Tapping (kombinasi dari terapi EFT, TAT, EMDR)
Selain melakukan upaya secara medis tentunya, jalan alternatif menjadi komplementer bahkan wajib.
Ketiga teknik ini bisa saya ajarkan secara online atau lewat eBook, via WhatsApp dan Zoom/MsTeams selain teknik lain:
Seperti Journaling, meditasi Self-Inquiry, Open Focus Awareness dan meng-Install Habit agar sukses dalam jangka panjang.
*semoga semua bahagia #selfhelp
Kegagalan dan hambatan atau rintangan; bisa menjadi jalan untuk terus maju dan mencapai tujuan baik.
Carilah hikmah dengan mengubah paradigma berpikir serta berperilaku;
Ambil sudut pandang seperti belajar dan selalu mencari solusi dari masalah.
Jadikan kesulitan sebagai kesempatan bertumbuh dan melatih diri untuk menguasai emosi agar tenang.
Kalau perlu bayangkan saja skenario terburuk dan mempersiapkan rencana juga mental untuk menghadapi semua.
Segala situasi yang mungkin terjadi, dapat dipikirkan dulu secara rasional tanpa terbawa perasaan jadi overthink!
Malah jika berpikiran kreatif kita boleh beradaptasi bahkan inovatif membuat halangan sebagai jembatan menuju kemudahan yang ada di balik kesusahan itu; semangat!
GERAK LEBIH LAMBAT,
JIKALAU SEMPAT
bisa dicoba ketika makan, mandi, atau sekedar berjalan saat tidak sedang dikejar-kejar waktu atau sesuatu
dengan gerakan yang perlahan, setengah kecepatan, akan muncul kesadaran untuk lebih kontemplatif
memperhatikan hal-hal kecil, di dalam momen kekinian, ciptakan keheningan
mengheningkan cipta yang kokoh sebagai jangkar untuk hadapi emosi
kuat tak larut begitu saja pada pikiran
yang bawa rasa sesal atau kecemasan
dari mengingat luka masa lalu atau membayangkan tentang masa depan
menjadi menerima segalanya lalu melepaskan semuanya pada yang Maha Kuasa, jadi lega…
70 ribu pikiran dalam sehari muncul, banyak yang berulang dan memicu perasaan negatif..
Pikiran yang menyenangkan atau yang berguna memberi solusi itu bukan masalah, tapi percaya sama pikiran-pikiran lah..
Pertanyakan pikiran-pikiran yang berdampak memicu emosi seperti kesedihan, kemarahan, kecemasan, penyesalan, dll.
Segala pikiran itu tidak nyata dan bisa salah intepretasi, bahkan bisa dicoba sebaliknya:
Misal mencoba berpikir kebalikannya dan bisa saja dibenarkan dengan argumen.
Jadi, silahkan didebat semua pikiran jangan dipercaya begitu saja, apalagi tentang orang lain!
https://www.instagram.com/p/CbzPN4sBTKY/?utm_medium=share_sheet