Tips Motivasi

Focusing on Happiness

Tag: bekerja

Temukan Motivasi dalam Bekerja Disini!

Banyak motivator memiliki banyak teori motivasi yang berbeda-beda dan buku-buku yang berisi tips motivasi dengan tulisan yang beragam. Ada yang menyatakan bahwa motivasi utama adalah kesuksesan, artikel yang membahas bahwa penyemangat dalam bekerja adalah optimalisasi keahlian, dan sebagainya.

Beberapa tips motivasi juga diungkapkan secara unik seperti membuat afirmasi, visualisasi, jurnal impian, dan sebagainya. Atau yang telah teruji secara ilmiah seperti menemukan tujuan atau makna, melakukan pekerjaan yang menantang namun sesuai kemampuan, komunikasi yang efektif dengan sistem remunerasi yang menarik, pengakuan dari atasan, bahkan sejumlah uang atau imbalan lainnya. 

Sumber motivator seseorang juga bisa berupa sesuatu yang menantang, pelayanan kepada sesama, kerjasama dalam tim untuk mewujudkan sesuatu,  ekspresi kreativitas, peningkatan pembelajaran, pengejaran akan kesenangan, dan banyak faktor lainnya yang bisa juga mendorong semangat seseorang untuk bekerja. 

Begitu banyaknya tips motivasi, manakah yang benar?

Baca entri selengkapnya »

Ketika Pikiran Menjadi Rintangan

Berkaryalah tanpa pamrih..

Terkadang pikiran kita bisa menjadi rintangan dalam melakukan sesuatu. Membuat blog ini misalnya, kebanyakan berpikir ini-itu, menjadi tidak produktif dan yang ada hanya penundaan.

Berkarya tanpa pamrih bukan berarti kita mau bekerja tanpa digaji.
Baca entri selengkapnya »

Tips Motivasi Bekerja dengan Hati

image

Sebagai manusia kita ingin menghindari derita dan mendapatkan kebahagiaan.

Sebagai mahluk yang berpikir dan memiliki keahlian kita berambisi untuk sukses dan menjadi pribadi yang unggul.

Tapi jangan lupa, kita juga punya esensi. Sebagai jiwa-jiwa yang mengarungi kehidupan ini, kita bekerja mestilah sesuai darma-bakti.

Bukan sekedar menghidupi diri dan keluarga, juga bukan hanya mengejar hasrat atau passion belaka.

Kita sebaiknya mendengarkan kata hati, untuk mencari arti. Makna keberadaan kita semua ada disini.

Mari bekerja berdasarkan nurani. Lalu motivasi akan datang sendiri dan bertahan sampai mati!

Tips Motivasi Hari ini

Mari buat hidup kita jadi berarti.. – at Tipsmotivasi.com

Cara Disiplin dalam Bekerja

Setiap keunggulan sumber daya manusia berasal dari: ilmu pengetahuan, sikap, dan disiplin.

Ilmu pengetahuan memberikan keunggulan dengan inovasi dan efisiensi. Sikap memberikan keunggulan dalam kompetensi dan kepemimpinan. Disiplin memberikan keunggulan yang konsisten dan tahan lama.

Ilmu pengetahuan di era informasi ini relatif lebih mudah dicari dan dipelajari. Sikap biasanya sulit diubah karena sudah tercetak dalam karakter yang ditentukan oleh genetika dan faktor lingkungan pembentuk kepribadian seseorang.

Sedangkan, yang sulit dibentuk pada awalnya namun menjadi mudah dan menguntungkan pada akhirnya adalah kedisiplinan. Disiplin yang sukses akan menjadi kebiasaan seseorang atau budaya di dalam perusahaan bahkan negara.

Jika ilmu pengetahuan berarti meningkatkan kapasitas otak dan sikap adalah kecerdasan emosi seseorang, maka kebiasaan dari disiplin berasal dari pembentukan jalan saraf.

Semakin sering dilakukan dan dipraktekkan, suatu perbuatan akan menjadi semakin mudah. Jalan sarafnya akan semakin terbentuk kuat dan cepat untuk dilakukan.

Contohnya seperti belajar bersepeda atau mengemudi. Awalnya terasa sangat sulit namun lama-kelamaan akan menjadi mudah. Disiplin yang berhasil adalah disiplin yang menjadi kebiasaan.

Memang, seringkali untuk berdiplin itu pertama-tama memang susah. Dan pada awalnya untuk berdisiplin seseorang harus dipaksa dulu dan merasa terpaksa barulah bisa serta terbiasa. Inilah fase disiplin yang sulit, lalu setelah bisa dan terbiasa: disiplin menjadi mudah. Disiplin telah bertransformasi menjadi kebiasaan, bahkan budaya.

Pemerintah Singapura menerapkan denda yang tinggi jika membuang sampah sembarangan. Pada awalnya, warga Singapura merasa terpaksa untuk hidup bersih. Kini, mereka telah terbiasa dan menjaga kebersihan sudah menjadi budaya negara.

Disiplin harus diterapkan karyawan dalam beberapa aspek: disiplin waktu agar selalu tepat, disiplin kerja untuk menjalankan proses yang konsisten, disiplin menjaga kualitas, disiplin dalam berkomunikasi dan mempererat hubungan di kantor, dan akhirnya disiplin untuk memberikan hasil yang terbaik.

Perusahaan manufaktur Jepang menerapkan budaya disiplin dengan sangat keras, tapi hasilnya bisa sukses mengalahkan perusahaan-perusahaan Amerika dalam waktu yang tidak lama. Kini, kerja keras telah menjadi budaya bagi orang Jepang.

Disiplin memang harus dipaksakan pada awalnya. Maka dari itu, disiplin membutuhkan kekuatan untuk berinisiatif. Motivasi dari tindakan berdisiplin. Alasan untuk melakukan suatu perbuatan secara terus-menerus. Ini adalah soal penanaman nilai.

Contohnya; jika seorang anak ingin dilatih agar terbiasa menggosok gigi maka tehnik pertama dalam disiplin adalah penanaman nilai kesehatan gigi. Dengan adanya alasan untuk menjaga kesehatan gigi, fase pertama disiplin bisa dimulai.

Paksa, bisa, lalu terbiasa. Mungkin pada awalnya anak ini akan merasa susah, kesulitan menggosok gigi. Lalu, setelah bisa dia harus mengulang-ulang kegiatan menggosok gigi ini sampai menjadi suatu ritual. Akhirnya, anak ini setelah dewasa akan terbiasa menggosok gigi sebagai ritual, budaya hidupnya. Tanpa merasa sulit lagi seperti waktu awalnya dipaksa menggosok gigi. Menggosok gigi menjadi suatu kegiatan yang otomatis tanpa kesulitan yang berarti.

Jadi, untuk berdisplin itu awalnya memang sulit. Tapi seiring waktu akan menjadi mudah karena terbiasa. Jalan sarafnya akan terbentuk dan semakin kuat serta cepat. Tips-nya adalah paksakan saja! Perusahaan yang ingin memiliki karyawan yang disiplin harus berani memaksa. Tapi jangan lupa, tanamkan nilai serta beri motivasi/alasan kuat untuk berdisiplin.

Selanjutnya, silahkan baca tulisan saya sebelumnya tentang meng-install kedisiplinan lewat membangun kebiasaan yang sukses dalam 21 hari.