Teknik Motivasi Diri untuk Karyawan agar Berbahagia di Tempat Kerja

Kebahagiaan terletak pada kesenangan dalam pencapaian dan serunya berusaha dengan kreatif. -Franklin Roosevelt

Pada masa resesi dan krisis ekonomi, banyak pekerja yang berusaha mencari nafkah demi memenuhi kebutuhan keuangan keluarganya. Tidak jarang, mereka menjadi karyawan di dalam suatu perusahaan yang dianggap tidak terlalu menyenangkan kondisi kerjanya.

Banyak karyawan merasa tidak puas dengan karir yang mereka jalani. Tapi mereka terpaksa melakukannya demi mensejahterakan orang-orang yang dicintainya. Jika mereka terlalu memilih dan menunggu mendapatkan pekerjaan yang mereka sukai, maka biasanya mereka tidak bisa mendapatkan penghasilan yang memadai.

Apalagi di dalam situasi dimana mencari pekerjaan itu sulit dan seseorang harus bersyukur masih memiliki sumber pendapatan untuk kehidupannya. Kesulitan memilih dan memiliki pekerjaan yang ideal bisa membawa tekanan serta stres pada diri seseorang. Akhirnya, banyak pekerja yang merasa terperangkap dalam pekerjaan mereka sendiri.

Di saat dimana dunia kerja sedang tidak kondusif, seorang karyawan harus bisa mengelola emosi dan pikirannya. Bahkan, meski krisis sudah lewat tetap saja tingkat pengangguran masih tinggi sehingga pekerjaan yang ada walau kurang membahagiakan tetap dipertahankan.

Mungkin dia tidak bisa mengendalikan hal-hal yang di luar dirinya seperti prosedur kerja, gaji dan fasilitas yang kesemuanya masih tergantung kepada manajemen perusahaannya. Namun dia bisa mencoba melatih pikirannya untuk dapat mengontrol emosinya agar lebih positif.

Belajar menyukai pekerjaan yang ada ketika kesulitan mendapatkan pekerjaan yang disukai. Menguatkan perasaan yang optimis dan pikiran-pikiran yang membawa kebahagiaan waktu harus bekerja dalam satu jenis pekerjaan yang tidak terlalu menyenangkan.

Baca entri selengkapnya »