Tips Motivasi

Tips-Tips Motivasi dari dan untuk Reza Wahyu

Tag: pikiran positif

Tips Motivasi: Aksi Merubah Emosi

Emotion is energy in motion; emosi adalah energi dalam gerakan. -Anthony Robbins

Seringkali, pikiran negatif menjadi penghalang seseorang untuk memberikan kinerjanya yang terbaik. Semangat bekerja menjadi menurun jika otak kita dipenuhi pemikiran-pemikiran yang negatif baik secara sadar maupun tidak sadar. Mengapa bisa begitu?

Hal ini disebabkan oleh karena pikiran-pikiran yang negatif akan menciptakan emosi yang mendemotivasi. Perasaan malas, takut, cemas, kesal, bad mood atau bete, dan seterusnya akan menekan motivasi seseorang dan merusak kemampuannya dalam berkomunikasi.

Beberapa penelitian di dalam bidang psikologi dan neurosains menunjukkan bahwa serabut saraf yang menghubungkan sistem limbik ke korteks jauh lebih banyak daripada sambungan ke arah sebaliknya. Ini menunjukkan betapa emosi sangat berpengaruh dalam pemikiran dan membuat keputusan dalam bertindak.

Maka dari itu, kita mesti bisa mengendalikan emosi kita agar selalu mendukung kesuksesan. Emosi kita harus mampu memacu semangat dengan optimisme yang tinggi dan membangun antusiasme dalam bekerja. Emosi yang positif harus dapat dikultivasi sesuai kebutuhan.

Baca entri selengkapnya »

Iklan

Evolusi, Emosi, dan Motivasi

Keberanian adalah perjuangan melawan ketakutan, menaklukkan rasa takut, bukan ketiadaan akan rasa takut itu sendiri. -Mark Twain

Manusia bisa terus berevolusi, tidak punah hingga kini berkat kemampuannya beradaptasi untuk bertahan hidup dalam menghadapi tantangan dari lingkungannya atau seleksi alam.

Insting untuk bertahan hidup dan berkembang biak menjadi motivator terkuat dalam setiap gerak langkah manusia dari jaman purbakala hingga jaman modern.

Emosi menjadi alat penting untuk manusia berperilaku dan menyesuaikan diri dengan lingkungannya dan merespons stimulus yang ada. Reaksi yang cepat seringkali menentukan hidup atau mati bagi manusia di jaman purba.

Emosi yang vital bagi keselamatan nyawa ini adalah emosi-emosi yang memicu reaksi untuk bertindak dengan cepat. Contohnya seperti emosi kaget, jijik, dan ketakutan atau kemarahan yang dirasakan secara intens.

Emosi-emosi ini terprogram untuk memperingatkan insting manusia agar menyelamatkan diri dengan memotivasi suatu tindakan yang impulsif. Misalnya terhadap bahaya saat menghadapi binatang buas yang hendak menyerang atau menemui makanan atau zat sudah yang busuk/beracun.

Baca entri selengkapnya »

%d blogger menyukai ini: