Afirmasi untuk Motivasi Bekerja

by @rezawismail

Pertama-tama; katakan pada diri sendiri apa yang kita cita-citakan, lalu lakukan apa yang harus kita lakukan. -Epictetus

Afirmasi adalah suatu sugesti kepada diri sendiri yang bertujuan untuk menguatkan keyakinan dengan cara repetisi. Banyak orang berharap untuk dapat memotivasi dirinya dan mengubah nasibnya dengan trik motivasi ini.

Akan tetapi, beberapa orang gagal membuat suatu afirmasi yang berguna dan membawa kesuksesan. Hal ini disebabkan ketidaksesuaian dengan program pikiran seseorang dan jenis atau tujuan dari afirmasi itu sendiri.

Saya pernah menuliskan teknik afirmasi yang telah teruji dan terbukti berhasil di blog 100motivasi.wordpress.com ini. Silahkan klik disini untuk membacanya.

Memang teknik afirmasi itu ada beragam jenisnya dan kita harus sesuaikan dengan mindset kita. Apakah kita menggunakan afirmasi untuk kepentingan bisnis, karir, hubungan sosial, atau pengembangan diri.

Dan ada beragam metode untuk mengaplikasikan teknik afirmasi ini..

Misalnya dengan mengintegrasikan afirmasi kepada aktivitas rutin harian kita untuk menguatkan dampaknya. Seperti yang pernah saya tuliskan di blog 100motivasi yang berjudul: Sukses Menggandakan Efek Afirmasi, bisa dibaca disini.

Aspek-Aspek Afirmasi

Pada tulisan kali ini saya akan membahas teknik afirmasi untuk mengobarkan semangat kerja atau motivasi dalam bekerja. Para karyawan bisa memanfaatkannya untuk meningkatkan komitmen dan produktivitas di dalam perusahaan.

Untuk menciptakan afirmasi yang kuat, kita perlu menyatakannya secara singkat namun tetap personal dalam arti menyentuh perasaan pribadi agar lebih antusias.

Susunlah kata-kata yang penuh semangat dan tingkatkan motivasi bekerja kita secara bertahap. Jangan sampai termotivasi penuh hingga berteriak dan melompat-lompat tapi kemudian lemas serta tidak termotivasi lagi beberapa hari kemudian.

Banyak motivator yang menggunakan teknik yang memancing emosi sesaat tapi tidak bertahan lama. Afirmasi yang berhasil memotivasi membutuhkan kesabaran dan kegigihan untuk melatihnya serta meningkatkan level kekuatannya.

Selanjutnya, pernyataan afirmasi untuk motivasi bekerja ini harus selalu positif dan spesifik dengan visualisasi seakan-akan sedang terjadi sekarang bukan di masa lalu atau masa depan. Kalau masih ragu, bisa menggunakan kata-kata seperti: saya memilih untuk atau saya memutuskan, saya sedang dalam proses, dan seterusnya.

Walaupun begitu, kita harus buat impian tetap realistis dan tidak terlalu bombastis agar tidak ada pertentangan dari hati kita sendiri. Buatlah sasaran yang ingin diraih hanya berjarak satu atau dua tingkat dari kondisi yang ada sekarang. Perbaikan bertahap akan lebih kokoh dan bertahan lama.

Waktu untuk mengucapkan afirmasi bisa di pagi hari ketika baru bangun tidur, setelah istirahat atau bermeditasi, dan sebelum tidur agar pernyataannya lebih sugestif karena berada pada saat gelombang otak sedang reseptif. Istilahnya dalam keadaan khusyuk seperti pada waktu kita sedang memohon pada Yang Maha Kuasa.

Ritual dan Teknis Afirmasi

Kita juga bisa membuat suatu ritual dalam afirmasi dengan ucapan syukur dan doa. Kita bisa memulainya dengan minimal 5 hal yang bisa kita syukuri terlebih dahulu agar menyiapkan pikiran dan perasaan kita menjadi lebih positif. Lalu kita lanjutkan dengan berdoa sesuai kepercayaan dengan rileks serta bernafas dalam-dalam.

Ritual ini akan mengkondisikan pikiran kita agar siap menerima program sugesti dari pernyataan afirmasi kita. Berikutnya, kita bisa akhiri sesi afirmasinya dengan harapan agar tujuan kita tercapai dengan mudah, di waktu yang tepat, menguntungkan diri dan semuanya.

Kekuatan afirmasi kita agar dapat sukses memotivasi bergantung pada repetisi atau pengulangan. Bisa dimulai dengan suara lantang lalu diteruskan di dalam hati beriringan dengan nafas.

Tarik nafas dalam dan hembuskan secara perlahan, lalu bernafas normal secara sadar sembari mengucapkan afirmasi untuk motivasi kerja kita secara berulang-ulang.

Kita bisa juga menuliskan afirmasi kita bersama kegiatan mencatat jurnal harian dan perencanaan serta berbagi pemikiran yang dituliskan pada sebuah buku.

Bisa juga afirmasi kita itu ditempelkan pada sebuah kertas di dinding kamar, di selembar kartu kecil yang bisa kita bawa-bawa kemana saja dan dibaca kapan saja. Atau direkam dan didengarkan berulang-ulang dengan earphone. Jangan lupa tuliskan juga di ponsel, layar monitor komputer, dan di atas meja kerja kita.

Kekuatan Afirmasi untuk Motivasi Bekerja

Tapi yang terpenting adalah melatih daya konsentrasi serta fokus dengan memanfaatkan kekuatan pikiran bawah sadar ketika memasuki gelombang otak alphatheta. Dengan pikiran yang terfokus, kita bisa memupuk afirmasi kita untuk tumbuh kuat tanpa terpengaruh pendapat diri yang negatif atau opini yang mempengaruhi pikiran kita dari orang lain.

Kita harus tanamkan benih afirmasi pada kesadaran yang ikhlas dan tidak ada konflik atau pertentangan dari pikiran kritis/rasional kita.

Cara untuk memberdayakan teknik afirmasi sehingga motivasi bekerja kita meningkat adalah dengan melakukan repetisi yang berarti. Setiap perulangan harus disadari maknanya dan jangan seperti robot atau mekanistis.

Setiap kata dalam pengucapan afirmasi kita harus bersungguh-sungguh meski dalam keadaan santai. Niat kuat namun tetap khusyu’ atau pikiran yang terfokus.

Jauhkan dahulu perasaan stres atau cemas. Untuk mengatasi pikiran yang negatif atau depresif, kita bisa memanfaatkan beragam teknik motivasi seperti yang pernah saya tuliskan di https://100motivasi.wordpress.com dengan contohnya silahkan klik disini dan disini. Pikiran yang tenang dan damai akan mendorong kesuksesan afirmasi untuk motivasi bekerja kita.

Rahasia afirmasi berada pada keyakinan yang teguh bahwa apa yang kita inginkan bisa terjadi. Jangan pernah menyerah dengan afirmasi kita dan terus berusaha. Penyesuaian dan fleksibilitas memang perlu, bahkan jangan takut berubah atau mengubah afirmasi kita. Namun yang terpenting adalah tetap optimis!

Baca juga:
Motivator yang Merugikan
Agar Termotivasi
Rahasia Sukses
Afirmasi