Nasehat

by @rezawismail

Lakukan apa yang selalu ingin kita lakukan dalam hidup. Jika tidak, kehidupan akan terasa jenuh dan hampa. Cari caranya. Selalu ada jalan jika kita benar-benar menginginkannya. -Mason Partek

Berapa banyak dari kita yang melakukan kesalahan atau mengambil keputusan yang salah padahal kita bisa melakukannya dengan benar jika saja kita mau bertanya? Banyak kesalahan bisa dihindari kalau saja kita bersedia mendengarkan nasehat.

Masalahnya, kita seringkali tak terbiasa untuk meminta nasehat kepada orang lain. Banyak orang sedari kecil belajar untuk meminta maaf jika khilaf dan berterima kasih jika diberikan sesuatu. Tapi sangat sedikit orang yang belajar untuk meminta bantuan, pengetahuan, pengalaman, dan wawasan dari orang lain ketika akan berbuat atau memutuskan sesuatu.

Banyak hal yang menjadi penyebab mengapa kita tak terbiasa meminta bantuan dan kepintaran orang lain. Salah satu alasan utamanya adalah, kita tak mau terlihat lemah di mata orang lain. Sehingga, kita baru mau memanfaatkan kompetensi orang lain jika kita merasa lebih kuat posisinya, sebagai atasan atau orang yang memberikan bayaran.


Ego kita terbentuk dengan fokus agar kita bisa mandiri, sehingga banyak inisiatif dilakukan seperti riset dirasa cukup lewat beragam informasi yang tersedia dalam bentuk tulisan. Padahal, begitu beragam kondisi dan situasi yang bisa diatasi hanya dengan pengalaman spesifik dari orang lain.

Selain kurang proaktifnya kita sebagai manusia untuk meminta nasehat orang lain, pola pikir kita sudah terbiasa untuk tidak meningkatkan kemampuan dalam meminta nasehat. Mungkin saja kita berniat untuk mendapatkan nasehat dari orang lain dalam menghadapi suatu keadaan, tapi selanjutnya kita malas untuk mendalami dan mencari lebih banyak lagi masukan serta mengolahnya menjadi sumber kebijaksanaan dalam melakukan atau memutuskan sesuatu.

Solusi yang tepat bisa terdapat dalam kombinasi beberapa nasehat hebat. Meskipun begitu, satu nasehat sederhana bisa memberikan perubahan yang dibutuhkan. Orang yang rajin dan pantang menyerah dalam meminta nasehat akan mampu mengambil keputusan secara lebih baik dan berbuat yang benar.

Nasehat dapat memberikan sudut pandang baru terhadap suatu isu atau masalah yang biasanya luput dari perhatian kita jika tidak mendapatkan perspektif yang berbeda. Orang lain dapat memberikan suatu persepsi yang di luar paradigma yang dimiliki oleh diri sendiri.

Melibatkan orang lain bisa menjadi benih kerjasama yang saling menguntungkan di masa-masa yang akan datang. Kita juga bisa mengambil keputusan dengan penuh keyakinan dan melangkah lebih pasti karena telah melengkapi diri dengan berbagi informasi serta kompetensi yang bukan hanya dari diri sendiri.

Keahlian dalam menyerap nasehat dan memintanya dari orang yang tepat akan bertambah seiring waktu serta seberapa intensifnya kita dalam mempelajari keunggulan dari bentuk interaksi sosial ini. Dengan begitu, tantangan dalam kehidupan bisa kita hadapi bersama dan tak perlu pusing berpikir dalam kesendirian.

Marilah kita gemari mencari nasehat dari orang-orang…

Baca juga:
Afirmasi: Kekuatan Berpikir Positif
3 Tips Bekerja Lebih Semangat
Menunda Penundaan
Motivasi untuk Peningkatan Kinerja