Tips Motivasi

Focusing on Happiness

Kategori: motivasi

Menanamkan DNA Kepemimpinan Kepada Karyawan

Manajemen adalah efisiensi dalam mendaki tangga kesuksesan, kepemimpinan adalah yang menentukan apakah tangga tersebut bersender pada dinding yang benar. -Stephen R. Covey

Perusahaan yang sukses mengejar keuntungan dengan produktivitas yang tinggi dan mengurangi tingkat perpindahan karyawan. Interaksi dan komunikasi antara manajer dengan para karyawan serta kepada sesama rekan kerja harus dikuatkan dengan pemberdayaan.

Pemberdayaan yang menjangkau setiap individu di perusahaan, secara mendalam hingga ke dalam DNA yang menentukan karakter masing-masing diri pribadi karyawan.

Penanaman nilai inti atau DNA kepemimpinan ini ke dalam paradigma berpikir karyawan perlu dilakukan dengan transformasi yang didukung penuh oleh perusahaan dan seluruh jajaran pimpinan yang ada.

Diskusi, pujian, dan coaching yang diberikan secara berkala oleh atasan kepada bawahannya; akan meningkatkan moral serta keterikatan karyawan. Kepuasan akan meningkat sebanyak tiga kali lipat sehingga motivasi kerja secara otomatis juga menjadi tinggi.

Baca entri selengkapnya »

Motivasi Intriksik untuk Karyawan dan Sales Person

Untuk meraih kejayaan; kita tidak sekedar bertindak tapi juga punya mimpi, tidak hanya berencana namun memiliki keyakinan. -Anatole France

Penelitian terkini di dalam dunia kerja menunjukkan bahwa motivasi pegawai tidak hanya berasal dari kompensasi saja seperti yang pernah saya tuliskan disini dan disini.

Memotivasi karyawan bagian apapun; pekerja pelaksana, pegawai bagian back office dan frontliner, bagian administrasi, supervisor, manajer, atau tenaga penjual pada suatu perusahaan membutuhkan lebih dari sekedar remunerasi untuk menciptakan motivasi tinggi.

Imbalan moneter untuk suatu pekerjaan seperti gaji, upah, bonus, komisi penjualan, dan sebagainya memang dibutuhkan untuk dasar motivasi karyawan dan sales person dalam bekerja sebagai pemenuhan kebutuhan hidupnya.

Akan tetapi, ada satu jenis motivasi yang lebih kuat daripada motivasi eksternal berupa bayaran uang. Malah, uang bisa berdampak negatif jika tidak dikelola dengan baik seperti menghambat kreativitas dan mendemotivasi jika pembagiannya tidak dianggap fair atau adil.

Baca entri selengkapnya »

Kepemimpinan yang Hebat

Inovasi membedakan seorang pemimpin dari seorang pengikut. -Steve Jobs

Pemimpin yang hebat tidak hanya efektif dalam mencapai tujuan bersama tapi juga memiliki keberanian untuk menentukan tujuan yang bermakna.

Pemimpin juga berani mengambil keputusan yang beresiko, tapi bukan berjudi. Kehebatannya ada pada dukungannya terhadap inovasi daripada efisiensi. Pilihannya diambil berdasarkan peluang kesuksesan yang di atas 50%, yang bukan spekulasi seperti memilih dengan lemparan koin. Rencana tindakannya diperhitungkan dengan matang dan dilaksanakan dengan perbaikan kualitas yang konsisten.

Pemimpin juga memiliki kompas internal sebagai pegangan, prinsip-prinsip yang mendasari setiap perilakunya yang bukan hanya sekedar berpestasi saja. Moral, etika, dan bertanggung jawab adalah karakter kepemimpinan hebat yang lebih dari hanya menjadi pemimpin yang efektif.

Pemimpin yang berani berarti peduli lingkungan serta menjaga sumber daya yang berharga. Integritas yang baik mencegah seorang pemimpin melakukan hal yang tercela dan merugikan bagi masyarakat meski itu berarti melawan kehendak pemodal.

Pemimpin juga harus bisa mencetak pemimpin-pemimpin baru sebagai penggantinya kelak, memberikan pengajaran dengan teladan dan berbagi pengetahuan serta wawasan kepada para anggota kelompoknya. Kinerjanya akan dinilai bukan hanya ketika dia berkuasa, tapi juga di masa yang akan datang dalam diri sang penerusnya setelah suksesi kepemimpinannya telah tejadi di masa depan.

Baca entri selengkapnya »

MBO: Teori Manajemen Peter Drucker yang Memotivasi Karyawan

Sebuah misi menyatakan motif dari suatu pekerjaan, bukan cara bagaimana melakukannya. -Peter Drucker

Peter Ferdinand Drucker lahir di Wina, Austria-Hungary pada tahun 1909 dan menjadi profesor yang paling berpengaruh dalam dunia manajemen hingga tutup usia di umur 95 tahun. Karyanya telah mendapatkan penghargaan oleh Presiden Amerika Serikat dan di beberapa negara maju lainnya.

Beragam teori manajemennya telah menjadi acuan di banyak organisasi, perusahaan swasta maupun pemerintah. Prediksinya tentang privatisasi dan desentralisasi, kebangkitan ekonomi Jepang, keunggulan kompetitif praktek pemasaran, dan peran vital informasi dalam industri telah menjadi kenyataan di masa kini.

Peter Drucker telah bekerja sama dan menjadi konsultan yang berperan penting dalam kesuksesan bisnis banyak perusahaan besar seperti: GM, GE, Coca-Cola, IBM, Citicorp, Intel, P&G, Toyota, serta beberapa organisasi pemerintah dan LSM.

Dia juga sangat terkenal dalam dunia usaha di Jepang setara dengan tokoh bisnis seperti Edwards Deming yang menginspirasi filosofi Kaizen, perbaikan yang konsisten pada beragam jenis industri di Jepang.

Baca entri selengkapnya »

Evolusi, Emosi, dan Motivasi

Keberanian adalah perjuangan melawan ketakutan, menaklukkan rasa takut, bukan ketiadaan akan rasa takut itu sendiri. -Mark Twain

Manusia bisa terus berevolusi, tidak punah hingga kini berkat kemampuannya beradaptasi untuk bertahan hidup dalam menghadapi tantangan dari lingkungannya atau seleksi alam.

Insting untuk bertahan hidup dan berkembang biak menjadi motivator terkuat dalam setiap gerak langkah manusia dari jaman purbakala hingga jaman modern.

Emosi menjadi alat penting untuk manusia berperilaku dan menyesuaikan diri dengan lingkungannya dan merespons stimulus yang ada. Reaksi yang cepat seringkali menentukan hidup atau mati bagi manusia di jaman purba.

Emosi yang vital bagi keselamatan nyawa ini adalah emosi-emosi yang memicu reaksi untuk bertindak dengan cepat. Contohnya seperti emosi kaget, jijik, dan ketakutan atau kemarahan yang dirasakan secara intens.

Emosi-emosi ini terprogram untuk memperingatkan insting manusia agar menyelamatkan diri dengan memotivasi suatu tindakan yang impulsif. Misalnya terhadap bahaya saat menghadapi binatang buas yang hendak menyerang atau menemui makanan atau zat sudah yang busuk/beracun.

Baca entri selengkapnya »