Tips Motivasi

Focusing on Happiness

Kategori: pemasaran & penjualan

Sekilas Strategi Pemasaran

Bisnis adalah tentang mendapatkan profit. Keuntungan.

Bukan soal omset, margin, atau seberapa laku atau habis produk dijual. Dan profit yang bagus untuk bisnis adalah yang sustainable. Bertahan lama. Lebih banyak untung daripada rugi secara terus-menerus dalam jangka waktu yang panjang.

Pemasaran adalah tentang mempertahankan keuntungan dalam jangka panjang. Bukan hanya sekedar berjualan dan mendapatkan profit tapi hanya sementara. Marketing adalah soal perusahaan yang ingin mendapatkan pelanggan bukan cuma pembeli saja.

Maka, pertama-tama yang harus dilakukan setiap pebisnis yang ingin menyusun strategi pemasaran adalah analisa dan persiapan. Yaitu, menganalisa pasar dan mempersiapkan produk yang baik.

Selanjutnya, kita harus tahu target pasar kita. Pemasaran adalah soal pilihan dalam menyasar pasar yang tersegmentasi. Kalau kita tak memiliki ceruk pasar, berarti kita hanya berjualan komoditas atau memiliki modal yang tak terbatas.

Setelah menargetkan segmen pasar yang ingin dituju, pebisnis harus mampu mengkomunikasikan kesan dari produknya. Dimana produk tersebut akan menempati benak dari konsumen. Jangan sampai jadi yang nomor tiga, kalau bisa jadi yang pertama dan yang kedua dalam pikiran para pembeli. Setelah itu cenderung akan terlupakan.

Baca entri selengkapnya »

The Next Marketing BBB alias 3B dalam Pemasaran yang Sukses

Ilmu pemasaran terus berkembang, saya ingat dalam teori marketing management ada banyak akronim. Seperti 4P; Product, Price, Promotion, Place atau STP; Segmentation, Targeting, Positioning. Dan sebagainya.

Tapi ada satu singkatan baru yang berbeda yang sangat berguna untuk teknik pemasaran, yaitu; BBB atau 3B.

Seperti yang saya sudah tuliskan sebelumnya (coba lihat kembali tulisan di atas) bahwa 3B adalah: Berguna, Berbeda, dan Baru.

Berguna

Ini adalah faktor yang paling mendasar dalam marketing. Sangat jelas sekali bahwa kita mesti memberikan sesuatu yang akan dipasarkan. Suatu produk atau jasa yang dipasarkan harus memiliki kegunaan atau nilai tambah.

Penawaran produk dalam suatu program pemasaran mesti mengkomunikasikan dan menciptakan kesan bahwa: konsumen mendapatkan manfaat yang jelas dari fitur-fitur yang ada, dan perusahaan dianggap reliable atau dapat diandalkan, terpercaya untuk dapat memenuhi harapan pelanggan dari pembelian produknya.

Komunikasi yang jelas dan terpercaya adalah kunci dari peningkatan brand value dari produk yang dipasarkan.

Seringkali kita lupa bahwa yang menilai berguna adalah si pembeli atau dari perspektif pelanggan. Bukan dari sudut pandang penjual, maka dari itu diperlukan market research dan pengembangan poduk.

Contohnya; Suatu perusahaan bisa saja ingin menjual lem yang bagus tapi ternyata kreativitasnya membuahkan inovasi baru yang memiliki potensi lain sebagai suatu produk unik yang sangat berguna berupa notes tempelan. Ini adalah kisah Post-It.

Jelas, perusahan pemasar mesti dapat mengkomunikasikan kegunaan atau manfaat dari fitur-fitur produk yang ditawarkan dengan jelas dan berintegritas. Jangan gombal!

Jangan berikan janji-janji berlebihan tapi service kurang atau over-promise. Dan edukasikan manfaat bukan fitur-fitur yang terlalu teknis. Benefit over features.

Baca entri selengkapnya »

Tips Sales Membangun Kepercayaan Pelanggan

Salah satu kunci utama dalam kesuksesan penjualan adalah membangun kepercayaan pelanggan kepada sang sales. Sales yang terpercaya akan lebih mudah mendapatkan order pembelian dari sang pelanggan. Cara untuk membangun kepercayaan adalah dengan menciptakan kedekatan, berikut beberapa tips-nya:

  • Pertama-tama, seorang sales harus mengetahui tentang hal-hal yang dipedulikan oleh sang calon pelanggan atau prospeknya. Penjual mesti mengenal kesukaan dan ketidaksukaan, preferensi, dan karakteristik utama dari si pembeli.
    Baca entri selengkapnya »

Keahlian Terpenting Seorang Sales

Seorang Sales yang sukses bukanlah orang yang pandai berbicara, tapi lebih kepada pandai mendengarkan.. dan sedikit keberuntungan tentunya. -Reza Wahyu

Ray adalah seorang tenaga penjual yang tergolong sukses di perusahaannya. Atasannya selalu memujinya karena dia pandai membujuk prospek hingga mau membeli produk yang ditawarkannya. Semua orang mengganggap Ray berbakat dalam berbicara sehingga setiap kata-katanya seperti hipnotis bagi para pelanggannya.

Rahasia sukses Ray yang sebenarnya justru bukanlah di saat ia membuka mulut, melainkan ketika dia membuka telinganya lebar-lebar. Kesuksesannya berasal dari keterampilannya dalam mendengarkan keinginan, kebutuhan, bahkan banyak yang berawal dari keluhan sampai terjadi penjualan. Bagaimana bisa begitu?

Dengan menjadi pendengar yang baik, seorang wiraniaga akan mampu:

Baca entri selengkapnya »

Presentasi yang Menggoda

Karakter seseorang adalah sarana persuasi yang paling efektif. -Aristoteles

Dalam mendapatkan klien, seringkali seorang tenaga penjual atau sales person harus melakukan presentasi kepada calon konsumennya yang biasa disebut prospek. Beragamnya karakter manusia membuat presentasi menjadi beragam juga disesuaikan dengan kebutuhan sang pelanggan.

Ada orang yang menyukai diskusi dan pemaparan data-data, ada juga yang mudah merasa bosan dan menginginkan presentasi yang menghibur. Langkah pertama tentunya dalam menyusun presentasi yang menggoda adalah menganalisa preferensi, wawasan dan keinginan dari audiens dengan riset yang cukup.

Selanjutnya kita juga harus memperhatikan petunjuk-petunjuk non-verbal selama presentasi seperti bahasa tubuh dan gerakan lainnya untuk menilai seberapa dalam pengaruh dari presentasi yang sedang kita paparkan. Seringkali kita harus bisa adaptif dengan menjadi fleksibel ketika kita merasakan kekurangan perhatian dari pemirsa presentasi kita dengan mengubah cara kita menyampaikan materi presentasinya.

Namun dari sekian banyaknya variasi metode presentasi, kita bisa mengusahakan beberapa langkah agar presentasi kita lebih memukau dan menggoda sehingga bisa menyukseskan tujuan kita berpresentasi. Bahkan sebelum kita menemui partisipan yang akan kita presentasikan, kita mesti melakukan beberapa persiapan seperti meminta atau memberikan pertanyaan awal lewat email misalnya.

Dan sebelum kita mempersiapkan presentasi dengan segala kemungkinan pertanyaan yang akan diajukan, kita juga harus tahu bahwa orang yang akan kita presentasikan memang berpengaruh sebagai orang kunci di perusahaan prospek sebagai contohnya. Kemudian hindari jargon-jargon atau istilah dan bahasa yang kurang familiar bagi pendengar presentasi kita.

Selanjutnya adalah menyatakan penawaran yang jelas dengan meminta tindak-lanjut atau langkah selanjutnya yang bisa diambil setelah menerima presentasi yang kita paparkan. Kita juga perlu mengevaluasi untuk perbaikan dan penyempurnaan presentasi agar ke depannya menjadi semakin menggoda. Serta memanfaatkan prinsip-prinsip persuasi dalam presentasi. Baca entri selengkapnya »