Tips Motivasi

Tips-Tips Motivasi by Reza Wahyu

Kategori: pemasaran & penjualan

Trik Optimalisasi Penetapan Target

Target yang optimal adalah target yang cukup menantang namun tidak terlalu mustahil. Jadi, kemungkinan pencapaian target tersebut bisa diraih bahkan dilampaui menjadi cukup besar. Ada keseimbangan antara kemungkinan dan tantangan.

Target yang terlalu tinggi akan menyebabkan pesimisme dan rintangan motivasi seperti penghindaran. Proses bekerja dalam meraih target akan dibayang-bayangi dengan ketakutan kalau-kalau tidak kesampaian. Tekanan bekerja terlalu tinggi sehingga menghambat kreativitas dalam berinovasi.

Target yang terlalu mudah, sebaliknya bisa menciptakan demotivasi seperti penundaan, kemalasan, dan kebosanan. Motivasi untuk bertindak menjadi kecil dan inisiatif untuk lebih berdisiplin dalam mengejar target menjadi rendah.

Baca entri selengkapnya »

Iklan

Resep Merubah Diri dan Orang Lain

Michael V. Pentagon, PhD., adalah seorang psikolog dan peneliti dari Yale School of Medicine yang mengembangkan formula Instant Influence yang praktis dalam mempengaruhi diri atau orang lain untuk berubah dan melakukan sesuatu. Teknik praktis dalam memotivasi ini merupakan pengembangan dari metode Motivational Interview yang bersifat akademis untuk bisa dipergunakan dalam bisnis, lingkungan, keluarga, dan diri sendiri. Dalam bukunya, Dr. Pantalon mengungkapkan resep untuk memotivasi orang-orang dalam waktu singkat dengan metode yang terstruktur dan telah teruji secara ilmiah. 

Teknik ini menekankan supaya orang-orang melakukan tindakan berdasarkan dorongan dari dalam diri atau menemukan motivasi intrinsik, alasan mereka sendiri untuk melakukan apa yang diminta. Jadi pertama-tama, jika kita ingin merubah diri atau orang lain kita harus menghargai prinsip bahwa semua orang selalu memiliki pilihan, tidak ada orang yang harus melakukan apapun. Jadi, untuk menerapkan ilmu Instant Influence ini, kita perlu menghargai bahwa masing-masing orang memiliki kebebasan untuk memilih tindakannya (walaupun setiap tindakan memiliki konsekuensi). 

Jadi, untuk memotivasi diri atau orang lain supaya berubah dari menolak menjadi mau melakukan sesuatu, kita harus memberikan otonomi atau terus mengingatkan dan bahkan memperbesar rasa akan kebebasan serta kekuasaan atas pilihan tindakannya. Kita tidak boleh memaksakan sudut pandang kita, memberikan nasehat kepada orang lain daripada membiarkannya menemukan alasannya sendiri. 

Baca entri selengkapnya »

Kelelahan dalam Memutuskan

Steve Job seringkali mengenakan pakaian yang sama dengan alasan untuk tidak membuang-buang energi dalam memutuskan warna atau jenis baju mana yang akan dipakai, agar lebih fokus untuk membuat keputusan-keputusan yang lebih penting.

Energi mental yang digunakan dalam mengambil keputusan-keputusan di dalam keseharian seseorang ada batasnya. Sama seperti otot, kekuatan kehendak, disiplin diri, dan penggunaan pikiran untuk memutuskan dapat menurun kualitasnya seiring waktu. Hal ini biasa disebut sebagai kelelahan.

Dalam ilmu psikologi, kelelahan dalam memutuskan mengacu pada kualitas keputusan yang menurun seiring banyaknya pengambilan keputusan yang telah dibuat sebelumnya. Kelelahan dalam memutuskan menjadi salah satu penyebab dari hasil pengambilan keputusan yang kurang rasional.

Baca entri selengkapnya »