Tips Motivasi

Tips-Tips Motivasi dari dan untuk Reza Wahyu

Month: Januari, 2016

Trik Optimalisasi Penetapan Target

Target yang optimal adalah target yang cukup menantang namun tidak terlalu mustahil. Jadi, kemungkinan pencapaian target tersebut bisa diraih bahkan dilampaui menjadi cukup besar. Ada keseimbangan antara kemungkinan dan tantangan.

Target yang terlalu tinggi akan menyebabkan pesimisme dan rintangan motivasi seperti penghindaran. Proses bekerja dalam meraih target akan dibayang-bayangi dengan ketakutan kalau-kalau tidak kesampaian. Tekanan bekerja terlalu tinggi sehingga menghambat kreativitas dalam berinovasi.

Target yang terlalu mudah, sebaliknya bisa menciptakan demotivasi seperti penundaan, kemalasan, dan kebosanan. Motivasi untuk bertindak menjadi kecil dan inisiatif untuk lebih berdisiplin dalam mengejar target menjadi rendah.

Baca entri selengkapnya »

Iklan

Resep Merubah Diri dan Orang Lain

Michael V. Pentagon, PhD., adalah seorang psikolog dan peneliti dari Yale School of Medicine yang mengembangkan formula Instant Influence yang praktis dalam mempengaruhi diri atau orang lain untuk berubah dan melakukan sesuatu. Teknik praktis dalam memotivasi ini merupakan pengembangan dari metode Motivational Interview yang bersifat akademis untuk bisa dipergunakan dalam bisnis, lingkungan, keluarga, dan diri sendiri. Dalam bukunya, Dr. Pantalon mengungkapkan resep untuk memotivasi orang-orang dalam waktu singkat dengan metode yang terstruktur dan telah teruji secara ilmiah. 

Teknik ini menekankan supaya orang-orang melakukan tindakan berdasarkan dorongan dari dalam diri atau menemukan motivasi intrinsik, alasan mereka sendiri untuk melakukan apa yang diminta. Jadi pertama-tama, jika kita ingin merubah diri atau orang lain kita harus menghargai prinsip bahwa semua orang selalu memiliki pilihan, tidak ada orang yang harus melakukan apapun. Jadi, untuk menerapkan ilmu Instant Influence ini, kita perlu menghargai bahwa masing-masing orang memiliki kebebasan untuk memilih tindakannya (walaupun setiap tindakan memiliki konsekuensi). 

Jadi, untuk memotivasi diri atau orang lain supaya berubah dari menolak menjadi mau melakukan sesuatu, kita harus memberikan otonomi atau terus mengingatkan dan bahkan memperbesar rasa akan kebebasan serta kekuasaan atas pilihan tindakannya. Kita tidak boleh memaksakan sudut pandang kita, memberikan nasehat kepada orang lain daripada membiarkannya menemukan alasannya sendiri. 

Baca entri selengkapnya »

Teknik Instan 2 Menit untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri (PD) dan Menurunkan Stres

“Your body language shapes who you are” ~ Amy Cuddy

Saya ingin menawarkan kepada Anda sebuah teknik sederhana yang tidak membutuhkan alat, hanya perubahan postur selama dua menit. Saya mempelajari teknik ini dari Amy Cuddy, seorang peneliti di bidang psikologi sosial dari Harvard. 

Dalam berkomunikasi, kita berinteraksi tidak hanya menggunakan kata-kata secara lisan tapi juga menggunakan bahasa tubuh. Bahkan banyak orang menilai orang lain dari banyak ekspresi non-verbal seperti postur dan mimik muka. Mayoritas komunikasi diartikan dari ekspresi-ekspresi selain kata-kata. Kita membaca dan memaknai maksud pikiran serta perasaan orang lain dari gerakan tubuh, mimik muka, dan postur, selain dari apa yang diucapkan. Begitulah kita berinteraksi sehari-hari. Bahkan dalam tulisan kita menggunakan tanda baca serta emoticon atau emoji untuk memperjelas komunikasi. 

Dan bagaimana dengan komunikasi dengan diri sendiri? Ternyata, kita juga menyatakan emosi dalam bentuk ekspresi non-verbal seperti mimik muka, gerakan tubuh, dan postur. Kala kita senang kita cenderung membuka diri, lebih mudah tersenyum, dan bergaya lebih PD. Dan ketika sedang bersedih kita menutup diri, menundukkan pandangan, atau agak membungkuk. Sebaliknya saat marah kita bernafas agak cepat, menegangkan otot-otot tertentu, dan ada yang mukanya sampai memerah. Dan seterusnya. 

Baca entri selengkapnya »

%d blogger menyukai ini: