Tips Motivasi

Focusing on Happiness

Kategori: eksekusi & produktivitas

Satu Tips Utama Wawancara Kerja

Keutamaan seseorang bukan pada pencapaiannya tapi apa yang diniatkannya untuk dicapai. -Kahlil Gibran

Banyak artikel dan buku telah ditulis untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi wawancara kerja atau job interview. Beberapa tips yang terpenting seperti:

  1. Hadir tepat waktu dan memiliki etika perilaku yang santun.
  2. Melakukan riset kecil atau mempelajari lebih jauh perusahaan yang dilamar dan jenis pekerjaan yang ingin dilakukan.
  3. Berpakaian secara rapih dan berdandan secara resik untuk kesan pertama yang baik serta tidak berlebihan atau menor.
  4. Antusias dan bersikap proaktif dalam memberikan keterangan serta tidak membicarakan hal-hal yang negatif tentang perusahaan atau pekerjaan yang ingin ditinggalkan.
  5. Dan banyak tips lainnya dalam hal nada suara yang digunakan, cara bersalaman dan duduk, arah pandangan mata, hingga teknik senyuman dan sebagainya.

Meskipun begitu, satu tips yang terutama dalam menghadapi wawancara kerja adalah; niat. Kita harus benar-benar tahu secara pasti bahwa diri kita memang benar-benar menginginkan pekerjaan itu yang kita lamar. Sehingga kita bisa yakin 100% dan berkomitmen penuh untuk mendapatkan penilaian yang terbaik dari pewawancara. Baca entri selengkapnya »

Rahasia Keunggulan

Knowledge is power. -Sir Francis Bacon

Pengetahuan adalah kekuatan, begitulah kira-kira terjemahan dari kutipan di atas. Maka dari itu, kita harus selalu mengejar pengetahuan. Bukan hanya sekedar data belaka. Tapi wawasan yang berguna. Ilmu yang membawa kemajuan yang signifikan.

Dalam era informasi dan globalisasi ini, mereka yang memiliki pengetahuan akan memiliki daya saing demi keunggulan. Dan mereka yang inovatif yang menciptakan pengetahuan baru, akan semakin berkembang melampaui kinerja masa lalu dan para pesaingnya.

Bagaimana mengolah pengetahuan itu juga penting. Baca entri selengkapnya »

Passion dan Engagement: Kunci Produktivitas Karyawan

Passion adalah energi. Rasakan saja kekuatannya yang berasal dari fokus akan hal-hal yang menarik minat kita. -Oprah Winfrey

Bisa dipastikan, kebanyakan pemimpin perusahaan meyakini kinerja yang bagus dihasilkan dari karyawan yang memiliki tingkat employee engagement yang tinggi terhadap pekerjaan serta sangat passionate dalam mengerjakan tugas-tugasnya.

Mayoritas manajer juga percaya bahwa produktivitas para pekerja amatlah ditentukan oleh semangat motivasi sustainable atau dapat bertahan lama dalam jangka panjang. Dan semangat kerja yang bisa terus berkobar ini bukanlah yang dipancing oleh para motivator eksternal, namun motivasi yang bersumber dari dalam diri yang biasa disebut passion.

Kemudian, passion karyawan akan menjadi landasan dari employee engagement yang solid atau kokoh. Team work dalam perusahaan akan bekerja dengan dinamis dan secara efektif akan menghasilkan kinerja kelompok yang mendukung kenaikan produktivitas perusahaan.

Bagaimana mengarahkan karyawan agar bekerja dengan passion dan tingkat engagement yang tinggi? Baca entri selengkapnya »

Teori Motivasi: Pengaruh Hasrat Terhadap Motivasi Kerja Karyawan

Hasrat adalah kunci motivasi, sedangkan determinasi dan komitmen yang teguh untuk mengejar tujuan adalah yang memungkinkan pencapaian kesuksesan. -Mario Andretti

Teori motivasi terus berkembang dan semakin efektif dalam prakteknya. Perusahaan-perusahaan yang ingin unggul dalam bersaing di era modern harus mampu memanfaatkan ilmu pengetahuan yang terkini di bidang psikologi dan manajemen sumber daya manusia.

Proses memotivasi karyawan agar menghasilkan produktivitas yang tinggi lewat kontribusi kinerja yang terbaik harus berlandaskan wawasan teori motivasi kerja yang telah teruji secara ilmiah dan dalam prakteknya.

Di jaman pasar bebas dan globalisasi ini, insentif eksternal saja tidak cukup untuk memotivasi kinerja karyawan agar bekerja memberikan kontribusinya yang terbaik. Sistem reward and punishment atau imbalan finansial dan ancaman sanksi yang ada wajib dilengkapi dengan pengelolaan faktor-faktor lainnya yang mempengaruhi motivasi kerja karyawan secara signifikan.

Kini, ribuan perusahaan multinasional menggunakan metode yang lebih komprehensif dalam menyusun kebijakan-kebijakan pada manajemen sumber daya manusianya. Teori motivasi yang digunakan mempertimbangkan juga pengaruh-pengaruh internal seperti spesifikasi karakter dari setiap karyawan turut dievaluasi untuk ditindaklanjuti dengan prosedur yang beragam disesuaikan dengan karakteristik inti dari masing-masing karyawan.

Sebagai contoh, Baca entri selengkapnya »

Teknik Meditasi untuk Motivasi

Hal yang terbaik adalah melakukan hal yang benar, hal yang terbaik selanjutnya adalah melakukan hal yang salah (lalu belajar memperbaikinya), hal yang terburuk adalah tidak melakukan apapun. -Theodore Rosevelt

Banyak orang merasa terlalu sibuk untuk meluangkan waktu bermeditasi. Beberapa menganggap meditasi itu tidak produktif karena hanya duduk diam tidak melakukan apa-apa. Bahkan, ada orang yang menilai meditasi itu sesuatu yang haram dilakukan karena itu merupakan ritual agama lain.

Kalau kita alergi dengan istilah meditasi, kita bisa menggantinya dengan nama: relaksasi terfokus. Dalam bermeditasi, kita tidak perlu melakukan ritual atau atribut keagamaan manapun. Cukup duduk diam dan menyadari pernafasan kita sendiri. Tak perlu pakai mantra, doa, zikir, dan sebagainya (walaupun begitu, bukan berarti tidak diperbolehkan).

Di dalam tulisan kali ini, saya akan memaparkan bahwa meditasi bisa meningkatkan motivasi dan menjadikan kita lebih produktif. Kok bisa? Padahal meditasi tampak seperti suatu aktivitas yang tidak produktif.

Pertama-tama, Baca entri selengkapnya »