Rahasia Keunggulan

by @rezawismail

Knowledge is power. -Sir Francis Bacon

Pengetahuan adalah kekuatan, begitulah kira-kira terjemahan dari kutipan di atas. Maka dari itu, kita harus selalu mengejar pengetahuan. Bukan hanya sekedar data belaka. Tapi wawasan yang berguna. Ilmu yang membawa kemajuan yang signifikan.

Dalam era informasi dan globalisasi ini, mereka yang memiliki pengetahuan akan memiliki daya saing demi keunggulan. Dan mereka yang inovatif yang menciptakan pengetahuan baru, akan semakin berkembang melampaui kinerja masa lalu dan para pesaingnya.

Bagaimana mengolah pengetahuan itu juga penting. Kreativitas membedakan mereka yang sedang belajar atau yang sudah menjadi sang master. Lihatlah bagaimana Steve Jobs mengolah ilmu yang ada menuju tingkatan yang lebih tinggi. Dia tidak menciptakan pemutar musik digital atau layar sentuh. Steve Jobs menyempurnakannya.

Aplikasi dari ilmu pengetahuan secara alami menjadi yang terutama dalam memanfaatkan wawasan yang dimiliki menjadi faktor pengungkit yang efektif. Atau menjadi faktor pendorong yang sangat kuat. Atau alat produksi yang efisien. Atau senjata sosial-psikologis.

Kalau pengetahuan adalah kekuatan, disinformasi adalah senjata.

Banyak organisasi seperti perusahaan, bahkan negara memiliki rahasia dan menutup-nutupi informasi demi keunggulan diri. Memanipulasi pikiran dengan beragam teknik komunikasi, pengelolaan media, dan pengaturan informasi.

Sebagai contoh; beberapa orang menggunakan ketidaktahuan dari orang lain dan memanfaatkannya. Ibaratnya seorang ilusionis atau mentalist yang mempunyai trik sulap yang mampu mengelabui para audiens dan tetap mengundang kekaguman. Penghargaan dari mereka yang tidak tahu.

Ketidaktahuan juga bisa membawa ketakutan. Dan rasa takut bisa menjadi perangkat pengendali massa atau manusia. Kontrol adalah kekuatan, dan kekuatan itu adalah pengelolaan pengetahuan. Pemimpin adalah mereka yang lebih banyak menggunakan otak daripada otot.

Selanjutnya, bayangkan bagaimana jika seseorang atau suatu perusahaan bisa memprediksi data-data di masa depan. Sukses besar pastinya! Analisis data dan terus menggali ilmu baru adalah kewajiban kita karena pengetahuan terus berkembang. Wawasan yang ada akan menjadi tak berguna seiring pertumbuhan kuantitas dan kualitas informasi dari waktu ke waktu.

Kegagalan berawal dari keengganan untuk berubah dan belajar hal-hal baru. Jadi, jangan takut untuk belajar dan menambah keunggulan dari daya saing pengetahuan. Jagalah informasi karena data yang berguna adalah hal yang sangat bernilai.

Maka dari itu, prioritaskan pembelajaran. Dan lebih dari itu; sempurnakan pengetahuan dengan pelatihan yang disiplin, ilmu dengan praktek yang konsisten. Perbaikan terus-menerus dan meningkatkan kompetensi. Hingga menjadi sang master.

Kemudian, jagalah informasi dan kelola eksposur-nya. Jangan terlalu terbuka dan manfaatkan wawasan yang telah dikuasai seperti seorang maestro. Sang maestro yang misterius.

Baca Juga:
Sales Training: Pelatihan Persuasi
Rahasia Sukses Bisnis Waralaba McDonald’s
Training Sales Persuasif
Rahasia Sukses

Iklan