Tips Motivasi

Focusing on Happiness

Kategori: motivasi

Memutuskan Cara Mengambil Keputusan

Banyak pemimpin yang ingin bisa membuat keputusan yang benar padahal jauh lebih baik untuk mampu mengambil keputusan dengan cara yang benar.

Penilaian benar atau kurang tepatnya suatu keputusan sulit diketahui berdasarkan perasaan saja padahal ukurannya belum diketahui karena hasil keputusannya belum berdampak banyak di saat momen memutuskan.

Jika saja kita dapat menciptakan suatu proses yang dapat diandalkan untuk selalu bisa memutuskan dengan lebih kompeten. Ukuran dari evaluasi pengambilan keputusan dapat secara lebih prediktif untuk direplikasi pada proses pembuatan keputusan di masa-masa yang akan datang.

Baca entri selengkapnya »

5 Pertanyaan Pengubah Penghidupan

Dalam legenda Yunani, Sisyphus dihukum dewa untuk mendorong batu besar ke atas bukit yang celakanya batu besar itu selalu jatuh kembali dan dia harus mendorongnya lagi ke atas bukit lalu jatuh lagi begitu terus berulang-ulang hingga selamanya.

Di jalan modern ini, seorang pekerja setelah seharian bekerja dia pulang ke rumah dan beristirahat untuk esok harinya kembali bekerja lagi begitu seterusnya. Bagi karyawan yang kurang motivasi, hari-hari kerjanya sama seperti siksaan dalam kisah Sisyphus. Pekerjaan rutin terasa membebani (batin) dan membosankan karena berulang-ulang.

Untuk menguatkan motivasi dan menemukan kebahagiaan, seorang pegawai yang bekerja setiap hari mesti dapat mengubah penghidupan. Mulai menegakkan kebiasaan yang lebih meningkatkan kebahagiaan dan gairah kerja. Dan memicu paradigma berpikir positif yang mengobarkan semangat. Mulailah dengan menanyakan beberapa pertanyaan sederhana.

Baca entri selengkapnya »

Sekilas Strategi Pemasaran

Bisnis adalah tentang mendapatkan profit. Keuntungan.

Bukan soal omset, margin, atau seberapa laku atau habis produk dijual. Dan profit yang bagus untuk bisnis adalah yang sustainable. Bertahan lama. Lebih banyak untung daripada rugi secara terus-menerus dalam jangka waktu yang panjang.

Pemasaran adalah tentang mempertahankan keuntungan dalam jangka panjang. Bukan hanya sekedar berjualan dan mendapatkan profit tapi hanya sementara. Marketing adalah soal perusahaan yang ingin mendapatkan pelanggan bukan cuma pembeli saja.

Maka, pertama-tama yang harus dilakukan setiap pebisnis yang ingin menyusun strategi pemasaran adalah analisa dan persiapan. Yaitu, menganalisa pasar dan mempersiapkan produk yang baik.

Selanjutnya, kita harus tahu target pasar kita. Pemasaran adalah soal pilihan dalam menyasar pasar yang tersegmentasi. Kalau kita tak memiliki ceruk pasar, berarti kita hanya berjualan komoditas atau memiliki modal yang tak terbatas.

Setelah menargetkan segmen pasar yang ingin dituju, pebisnis harus mampu mengkomunikasikan kesan dari produknya. Dimana produk tersebut akan menempati benak dari konsumen. Jangan sampai jadi yang nomor tiga, kalau bisa jadi yang pertama dan yang kedua dalam pikiran para pembeli. Setelah itu cenderung akan terlupakan.

Baca entri selengkapnya »

Memudahkan Perjuangan Hidup

Hidup adalah perjuangan. Itulah kenyataannya. Namun bukan berarti kehidupan harus menjadi terasa berat. Walau kita mendapati suatu kesusahan, bukan berarti pikiran kita juga mesti tertekan.

Memang banyak hal yang bisa membuat hidup kita terasa bagai perjuangan. Ada saja orang yang melakukan sesuatu yang membuat kita kesal atau marah. Bisa saja perkataan orang lain itu menyakiti kita.

Atau terjadi sesuatu yang membuat kita kecewa. Kita cemas pada anak kita, khawatir sama masa depan, takut salah mengambil keputusan. Dan banyak lagi hal lainnya yang membuat kita berasa berjuang dalam hidup.

Selanjutnya, hidup menjadi terlalu rumit dan banyak tuntutan. Dengan segala macam kewajiban dan tanggung jawab. Kita tetap bisa menyederhanakan segalanya dan mempermudah cara-cara kita dalam menjalani kehidupan.

Baca entri selengkapnya »

Pujian yang Merugikan

Ketika kita dipuji oleh orang lain, rasanya cukup menyenangkan. Tapi pujian juga bisa merugikan.

Jika pujian membuat kita senang, kita akan cenderung mencarinya selalu. Kita bisa menjadi pribadi yang ingin pamer dan akhirnya suka menyombongkan diri. Lama-kelamaan, kita menjadi ketergantungan emosional dengan orang lain.

Selanjutnya, kita bekerja dengan semangat hanya jika diperhatikan. Lalu sedikit saja kritik, walau membangun, bisa menjatuhkan motivasi kerja. Perasaan kita tergantung pada orang lain.

Kita menjadi selalu menginginkan persetujuan dan takut berinovasi. Kita mulai berkompromi dan tidak lagi mengikuti kata hati. Kebahagiaan kita menjadi rentan dan ketergantungan menjadi semakin akut.

Padahal, kita tidak bisa mengontrol orang lain. Tindakan orang lain adalah sesuatu yang di luar kendali kita. Sehingga kita tidak mungkin bisa selalu mendapatkan pujian, bisa juga orang lain memberikan kritikan bahkan hinaan.

Senang sama pujian berarti juga menjadi kesal dengan kritikan. Kita yang mudah termotivasi karena dipuji, akan mudah juga terpancing emosi negatif jika dikritik atau dihina. Motivasi mudah turun naik dan selalu memikirkan apa kata orang. Kita menjadi tidak mandiri. Terkekang dan rapuh.

Baca entri selengkapnya »