Tips Motivasi

Focusing on Happiness

Kategori: kesehatan tubuh & pikiran

Belajar dari Kesalahan

Kesalahan, selain memberikan tantangan dan rasa yang tidak enak, bisa juga memberikan peluang bagi diri kita untuk bertumbuh dan berkembang. Selama kita bisa mengolahnya.

Kesalahan akan menguatkan karakter kita dan meningkatkan kemampuan jika kita mau belajar dan memandangnya dengan pola pikir yang terbuka untuk pembelajaran.

Bahkan kesalahan yang fatal pun bisa menjadi kunci kesuksesan di masa depan. Beberapa penemu dan innovator mendapatkan keberhasilan dari kesalahan-kesalahan yang dibuat. Para programmer komputer dapat menyempurnakan aplikasi buatannya dengan mencari-cari kesalahan dan memperbaikinya.

Jadi, kesalahan bisa menjadi kesempatan yang berguna. Tapi masalahnya, kecenderungan manusiawi kita ketika melakukan kesalahan adalah dengan merenunginya berlarut-larut dan menyalahkan diri sendiri atau orang lain, menyalahkan lingkungan, sistem, prosedur, dan sebagainya.

Akhirnya, orang yang terus berkubang dengan kesalahannya akan tidak produktif. Kinerjanya menjadi lambat atau menunda-nunda untuk bertindak. Kebanyakan penyesalan atau sikap yang terlalu perfeksionis jika melakukan kesalah, akan membawa kita pada emosi yang negative seperti amarah, rasa kesal, frustasi, stress, hingga depresi dan berputus asa.

Solusi Transformasi Persepsi

Baca entri selengkapnya »

Bekerja dengan Produktivitas Tinggi secara Efektif

Berapa banyak waktu kita dihabiskan secara berlebihan? Yang jelas, banyak yang kita tak sadari. Bahwa perhatian kita seringkali teralihkan, dan pikiran kita terus berputar-putar sebelum melakukan sesuatu yang produktif.

Contohnya; seorang karyawan yang menjual waktunya dengan memberikan tenaga dan keahliannya untuk uang gaji yang diberikan perusahaan secara berkala. Berapa banyak waktunya yang benar-benar efektif dalam memberikan kontribusi dan berapa banyak yang tersia-siakan?

Misalnya dengan rapat-rapat yang berkepanjangan, mengolah email dan informasi lainnya yang seperti tanpa habis-habis. Melakukan peracakapan yang lebih banyak menyita perhatian kepada hal-hal yang kurang penting namun mendesak, atau bahkan malah sekedar meladeni pembicaraan yang tak berguna.
Baca entri selengkapnya »

Mengingat Abraham Maslow: Teori Motivasi Hirarki Kebutuhan

Tanggal 1 April 1908 adalah hari kelahiran Abraham Maslow, Bapak Psikologi Modern yang terkenal dengan teori hirarki kebutuhan manusianya.

Maslow membagi hirarki kebutuhan manusia menjadi 5 tingkatan: fisik/bertahan hidup, keamanan, cinta dan kebersamaan, penghargaan, serta aktualisasi diri. Kesemuanya adalah kebutuhan yang mendorong manusia untuk bertindak. Motivasi yang menggerakkan.

Maslow merupakan penggerak awal gerakan psikologi positif, yang berfokus pada potensi pikiran manusia untuk mengembangkan diri. Daripada hanya sekedar ilmu yang menangani permasalahan batiniah diri manusia. Revolusi dari psikologi positif membawa teori motivasi yang dapat diaplikasikan kepada kondisi manusia masa kini.

Di jaman modern ini, banyak pekerja yang awalnya mencari nafkah demi menghidupi diri dan keluarga telah dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan mendasar dalam hirarki Maslow seperti sandang-pangan-papan dan beranjak ke kebutuhan yang lebih tinggi lagi.

Sekarang, para karyawan di beberapa perusahaan telah merasa mampu memenuhi beragam kebutuhan tapi banyak yang merasa malas dan kurang termotivasi. Hal ini disebabkan ada kebutuhan-kebutuhan yang belum sepenuhnya terpenuhi. Dan menurut teori hirarki kebutuhan Abraham Maslow, ada tingkat kebutuhan tertinggi yang sering tidak disadari, apalagi terpenuhi: yaitu kebutuhan untuk aktualisasi diri.

Baca entri selengkapnya »

5 Tips Menjalani Kehidupan

Kehidupan terkadang membingungkan, dan kita harus bijaksana dalam menjalaninya agar meraih kesuksesan serta kebahagiaan.

Terdapat banyak tantangan dalam memenuhi takdir kita. Bahkan, banyak hal yang bisa mengalihkan kita dari mimpi yang sejati. Memiliki kehidupan sepenuhnya, tanpa merasa hampa.

Berikut 5 tips sederhana dalam menjalani kehidupan agar selalu membawa kesuksesan yang membahagiakan dalam jangka panjang (seumur hidup kita tentunya)

1. Ikuti kata hati atau intuisi. Jangan selalu mengikuti emosi atau perasaan yang sesaat. Lepaskan dahulu ego, tak perlu selalu mengikuti apa kata orang lain. Ambil pilihan yang paling bermakna, yang dibimbing dari kalbu, untuk kehidupan yang lebih memuaskan batin. Carilah inspirasi dari jiwa, bukan dari ketakutan yang fana.

2. Fokus pada gambaran yang lebih besar. Jangan berpikir sempit dan terpaku pada hal-hal sepele. Jernihkan pikiran dengan kesadaran dan keteraturan. Kelola prioritas dan jangan terlalu banyak menghabiskan waktu pada hal-hal yang biasa saja. Ingat selalu mana hal-hal yang paling penting bukan hanya yang mendesak tapi hanya sesaat. Tetapkan dari awal tujuan akhirnya. Utamakan yang paling utama dari pertama. Utamakan keluarga.

Baca entri selengkapnya »

5 Tips Motivasi Disiplin Diri

Langsung saja;

1) Sederhana saja, tak pelu dramatis namun awet. Menciptakan perubahan besar dimulai dari yang kecil atau yang paling mudah dahulu, tapi bisa dikerjakan dengan segera dan dilakukan secara konsisten. Buat kemajuan dengan satu langkah demi selangkah. Lakukan satu hal saja pada satu waktu. Fokus itu namanya.

Baca entri selengkapnya »