Tips Motivasi

Focusing on Happiness

Month: Juli, 2019

Berubah Tanpa Motivasi

Berubah Tanpa Perlu Motivasi Tinggi

Setiap tujuan dan keinginan yang ingin dicapai, perbaikan yang ingin didapatkan,

Kesuksesan yang mau diraih semuanya membutuhkan perubahan.

Untuk berubah memerlukan tindakan atau perilaku yang tidak hanya sementara.

Oleh karena, segala perubahan akan menjadi sia-sia jika hasilnya tidak selamanya.

Sehingga, jangan terlalu berharap hanya pada motivasi karena motivasi itu berfluktuasi naik turun tidak pasti.

Satu-satunya yang mampu mengubah secara permanen adalah perbaikan yang dikerjakan terus-menerus.

Perilaku yang konsisten atau tindakan yang membawa langkah maju secara rutin, ini disebut kebiasaan (HABIT).

Dengan menanamkan suatu atau beberapa HABIT, maka motivasi menjadi sesuatu yang tak diperlukan,

Motivasi jadi hanya sekadar bonus atau dorongan tambahan saja.

Akan tetapi, HABIT inilah yang akan menjadi tindakan yang dilakukan secara otomatis,

Bertindak tanpa perlu menunggu motivasi tinggi dahulu atau kondisi yang mesti kondusif sebelumnya.

Supaya perilaku itu jadi otomatis, konsistensi tindakan rutin perlu dijaga tak penting kualitas dan kuantitasnya.

Jadi, di tahap awal menanamkan HABIT ini, butuh konsisten agar selalu dilakukan tanpa gagal.

Supaya anti gagal, permudah saja tindakan yang ingin dikerjakan rutin agar jadi HABIT tanpa target muluk.

Misalnya, jika ingin berniat jadi rajin berolahraga cukup dengan PUSH UP sekali saja sehari, tanpa absen.

Hanya SATU Push-Up adalah perilaku yang amat sangat mudah dilakukan walau sedang tidak ada motivasi.

Yang penting dikerjakan dengan konsisten maka akan terbentuk jalur saraf yang lebih efisien,

Jadi otomatis bertindak tanpa perlu menghabiskan energi mental atau butuh motivasi lagi.

Ibaratnya menyetir mobil, awalnya perlu banyak fokus dan perhatian namun lama-kelamaan jadi otomatis.

Walau hanya satu perilaku sederhana, kebiasaan kecil ini akan tertanam dan memperkuat koneksi saraf-saraf otak.

Setelah menjadi kuat tertanam sebagai kebiasaan (meski kecil),

HABIT yang sukses ter-instal dan dijalankan otomatis sesuai rutinitas dan prosedur berkat satu hal simpel:

Jangan Takut! Dimulai dari langkah sederhana seorang bayi, perlahan tapi terus sampai berhasil!

Kekuatan Kebiasaan Kecil

Jika Anda ingin melakukan suatu perubahan (yang baik) itu perlu dibuat permanen supaya hasilnya awet.

Sukses jangka panjang adalah dari kebiasaan, yaitu perilaku yang rutin tanpa mengandalkan motivasi dulu.

Motivasi itu fluktuatif, berubah-ubah kadar dan tingkatannya tidak tentu, bagus kalau sedang termotivasi tapi,

Sebaiknya dari awal dipaksakan saja, hingga jadi kebiasaan yang tertanam untuk dilakukan secara konsisten.

Supaya berhasil jadi kebiasaan, suatu tindakan perlu dipaksakan di awal tapi dengan kekuatan minimal, yang bisa dipastikan akan dilakukan, caranya?

Buat kebiasaan kecil yang saking kecilnya jadi amat sangat mudah dilakukan walau sedang tidak ada motivasi, cukup dipaksakan saja dengan kekuatan kehendak minimal.

Misal; olahraga hanya dengan push-up sekali saja, menulis atau membaca buku hanya satu halaman, bahkan kalau perlu satu paragraph saja!

Kuncinya dibikin mudah, jadikan kebiasaan dulu walau kecil nantinya akan dapat momentum jika sudah dilakukan jadi ingin ditingkatkan.

Kalau sudah terlanjur sekali saja Push Up pas di lantai jadi malah beberapa kali, menulis atau membaca juga gitu, kalau sudah selesai satu paragraph jadi tanggung ingin meneruskan lagi.

Coba saja kalau tidak percaya, begitu mudahnya bahkan saat ini juga bisa dilakukan satu Kebiasaan Kecil tanpa perlu menunggu cue/trigger dan tak butuh reward seperti pada teori habit.

Tapi percayalah, jika sudah sukses dilakukan setiap hari menjadi suatu kebiasaan (walau target tetap kecil),

Suatu hari setelah berbulan-bulan atau bahkan tahunan, kebiasaan itu akan menjadi faktor yang signifikan dalam menjadikan kehidupan yang lebih baik (rajin oleharaga, membaca, menulis, mencari ide bisnis, mengirit, dan aneka kebiasaan yang powerful.

Ingat, Jepang menjadi negara maju itu karena prinsip Kaizen, perbaikan kecil terus menerus, misal pada industri otomotif (Toyota) yang mempelajari ilmu ini dari Amerika setelah perang.

Malah akhirnya bisa mengalahkan Amerika di tingkat dunia, itu karena prinsip Kaizen; perbaikan kecil yang mudah tapi konsisten dan di jangka panjang terus meningkat jadi sukses.

Ayo, jangan cuma bisa teori atau berangan-angan. Lakukan saja! #oneeasythingtodo

Kebiasaan Kecil yang Mengubah Kehidupan (Menjadi Lebih Baik)

Banyak orang ingin berubah, dan seringkali perubahan membutuhkan komitmen untuk jangka panjang.

Jarang orang yang sanggup berubah drastis, melakukan lompatan besar, berinovasi dengan satu gebrakan.

Kebanyakan perubahan adalah hasil dari perbaikan terus-menerus, seperti gaya hidup; pola makan dan olahraga.

Tapi banyak yang gagal berkomitmen dalam jangka panjang, karena kurang motivasi dan kedisiplinan berperilaku.

Padahal, solusinya adalah dengan tak mengandalkan motivasi atau niat kuat melainkan menanamkan kebiasaan.

Kebiasaan adalah program yang kuat dalam mengatur tindakan-tindakan agar otomatis dilakukan secara rutin.

Supaya kebiasaan yang baru ini bisa sukses tertanam dan dilakukan dalam jangka panjang, mesti diperkecil dulu.

Dibuat saking kecilnya sehingga tidak akan gagal walau apapun yang terjadi, malas, sakit, hujan-badai sekalipun!

Keberhasilan melakukan kebiasaan kecil ini akan meningkatkan keyakinan diri dan membawa momentum inersia yaitu akan terus dijaga agar berjalan.

Kuncinya adalah: kegiatannya cukup mudah dilakukan dan tampak konyol (misal satu Push Up saja), lalu pilih jadwal atau pemicu misal waktunya: bangun tidur, setiap setelah kencing.

Dan yang penting juga adalah emosi positif (kalau terasa susah atau tidak enak akan susah dijadikan kebiasaan) misal dengan imbalan, selebrasi yang sederhana seperti pujian diri, gestur jempol atau layaknya mencetak gol.

Contoh lain adalah dengan mencoba menambah satu menu makan sehat dan mengurangi kalori dari satu suap saja, jangan takut itu terlalu kecil tapi satu langkah maju lebih baik daripada nol, tidak ada kemajuan sama sekali.

Seiring waktu, kuantitas dan kualitas serta intensitas akan meningkat tapi tak perlu dipikirkan, ingat saja bahwa konsistensi adalah yang paling utama.

Dengan melakukan satu atau lebih kebiasaan kecil setiap harinya, maka keberhasilan mengubah kehidupan jadi lebih baik lebih dipastikan terjadi!

Silahkan dicoba yaa..

Sumber: Prof. BJ Fogg (Tiny Habits), Stephen Guise (Mini Habits), James Clear (Atomic Habits), Robert Maurer (The Kaizen Way/Small Steps), repost gambar dari Instagram: @stan.dutton)

Kebiasaan Kecil

Tiny Habit adalah istilah yang digunakan seorang peneliti dari Stanford, BJ Fogg, untuk kebiasaan kecil yang sangat mudah dilakukan.

Kebanyakan tindakan, membutuhkan motivasi dan mayoritas orang berpikir untuk meraih kesuksesan besar butuh inovasi atau perubahan yang hebat.

Padahal, kemajuan dibangun dari banyak perbaikan-perbaikan kecil yang terus-menerus alias konsisten.

Konsistensi adalah kunci, melebihi kuantitas atau intensitas tindakannya.

Keberhasilan seseorang paling sering dipengaruhi kebiasaan-kebiasaannya, namun kegagalan juga akan didapat jika kebiasaan-kebiasaannya buruk.

Untuk menanamkan tindakan yang konsisten alias kebiasaan ini butuh motivasi, sayangnya tidak selamanya tingkat motivasinya bisa mencukupi.

Maka dari itu, adalah penting untuk menanamkan dahulu konsistensinya supaya terbangun momentum inersia.

Nantinya dengan pergerakan tindakan yang sudah berjalan rutin, akan lebih mudah dalam proses sampai tujuan.

Agar terus bertindak, walau motivasi sangat rendah, tingkat kebiasaannya harus dibuat amat sangat mudah plus anti gagal, misal hanya satu menit, dll.

Kebiasaan kecil ini juga bisa dikaitkan dengan kebiasaan yang ada sebagai pemicu awal dari kebiasaan kecil ini.

Jadinya, kebiasaan yang sudah ada menjadi pemicu alias trigger (cue) bagi kebiasaan kecil yang baru mau dimulai ini; misal setelah sikat gigi coba untuk bermeditasi satu menit.

Pada contoh di atas, meditasi adalah salah satu kebiasaan baru yang ingin ditanamkan walau hanya semenit tapi harus bisa dilakukan secara konsisten jangan pikirkan dulu intensitas atau kuantitasnya, itu nanti akan otomatis.

Memang sepertinya remeh dan aneh, untuk melakukan tindakan sekecil itu, tapi berapa lama Anda sudah berniat melakukan sesuatu tapi selalu gagal atau tertunda karena belum menjadi kebiasaan yang tertanam kuat atau malah terhambat oleh rasa takut, dst.

Dengan kebiasaan kecil yang dimulai dari satu tindakan anti gagal saking sangat mudahnya, kita akan mampu maju selangkah lebih dekat ke tujuan daripada selamanya tertahan tanpa ada perkembangan, inilah rahasianya.

Kebiasaan kecil akan melatih otot kedisiplinan, yang lama-kelamaan kebiasaannya semakin kuat, lalu tumbuh besar!!!

Determinisme Kuantum

Bayangkan Anda bisa mengamati setiap unsur yang ada semuanya;

Materi penyusun apapun, di dalam beragam jenis atom dan intinya, lebih kecil dari elektron, proton dan neutron sampai quark hingga yang lebih kecil..

Yaitu potensi energi yang tanpa batas, yang mengisi seluruh alam semesta,

Alam semesta yang begitu besarnya, membuat bumi ini tampak seperti sebutir debu yang amat rapuh.

Di dunia yang kecil dan fana ini tidak ada masalah yang besar termasuk segala materi dan yang terjadi itu tidak terlalu berarti lagi…

Dan semua yang akan terjadi itu telah terjadi, ditetapkan oleh Yang Maha Kuasa, yang juga Maha Pencipta.

Menciptakan dan Mengetahui setiap skenario kehidupan yang mungkin di masing-masing semesta yang paralel.

Dalam ilmu kuantum, posisi eksistensi materi baru diketahui setelah diamati, sebelumnya hanya prediksi-potensi.

Realitas atau kenyataan yang ada, berasal dari partikel atau gelombang yang berenang dalam ketidakpastian.

Untuk bisa menentukan determinasi diri ini, kita perlu menyadari fungsi diri:

Sebagai wadah lompatan kuanta, kita sebagai entitas fisik yang dialami oleh spirit atau bagai jendela jiwa nan unik bagi yang universal itu mengindrai.

Jadi, nikmati saja perjalanan ini, sambil mengamati lalu menyadari, dengan sabar dan penuh rasa syukur.

Sehingga pada akhirnya kita akan mengulangi lagi, namun dengan pengalaman yang lebih baru.

Saat ini, momen sekarang lah, itulah yang nyata, realitas yang terpenting telah terjadi dan tinggal dijalani diri.

Tak perlu menunggu masa depan yang cerah, cukup terangi masa kini dengan cahaya kesadaran kuantum…

Bahwa segalanya yang akan terjadi telah terjadi dan apapun bisa kejadian,

Tinggal lah diri ini menentukan: mau menikmati perjalanan ini atau memilih menderita karena ilusi singularitas diri #bukamata #redpill #thematrix #multiverse #quantumjump