Tips Motivasi

Tips-Tips Motivasi by Reza Wahyu

Tag: emosi

5 Cara Berubah ala Tips Motivasi Dotcom

Semua orang berubah, baik itu diinginkan atau tidak. Dan untuk memperoleh kemajuan, berkembang menjadi lebih baik, perubahan harus ada. Perubahan bisa menjadi sesuatu yang menakutkan, karena bisa saja seseorang berubah kepada keadaan yang lebih buruk. Rasa nyaman juga ternyata bisa menghambat proses perubahan diri. Berikut beberapa tips untuk bisa berubah sesuai keinginan untuk pengembangan diri. 

  • Tetapkan Niat dan Memecah Tujuan

Langkah pertama untuk berubah adalah menetapkan tujuan dengan tekad yang kuat. Jangan setengah hati berharap untuk berubah, tapi ambil keputusan untuk berubah secara tegas. Tulis di kertas, fotokopi yang banyak dan ditempel dimana-mana, di rumah, di kamar mandi, dekat kasur, meja kerja, dll. Baca setiap hari kalau perlu beritahukan orang lain dan umumkan niat untuk berubah. Supaya kita malu kalau malas-malasan untuk berubah. Perubahan bisa dikatakan berhasil jika kita tidak kembali ke kondisi awal dan bisa dibilang mengalami perkembangan. Perubahan yang sukses adalah perubahan yang langgeng.  Perubahan yang tahan lama dan terus-menerus. Tapi perjalanan yang panjang dalam niat untuk berubah, dimulai dari satu langkah. Melangkahlah dengan yang termudah, agar tercipta momentum perubahan dan tidak berhenti atau menyerah. Lakukan dari yang termudah. 

  • Lakukan dari Tindakan yang Termudah

Setelah yakin dengan tujuan, pecahkan tujuan tersebut menjadi beberapa sasaran kecil yang bisa dilakukan dengan mudah.
Baca entri selengkapnya »

Iklan

Disiplin Motivasi: 3 Rahasia Mengendalikan Emosi

Ada satu kisah yang saya paling ingat ketika membaca buku pengembangan diri: Seseorang mengalami kecelakaan kecil di jalan raya, kendaraannya secara tidak sengaja tersenggol oleh pengendara lain. Dia merasa sangat marah dan ingin memukul orang yang menyenggol kendaraannya. Namun, ketika dia melihat orang itu keluar dari kendaraan dengan senyum dan permintaan maaf yang tulus disertai perhatian, emosinya luruh dan dia tidak jadi marah. 

Saya pikir, kisah itu adalah tentang kekuatan dari senyuman. Tapi ternyata setelah saya renungkan, cerita ini sebenarnya adalah tentang pengendalian emosi. Kisah ini diceritakan dari sudut pandang seseorang yang marah dan berniat melakukan kekerasan. Bukan dari sudut pandang orang yang tersenyum, jadi ini bukan kisah tentang kekuatan senyuman. 

Walaupun begitu, sebuah senyum yang tulus memang memiliki kekuatan. Tapi akan saya tulis dalam postingan saya yang lain saja. Hahaha!

Kembali kepada cerita saya, emosi pada seseorang bisa menutup pikiran rasional dan membuat orang melakukan hal-hal yang bisa menimbulkan konsekuensi negatif. Misalnya seperti kasus orang yang marah sampai melakukan kekerasan, melukai orang lain, bahkan banyak pembunuhan bermotifkan emosi. Kecuali pada orang-orang psikopat dan kelainan jiwa lainnya. Banyak kejahatan terjadi karena latar belakang emosi seperti marah, walaupun bisa juga emosi seperti rakus yang mendorong pencurian serta korupsi, kecemburuan yang mendorong orang untuk menyakiti pasangannya, Dan berbagai emosi negatif lainnya. Emosi juga bisa menghambat produktivitas dengan melemahkan motivasi, seperti pada kasus orang yang depresi, sedih, takut atau sekedar malas.

Jika saja banyak orang bisa mengendalikan emosinya, maka masyarakat yang adil makmur sejahtera bisa terwujud. Sayangnya, banyak dari kita yang ketika sedang emosi malah tak terkendali dan termotivasi untuk melakukan hal-hal yang kurang baik. 

Baca entri selengkapnya »

Emosi: Bahan Bakar Motivasi

Emosi adalah bahan bakar untuk motivasi. Motivasi berarti motif untuk beraksi, dan emosi menyediakan motif itu. Emosi berasal dari ego diri yang bereaksi terhadap pemikiran yang menginterpretasi peristiwa atau kejadian.

Kita memerlukan motivasi yang tinggi untuk mengerjakan sesuatu demi pencapaian tujuan yang kita inginkan atau telah ditetapkan sebelumnya dengan penuh semangat. Caranya adalah dengan mengelola emosi.
Baca entri selengkapnya »