Tips Motivasi

Tips-Tips Motivasi by Reza Wahyu

Tag: kebiasaan

Cara Berlari Mengejar Mimpi

‘Perjalanan seribu mil dimulai dari satu langkah’ -Lao Tzu

Kita semua harus punya mimpi supaya hidup jadi berarti. Memiliki tujuan akan membuat perjalanan tak terasa sia-sia. Tantangan kehidupan, walau beresiko menjatuhkan, akan membawa kekuatan demi mencapai kesuksesan.

Konsistensi adalah kunci seorang pengejar mimpi untuk berhasil mencapai tujuannya. Maka dari itu, kita harus memiliki resolusi: bahwa untuk meraih mimpi, bukan sekadar hasil tapi proses ‎ juga harus dijalankan. Bukan hanya berjalan, tapi berlari!
Baca entri selengkapnya »

Pelajaran Motivasi dari Starbucks’ LATTE

Saat Starbucks menganalisa hubungan kekuatan kehendak dengan motivasi kerja para karyawannya, ternyata mereka yang tampak kurang semangat dalam bekerja tetap mampu memberikan kinerja yang bagus.

Namun, jika menghadapi suatu kejadian yang tak terduga atau tekanan yang mendadak dalam pekerjaan, karyawan yang memiliki tekad kuat maupun yang kurang, sama-sama bisa kehilangan kontrol.

Misalnya, ketika seorang pelanggan mulai mengeluh lalu marah-marah dan membentak bisa membuat seorang barista yang biasanya kalem menjadi ikut meledak atau bahkan menangis. Momen-momen berat yang membawa stres kepada para pegawai ini perlu diantisipasi.

Starbucks lalu mengembangkan suatu metode baru dalam pelatihan untuk memberikan layanan pelanggan yang baik. Jadi, waktu terjadi sesuatu seperti pembeli yang marah-marah, barista yang merasa takut atau marah bisa tetap menjalankan suatu rutinitas yang ada dalam pedomannya yaitu: LATTE.

Baca entri selengkapnya »

Sales Success Story

Alkisah,
Ada dua orang sales person di sebuah perusahaan. Kita sebut saja sales 1 dan sales 2. Sales 1 memiliki prestasi penjualan yang selalu tinggi. Sedangkan sales 2 jarang closing. Mereka berusia sepantaran, penampilan yang tidak jauh beda, dan tingkat intelegensi yang setara.

Secara emosi, mereka sama-sama termotivasi setelah mendengarkan ceramah motivator dan memiliki wawasan product knowledge yang juga sama. Lalu, apa yang membedakan mereka sehingga menghasilkan perbedaan kinerja penjualan yang signifikan?

Baca entri selengkapnya »